
Hati-hati typo bertebaran....!!!!
Xiao Yinghua saat ini sedang berada di balkon kamarnya. Ia ingin pergi ke kediamannya, namun tak bisa. Ada sebuah segel yang mengikatnya. Bicara tentang segel, dia jadi teringat tentang cerita yang di ceritakan oleh pria bertopeng itu, yang tak lain adalah tuan Albert.
Flashback,,
Albert William De Edgar, Seorang penguasa kegelapan yang sudah hidup selama 3 ribu tahun lebih. Dia adalah keturunan iblis dan malaikat. Jika sudah benci, dia akan membunuhnya dengan sadis tanpa pandang bulu. Namun, jika dia sudah sayang, maka orang itu akan ia perlakukan seperti bola kaca, jika ia terlalu kuat menjaganya, maka kaca itu akan pecah.
Ya sama seperti 3 ribu tahun yang lalu. Saat itu, Albert memiliki sahabat yang selalu ada untuknya. Sahabat nya adalah keturunan langsung dari kaisar Naga. Lóng dì zhīzǐ, atau biasa di panggil dengan zhīzǐ. Bukan hanya itu, ia juga memiliki sahabat perempuan keturunan malaikat dan manusia. Ia Puteri kaisar dari dunia tengah, atau dunia manusia. Putri Ài qīng huā, atau biasa dipanggil huā.
Mereka bersahabat sedari kecil. Albert yang menyayangi keduanya, jiwa malaikatnya muncul. Dia selalu membela keduanya. Tak ada alasan untuknya membenci para sahabatnya. Hingga saat ketiganya berusia 20 tahun, sebuah tragedi itu terjadi.
Ya, tragedi yang memisahkan ketiga sahabat itu. Saat itu, Albert menyukai sahabatnya, huā'er. Dia ingin melamarnya dan menjadikannya permaisuri satu-satunya di wilayahnya. Dia mencintai huā'er hingga selalu berkhayal jika dia sudah menikah, dia dan huā'er akan melakukan apa saja. Dia pun ingin mengajak huā'er untuk menjodohkan zhīzǐ dengan adik sepupu huā'er. Namun, ternyata reality tak sesuai dengan ekspektasi.
Ya, Saat dia akan menemui huā'er di istana nya di bumi, ia melihat keluarga kaisar Naga dan sahabatnya zhīzǐ sedang berada di sana. Dan lebih mengagetkannya adalah, keluarga itu mau melamar pujaan hatinya untuk Sahabatnya zhīzǐ. Melihat hal itu, ia pun murka. Jiwa iblis nya tak terkendali. Dia mengacaukan semua yang ada di sana. Hingga huā'er, sang pujaan hati menghentikan dan menenangkannya.
"Kak Al, kumohon tenangkan dirimu dulu. Mari kita bicarakan semuanya dengan baik-baik kak, jangan membuat kekacauan yang akan merugikan semua orang, termasuk dirimu kak." ujar huā'er dengan nada halus.
"Huā'er,, Aku,, aku gak bisa kehilanganmu huā'er. Aku sangat-sangat mencintaimu. Kumohon menikahlah denganku. Aku janji tidak akan mengambil selir atau apapun setelah aku menikah dengan mu. Aku hanya akan menjadikan mu satu-satunya dalam hidupku,, Kumohon,, menikahlah denganku,," ujar Albert setelah dia tenang dan duduk dihadapan huā'er.
"Tidak bisa seperti itu Al. Dia sudah ku lamar terlebih dahulu. Sebaiknya kau mengalah. Aku pun mencintainya dan aku janji gak akan menyakiti hatinya. Baik satu jengkal pun." ujar zhīzǐ.
"Tidak bisa!! Dalam kamus ku aku tidak pernah bisa untuk mengalah! Akan aku rebut dia darimu!! Dasar kau penghianat!!!" teriak Albert marah pada zhīzǐ.
"Al, bukan maksud ku untuk menghianati persahabatan atau apa. Memang apa adanya saat dulu sampai sekarang aku sangat mencintai huā'er. Dan itu tidak bisa untuk aku hentikan. Begini deh, lebih baik kita tanya ke dia, dia sukanya sama siapa?" ujar zhīzǐ.
"Baiklah. Huā'er, diantara aku dan dia, siapa yang kamu sukai dan cintai??" tanya Albert pada Huā'er.
__ADS_1
"A, aku tidak tahu kak,, Aku sayang kalian semua sebagai sahabat. Tapi jika suka dan cinta,, Jujur saja, aku menyukai kak Albert, tapi sebagai kakak dan sahabat. Jika ke kak zhīzǐ, aku,, aku mencintainya kak." ujarnya dengan sedikit malu-malu.
"Jadi kau memilih dia sebagai pasangan mu?" tanya Albert. Huā'er tidak menjawab, namun hanya mengangguk saja. Sedangkan Zhīzǐ, dia merasa bahagia sekali, karena pujaan hatinya telah menerimanya.
"Baiklah,, semoga kamu bahagia dengannya, Huā'er. Aku akan selalu mendoakan apa pun untuk kebaikan mu. Namun, aku tidak bisa bersahabat dengan kalian seperti dulu lagi." ujar Albert mengalah hanya untuk kebahagiaan pujaan hatinya.
"Jika sedikit saja aku mendengar dia menangis atau terluka oleh mu! Aku tidak akan segan-segan membunuhmu!!" ujar Albert pada Zhīzǐ. Setelah itu dia pergi, menenangkan hatinya yang terluka.
