Masuk Dunia Novel

Masuk Dunia Novel
Dua


__ADS_3

Tia POV


ketika aku membuka mata, tiba-tiba aku berada di sebuah tempat antah berantah.


Tempat ini seperti hutan, namun anehnya tempat ini sangat indah.



Aku melihat ke sekeliling, disini banyak sekali tanaman bunga. Bahkan pohon nya pun adalah pohon bunga. Sangat indah.


Akupun berjalan melewati jalan setapak itu.


Ketika diujung jalan, aku melihat pemandangan yang sangat indah.



Hamparan bunga warna-warni yang sangat indah berjejer rapi di depanku. Aku dengan gembira, berjalan ketengah hamparan tanaman bunga itu.


"Hhmmm,, apakah ini surga?"


Aku memetik salah satu bunga cantik itu.


"Hhmmm,, sangat harum"


"Selamat datang putriku,,,"


Sebuah suara, yang ntah datang dari mana, tiba-tiba terdengar ketelingaku.


Aku melihat kesekliling taman bunga itu, namun aku tak melihat orang lain selain aku.


"Siapa disana?!,, kalo berani tunjukkan wujudmu!!" teriakku, karena aku merasa ketakutan. Karena aku itu selalu percaya adanya hantu.


'duuh kalo ada hantu gimana ya? aku kan sendiri. Eh! aku kan hantu, mana mungkin takut sama hantu'.


'Eh tapi kan aku belum mati?, tapi kenapa aku tiba² bisa ada disini ya?'


Aku menerka-nerka, kenapa aku bisa berada di sini?


"Kau ada disini karena takdir putriku,,"


Suara itu tiba-tiba datang kembali.


"Hey!! siapa kamu, tunjukkan wujudmu, hantu!!" teriakku histeris. Gimana tidak coba? orang disini cuma aku doang kok, kenapa ada suara aneh?


"Aku dibelakang mu"


Seketika aku melihat ke belakang.

__ADS_1


Tiba-tiba,, muncullah sesosok perempuan cantik, dengan menggunakan gaun kuno, namun sangat cantik. Dengan rambut yang terurai panjang berwarna hitam legam, dengan sebatang bunga cantik di sebelah kanan telinganya.


Kecantikan yang tak tertandingi. Siapapun yang melihatnya, akan langsung terpana dengan kecantikannya.



"Si siapa kamu?,," tanyaku terbata-bata.


"Kamu tak perlu tahu siapa aku, yang perlu kamu tahu, ini adalah takdirmu"


Maksudnya??


"M maksudnya??"


Namun tiba-tiba perempuan itu menghilang bersama hembusan angin yang menerbangkan beberapa kelopak bunga.


Eh?


Kenapa tiba-tiba menghilang? Entah kenapa aku tiba-tiba merinding. Apakah itu hantu?


Entah kenapa, tiba-tiba kepalaku sangat pusing sekali?


Ugghhh!!!


Aku terjatuh ke hamparan bunga yang indah itu, rasa sakit mulai memenuhi seluruh tubuhku. Jantungku rasanya seperti dicabik-cabik dan diremas, seolah akan terlepas dari tempatnya, nafasku tersengal-sengal, seakan-akan aku akan berhenti bernafas.


Jika ada kehidupan keduaku, aku ingin memperbaiki semua kelakuan ku yang selama ini ngga bener. Tapi, yang namanya hidup pasti hanya sekali, dan aku pasrah..


Tiba-tiba, kegelapan merenggutku. Aku merasa hampa, rasa sakit yang sempat tadi aku rasakan semua hilang, tergantikan dengan kehampaan yang melanda.


Rasa dingin mulai menjalar memenuhi seluruh tubuhku. namun tiba-tiba aku merasa seperti,, entahlah. Sulit dijelaskan.


Akupun berusaha membuka mata, namun kegelapan masih melanda di sekitarku. Tiba-tiba, di ujung depan ada setitik cahaya yang melaju dengan cepat kearahku.


Saat cahaya itu hampir mengenaiku, aku berteriak sangat kencang, karena cahaya itu adalah sebuah api yang sangat besar yang akan membakar seluruh benda yang dilewatinya.


Arghhh!!! "Oekk!! Oekk!! Oekk!!"


Loh loh? ke kenapa yang keluar malah suara tangisan bayi??


Arrgghhhh!! "Ooeeeekkkk!!!"


Lah? ko malah suara bayi lagi?


Tiba-tiba aku merasakan sentuhan lembut dari sebuah tangan yang hangat.


Akupun berhenti berteriak. Kulihat dua orang sedang menatapku.

__ADS_1


'Kenapa kedua orang ini besar sekali?'


"Ssusssttt,, anak manisnya ayah jangan nangis ya, nanti manisnya ilang" Kata seorang lelaki besar itu.


Tapi, tunggu dulu?


Kenapa dia bilang *anak manis*? dan apa kata dari *ayah* itu? ayah dan ibuku kan sudah *tiada* saat aku berusia 15 tahun?


Sepertinya aku harus menanyakan apa maksudnya itu.


Hhmmm maaf ya anda siapa? "Euu aakheu eeaa bbuu?"


Eh? kenapa suaraku jadi gak jelas gini? Sepertinya harus ku coba lagi.


Maaf, aku dimana ya? "Ewba bwa Bwanah?"


Apa?!! kenapa suaraku jadi begini??!!


"Uhh,, sayang, sepertinya putri kita sedang mengajak kita mengobrol ya?" Kata lelaki besar itu pada wanita cantik yang sama besarnya, tapi lebih kecil daripada lelaki besar itu.


Apa?! aku anak mereka?!


Akupun mencoba ngengankat tanganku, sayang nya, ini terasa sangat berat sekali.


Saat ku melihat ke sekeliling, ternyata ini di sebuah kamar yang sangat besar dan mewah, namun terkesan kuno.


Eh? aku baru menyadari. Ternyata baju yang mereka pakai adalah pakaian kuno semua?


Maksudnya apa ini? Apa aku bertransmigrasi ke jaman kuno, dan menjadi bayi?


"Sayang,, kamu belum memberinya nama. Kamu akan memberinya nama apa?" tanya dari wanita cantik itu yang aku yakin pasti ibu dari bayi ini, yang tak lain adalah diriku sendiri.


"Kau tenang saja sayang, aku sudah memberinya nama."


"Namanya adalah Guang Xiyue, yang berarti Cahaya Keceriaan. Dengan begitu, kami berharap, agar dalam kehidupannya dipenuhi dengan keceriaan." Ujar lelaki, eh maksudnya ujar ayah baruku pada bunda baruku.


Entah kenapa, aku merasa familiar dengan nama itu. Atau hanya perasaanku saja?.


"Terima kasih yang mulia" kata bunda baruku tersenyum lembut pada kami.


Aku sungguh sangat terharu memiliki keluarga baru yang lengkap seperti ini, keluarga yang selalu menyayangiku.


~°~°~°~°~°~


Segini dulu guys,,


Jangan lupa Like, Comment, Vote and Love nya ya😉😉

__ADS_1


__ADS_2