
"Bai Jinlong anak nakal!!" teriak sang ibu.
Ya, beginilah keseharian keluarga Bai. Walau Bai Jinlong terkenal dingin pada semua orang, tapi kalo pada keluarga, dia bagaikan anak biasa yang selalu cari perhatian orang tuanya.
~°~°~°~°~
Di sebuah ruangan, terdapat beberapa orang sedang berkumpul. Semua orang yang berada disana hanya menunduk pada seorang pria berjubah hitam, yang sedang duduk malas di singgasana nya.
"Your Majesty, mata-mata yang kami kirim ke tempatnya, mereka semua,, sudah tiada,," dengan takut, salah satu bawahannya melaporkan pada junjungannya.
Sedangkan sang pemimpin, dia hanya duduk malas, seakan-akan ucapan bawahannya tidak berpengaruh padanya.
"Laki-laki itu, Bai Jinlong membunuhnya dalam sekejap. Dan, sepertinya rumor tentang dia yang sedang sekarat, itu tidak benar" lanjut sang bawahan.
"Hehe,, kalian memang tidak berguna!"
Sreek!!
Sekali tebas, kepala orang yang melapor langsung jatuh dengan darah yang berceceran. Pemandangan ini sudah biasa bagi para bawahannya. Maka dari itu, mereka mencoba agar tidak ceroboh dengan salah bertindak.
"Kalian semua keluar sekarang!!" perintahnya dengan aura yang mencekam.
Sontak, para bawahannya langsung lari terbirit-birit. Menjauhi mala petaka, bagi mereka. Jika saja sang pemimpin mereka tau apa yang ada dalam otak mereka, maka mereka semua akan habis di tangannya.
Selepas kepergian para bawahannya, dia,, sang pria berjubah hitam itu terdiam cukup lama. Dia sedang memikirkan sesuatu.
"Bai Jinlong,, hehehe.. Kau memang sama seperti dulu. Selalu cepat menyelesaikan para musuhmu. Tapi, aku bukan aku yang dulu. Aku yang sekarang adalah aku yang baru. Aku Albert William De Edgar. Musuh abadi mu." ucap pria tersebut yang tak lain adalah Albert William De Edgar, sang Penguasa Kegelapan.
"Glenn!" serunya.
__ADS_1
Tak lama kemudian, munculah asap hitam, kemudian keluarlah seorang laki-laki berjubah hitam dengan garis merah di ujung jubahnya. Menunduk hormat padanya.
"Saya My Lord" jawabnya patuh.
"Cepat cari tahu, apa kelemahan dari Manusia itu" perintahnya.
"Baik My Lord" jawabnya, tak lama diapun menghilang.
...…...
Albert William De Edgar, seorang pria berjubah hitam, Penguasa Kegelapan yang begitu membenci Bai Jinlong. Entah apa alasan di balik kebenciannya, yang dia inginkan hanyalah membalas dendam di masa lalu.
Dia adalah penguasa kegelapan yang sangat kejam, terkenal dari benua barat. Rumor mengatakan, siapapun yang berurusan dengannya, maka tidak akan bisa lari darinya, hingga mau menjemput. Maka, orang-orang di benua barat sangat takut pada penguasa kegelapan yang tak lain adalah Albert William De Edgar.
Ada juga rumor yang mengatakan, bahwa usia sang penguasa kegelapan sudah Seribu tahun lebih. Namun, rumor tetaplah rumor. Tidak ada yang tahu kebenarannya.
...…...
Sesampainya di Akademi, mereka di sambut oleh pemimpin Akademi, langsung digiring ke tempa pengetesan.
Seperti yang sudah dijelaskan, putri Xiyue menaruh tangannya di atas bola kristal itu. Dengan konsentrasi, putri Xiyue mengeluarkan seluruh aura yang ada di tubuhnya.
Tak lama kemudian, bola kristal itu bersinar, dari yang redup hingga terang, terang, dan terus menerus bercahaya. Sampai-sampai, mereka yang ada di ruangan tersebut tidak dapat membuka mata, Karena silau oleh cahaya tersebut.