Hingga beberapa bulan kemudian,,
Albert mendengar bahwa Zhīzǐ mengambil seorang selir. Albert yang mendengar itu merasa emosi. Dia kesal pada Zhīzǐ yang tidak menepati janjinya. Dia pun segera pergi kekawasa kekaisaran Naga. Namun saat dia sampai, dia bertemu langsung dengan Huā'er.
"Huā'er apakah benar berita yang aku dengar bahwa dia mengambil seorang selir??" tanya Albert pada Huā'er.
"Kak Al, iya berita itu benar. Tapi kak Al gak usah khawatir. Karena selir yang di ambil suamiku adalah sepupuku. Itu pun suamiku terpaksa mengambilnya karena permintaan dari ayahanda ku." ujar Huā'er menenangkan.
Setelah itu, mereka berdua mengobrol dengan mengenang masa lalu. Namun ada yang memperhatikan keduanya. Ya, dia adalah sepupu Huā'er, selir yang baru diangkat oleh Zhīzǐ. Dia segera mengadukan yang tidak-tidak tentang Huā'er dan Albert. Awalnya Zhīzǐ tak percaya. Namun saat melihat Albert yang akan pergi dari istrinya, ia merasa cemburu. Saat Albert sudah pergi, dia pun bertanya pada istrinya tentang Albert.
Huā'er pun menjelaskan, namun Zhīzǐ tidak percaya. Hingga beberapa bulan ini, Huā'er dan Zhīzǐ sedang renggang hanya karena kesalah pahaman itu. Dan Zhīzǐ pun sedikit demi sedikit tergoda oleh selirnya. Dan hal itupun membualnya Huā'er sakit hati, karena suaminya telah dua kali menghianatinya. Dia bersedih dan menyendiri di halaman belakang. Saat itu pun, Albert datang dan melihat Huā'er menangis. Dia bertanya apa penyebabnya, namun Huā'er selalu menyangkal nya.
Hingga suatu hari, Albert tidak sengaja melihat Zhīzǐ sedang bermesraan dengan selirnya dan di balik semak-semak, terdapat Huā'er yang menyaksikan itu dengan keadaan wajah yang sembab. Melihat hal itu, Albert kesal dan marah. Dia segera pergi menerjang Zhīzǐ. Zhīzǐ yang tak terima pun membalasnya.
Huā'er yang melihat perkelahian keduanya merasa sedih. Dia berfikir semua ini karena salah nya. Andai waktu itu dia tak memilih keduanya, mungkin kejadian ini tak akan pernah terjadi. Namun saat matanya melihat suaminya terpojok dan akan di bunuh oleh Albert, dia segera memblokirnya dengan tubuhnya sendiri, hingga dia jatuh dengan keadaan yang mengenaskan.
Albert dan Zhīzǐ yang melihat itu shock dan berteriak.
"Huā'er!!!!" teriak keduanya.
__ADS_1
Mereka menghampiri Huā'er yang terbaring lemah. Albert terus meminta maaf padanya, sedangkan Zhīzǐ pun sama. Mereka terus menerus mengucapkan kata maaf dan meminta Huā'er untuk bertahan. Namun Huā'er hanya tersenyum dan memegang kedua tangan Albert dan Zhīzǐ.
"Kak,, ak,aku,, ha,hanya inghinnhh ka,kalianhh baikhh,kan,,," ujarnya dengan terbata-bata.
"Jangan sayang, jangan bicara nanti tenaga mu akan terkuras. Kumohon bertahan lah sayang, maafkan aku,," ujar Zhīzǐ denga wajah yang menyesal dan putus asa.
"Huā'er bertahan lah,, kumohon maafkan aku,, jangan hukum aku seperti ini,, sebentar lagi tabib datang,, kumohon bertahan lah,," ujar Albert dengan wajah sendu dan putus asa.
"Ak,kuhh tid,dhahkkhh,, ak,ku tidak bisah ber,rtahanhh,, Mak,kasihhh ka,kk,," ujarnya setelah itu Huā'er menghembuskan nafas terakhirnya.
"Huā'er!!!!" teriak keduanya.
Setelah pemakaman Huā'er, Albert dan Zhīzǐ selalu berselisih. Mereka saling membunuh dan mencelakai. Namun, dengan kekuatan terlarang, Albert bisa mengalahkan Zhīzǐ, namun setelah menggunakan kekuatan terlarang itu, Albert menjadi lemah. Makanya dia pindah ke dunia tengah dan mengumpulkan kembali kekuatannya hingga 3 ribu tahun kemudian.
Namun, saat semua kekuatannya sudah pulih, dia bertemu dengan seseorang yang mirip sekali dengan Zhīzǐ. Ya, dia adalah Bai Jinlong. Keturunan kaisar Naga selanjutnya. Dan dia tahu jika Bai Jinlong adalah reinkarnasi dari Zhīzǐ.
Makanya dia sangat memusuhi Bai Jinlong hingga ke tulang-tulang. Dia menggunakan Xiao Yinghua juga karena dia mirip sekali dengan selir dari Zhīzǐ. Namun, Xiao Yinghua bukan dari reinkarnasi dari selirnya Zhīzǐ, karena jiwa dari Xiao Yinghua adalah jiwa dari masa depan.
Flashback Off,,
~•~•~•~•~
Hallo semua,,
Maaf ya baru up, niatnya mau up malam, tapi karena saya sudah menuliskannya sekarang, jadi lebih baik up nya sekarang saja.
Makasih sama teman-teman yang masih setia dengan ceritaku☺️☺️
__ADS_1