Maura Untuk Ansel

Maura Untuk Ansel
6. Gara-gara komik


__ADS_3

'Ngeselin banget sih' Grutu Maura dalam hati. Setelah memikirkan kejadian di taman sekola tadi.


Flashback On.


      Maura sedang berjalan di taman sambil membaca komik ber-gendre romantis yang baru ia pinjam di perpustakaan tadi. Tiba-tiba gambar yang tertera di komik tersebut membuat pipi Maura merona dan senyum senyum sendiri,gambar yang menunjukkan pria dan wanita tokoh dalam komik tersebut sedang berciuman. Tiba tiba ia menabrak seseorang sampai ia hampir terjatuh, untung saja orang yang ia tabrak memeluk nya dengan erat sampai tidak jatuh. Saat itu pun terjadi adegan saling tatap dan mata Maura membulat sempurna karna orang yang ia tabrak tidak lain adalah Ansel. Ansel hanya tersenyum miring menatap wajah Maura.


"Mau Sampai kapan Lo gw peluk? Ga niat bangun gitu? Tanya Ansel.


"Ehh Iyah maaf" ucap Maura


"Nabrak Mulu deh Lo" ucap Ansel masih tersenyum, padahal ia yang sengaja menabrak Maura, karna dilihat nya Maura sibuk dengan buku nya membuat Ansel berfikiran jail untuk menabrak gadis itu.


"Iyasih maaf kan gw ga sengaja"ucap Maura datar.


"Coba sini liat, apasih yang bikin Lo senyum-senyum sendiri" ucap Ansel segera menarik komik yang ada di tangan Maura.


"Eh jangan! Gaboleh! Sini sini balikin! Ih balikin gak?! Balikin!" Ucap Maura berlari mengejar Ansel.


"Hmmm....ternyata Lo senyum-senyum sendiri karna ini" ucap Ansel menggoda Maura. Lantas Maura sangat malu dengan pipi memerah. Ia tidak menjawab ucapan Ansel barusan.


"Hmm kalo Lo mau kayak gini bilang aja kali, gw siap kok hehe" ucap Ansel tersenyum jail lalu mulai menggoda Maura dengan mendekat kan wajah nya ke wajah Maura.


"Apasih Lo! Gamau!" Ucap Maura dengan pipi memerah lalu mendorong dada Ansel.


"Bilang aja mau! Liat aja tuh pipi Lo merah gitu jadi gemesin deh"ucap Ansel mencubit pipi Maura.


"Bodo ah gw mau pergi! Males ngeladenin orang kayak Lo" ucap Maura ketus, sebelum pergi Ansel menarik tangan Maura kuat hingga membuat Maura tertarik kebelakang. Tiba-tiba Ansel mencium bibir Maura membuat Maura langsung melebarkan mata nya kaget.


'Mmphh'


Lama Ansel mencium bibir Maura lembut, Maura sempat meronta tapi tak kuasa menolak tenaga Ansel sangat kuat, jadi ia hanya bisa diam saja.


     Di rasa mulai kehabisan oksigen, Ansel pun  melepas pangutan nya pada Maura. Dan segera Maura mendorong dada Ansel kuat.


"Apaan sih lo! Udah 3 kali Lo cium gw! Lo kira gw cewe apaan hah!" Kesal Maura.


"Abis Lo gemesin gw ga tahan" ucap Ansel tanpa dosa.


"Gak lucu!" Ucap Maura lalu pergi meninggalkan ansel.'Hmm manis, ehh ***** kok gw jadi mesum sih?'ucap Ansel 'Gapapa deh kalo ke dia doang hehe'Lanjut Ansel dalam hati.


Flashback off.


"Ngeselin banget sih! Udah ah mau pulang!"ucap maura. Tiba-tiba sebuah motor berhenti tepat di samping Maura.


"Ayok naik!" Ajak Ansel.


"Gak!" Ucap Maura ketus.


"Naik ato gw gendong?"


"Gw bilang gamau!"


"Oke" ucap Ansel singkat lalu berdiri hendak menggendong Maura.

__ADS_1


"O-oke oke!Gw ikut! Gw ikut!"


"Nah"


        Ansel pun mengantar Maura pulang sebelum itu ia mampir ke sebuah toko komik. Ia pun memasuki toko komik tersebut di ikutin dengan Maura di belakang nya.


"Lo suka komik?" Tanya Maura.