Namun, karena takut kenapa-kenapa, Xiyue langsung saja melepaskan tangannya dari bola kristal tersebut. Dan bola kristal pun langsung meredup, dan menampilkan hasilnya. Seorang penatua, melihat hasil dari tes tersebut. Namun beliau sangat tercengang melihat hasilnya.
"Luar biasa!! Luar biasa!! Hohohoo yang mulia putri anda memang yang terbaik!!" beliau dengan heboh dan semangat memuji-muji sang putri.
Semua orang, termasuk Xiyue sendiri bingung, apa yang dimaksud sang penatua ini. Yang tiba-tiba jadi heboh sendiri. Bahkan, jika beliau tidak jaga imej, mungkin sekarang sudah berjingkrak-jingkrak.
__ADS_1
'Heran deh? Kenapa penatua ini heboh sendiri? Apa karena aku hebat, cantik dan menggemaskan? Kalo itu mah, ya udah dari dulu. Aku itu cantik, manis, pintar, hebat dan menggemaskan. Hemm,, sepertinya aku punya fans baru deh. Tapi sayang,, sudah tua,, UPS🤭🤭' batinnya terheran-heran, namun Ujung-ujungnya malah menyombongkan diri.
"Khem,, Maaf penatua, apa maksud anda? dan apa hasil tes dari putriku?" di awali dengan deheman, Kaisar bertanya pada sang penatua.
"Begini yang mulia,, Tuan Putri Xiyue memiliki tiga elemen langka, yakni elemen cahaya, kegelapan, dan kristal. Yang hanya dimiliki oleh sang legendaris yang pernah hidup seribu tahun lalu. Juga, tuan putri memiliki 5 sihir bawaan. Yaitu, Teleportasi, Berubah wujud, Tubuh ganda, Telepati, dan sihir peniru. Dan semua bakatnya jika di kembangkan, maka akan jadi luar biasa yang mulia" Jelas sang penatua pada semua orang yang ada di sana.
Putri Xiyue dan yang lainnya, hanya tersenyum saja mendengar berita tersebut.
'Aku baru tahu kalo aku juga bisa sekeren para protagonis, heheheee😁😁' batin Xiyue.
"Wuaw sungguh luar biasa putriku, kau harus mengasah semua kemampuanmu. Dan ingat, seberapa hebat dan kuatnya kemampuanmu, kau harus tetap belajar dan membantu seseorang yang lemah di bawah kita" ucap sang kaisar memberi nasehat pada putrinya.
"Baik ayah" jawaban tegas, keluar dari mulutnya.
"Yang mulia, sebaiknya selama dua tahun sebelum putri masuk Akademi, putri harus belajar dasar tentang elemen dan sihirnya. Juga, kelebihan sang putri tidak boleh sampai diketahui oleh para musuh. Jika itu terjadi, maka nyawa putri terancam" peringatan yang dikatakan oleh penatua membuat semua orang yang berada dalam ruangan tersebut mengangguk.
"Tenang saja ayah, kami berempat akan selalu menjaga Xiyue'er adik kami. Jika ada yang berani mencelakai nya, maka orang itu akan berurusan dengan kami berempat" ucap Pangeran Pertama, mewakili para pangeran.
"Iya, ayah percayakan penjagaan putri Xiyue pada kalian berempat" kaisar pun mempercayakan sang putri pada para pangeran.
"Ayah tenang saja, Xiyue pasti akan selalu jaga diri" dengan senyum menenangkan, putri Xiyue memberi pengertian pada kaisar yang tengah khawatir.
"Iya, ayah percaya pada kalian semua" kaisar pun sangat terharu pada kelima anaknya.
Setelah beberapa saat kemudian, mereka meninggalkan Akademi tersebut. Sang kaisar dengan khusus mencarikan tutor untuk putrinya. Yang kompeten dan dapat menjaga rahasia.
~°~°~°~°~
Hallo guys, ini bagian keduanya. Mohon maaf ya, kata-kata nya sedikit. Karena, akhir-akhir ini aku sering terkena sakit kepala sebelah. Kalo buka hp tuh selalu pusing, jadi kalo up nya sedikit, mohon di maklumi ya..
__ADS_1
Dan makasih pada teman-teman semua yang udah dukung novel ini,, See you next time👋👋
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan Like, Comment, Vote dan Love♥️ nya ya 😊😊