"Iyah"balas Ansel. Lalu Maura hanya ber oh ria. Lalu berlalu melihat lihat komik-komik yang berjejer rapih dan berbagai macam genre. Mulai dari horror, Romance, Action, Dll. Tatapan Maura tertuju pada sebuah komik dengan cover pink yang ia yakini ber-genre Romance. Lalu ia mengambil komik tersebut dan di baca nya. Benar saja! Komik nya sangat bagus! Ia ingin membeli tapi ia lupa membawa uang,ia bersedih karna mengingin kan komik itu, jadi ia akan membeli nya lain kali, dan berharap tidak akan ada orang yang akan membeli nya sebelum dia. Ia pun mengendalikan komik nya ke tempat semula tanpa menyadari ada seseorang yang melihat nya dengan tatapan susah di artikan. Lalu setelah Maura pergi dari lemari buku tersebut dan menuju pintu keluar Ansel mengambil komik yang di pegang Maura tadi. Lalu pergi menuju kasir. Melihat Ansel akan menuju meja kasir Maura pun mengikuti nya.


"Lah? Kok?"


"Kenapa?" Tanya ansel.


"Gapapa" ucap Maura dengan lesu. Lalu kasir pun memberikan nota nya, dan Ansel pun membayar semuanya.


"Yuk!" Ajak Ansel. Dengan Maura yang mengekor nya.


"Nih!" Ucap Ansel tiba-tiba.


"Buat gw?"tanya Maura berbinar


"Iya"


"Beneran?"


"Iya"


"Asik makasih ya!" Ucap Maura senang.


"Yuk!"


                                  🌤️🌤️🌤️


"Gw duluan" ucap Ansel setelah mengantar Maura pulang.


"Iyah, makasih yah"cap Maura girang. Lalu Ansel segera melajukan motor nya.


'Asik dapet komik baru!' ucap Maura girang lalu berlari menuju kamar.


          Malam telah tiba dan terlihat Maura sedang bersiap-siap pergi ke pasar malam dengan Sonya. Karna ia ada janji dengan nya dan ia tidak ingin terlambat.


      Disisi lain ada Ansel yang sedang kesal karna keponakan nya yang nakal itu berkunjung kerumah nya, dan dia lah yang harus menjaga nya.


"Om acel om acel? Ke pasar malem yuk om?!" Ucap gadis kecil bernama Tiara.


"Buat apa si Tiara? Aku cape tau ga" ucap Ansel.


"Ihh om Tiara mau main mandi bola" ucap Tiara bersikeras.


"Gamau!"


"Huaaaa om acel jahat bunda!" Tangis Tiara.

__ADS_1


"Ehhh udah udh cup cup cup, yuk yuk kita pergi"


"Beneran om? Asik" girang Tiara, sementara Ansel masih kesal karna itu.


        Setelah tiba di pasar malam Ansel mengantar Tiara ke tempat mandi bola menitip kan gadis kecil itu ke penjaga mandi bola tersebut.


"Bang jagain ya, nih uang nya 1 jam aja bang" ucap ansel memberi Abang tersebut uang 100rb. Lalu ia pergi mencari makanan karna ia memang belum makan.


Disisi lain......


"Soy mau makan apa?"


"Gw bakso aja"


"Oke gw mesen dulu" ucap Maura berlalu meninggalkan Sonya sendiri. Dan menghampiri mamang bakso.


"Bang bakso nya dua ya"


"Siap neng!"


"Bang bakso"ucap pria yang ada di samping Maura Sontak membuat Maura kaget dan memaling kan wajahnya membuat pria tersebut menengok ke arah nya juga dengan mata membulat kaget.


"Lo kok ada disini?!" Ucap mereka serentak.


"Lo jawab duluan! Lo ngikutin gw kan?" Ucap Maura.


"Idihh PD banget Lo gendut!" Ucap ansel.


"Itu dulu! Sekarang engga!"


"Di mata gw Lo tetep gendut!"ucap Ansel membuat Maura kesal.


"Gw bakal diet!"


"Ehh jangan! Ngga kok Lo ga gendut! Jangan diet yah"


"Sapa Lo larang-larang gw?"


"Calon pacar!" Ucap Ansel tersenyum puas.


"Sinting Lo! Gw mau diet!"


"Neng padahal ga gendut ngapain diet neng? Ucap Abang bakso tiba-tiba.


"Nah kan! Lo gasuah diet gw ga suka Lo diet! Ntar sakit, gw gamau liat calon pacar gw sakit!"


''bodoamat!" Ucap Maura mengambil bakso lalu pergi meninggal kan Ansel. Dengan Ansel yang mengikuti nya.


"Ngapain si Lo ikutin gw?"ucap Maura kesal. Ansel yang di tatap pun hanya diam membuat Maura merasa bersalah dan mengingat Ansel tadi membelikan nya komik kesukaan nya.


"Yaudah Lo boleh duduk"ucap Maura


"Beneran? Oke"ucap Ansel

__ADS_1


'hadehhh gara gara komik nih' Grutu Maura dalam hati.


Bersambung........


__ADS_2