Melliflous

Melliflous
AWAL KEHIDUPAN


__ADS_3

langit tak henti-hentinya memuntahkan air dengan deras kebumi. Derasnya air hujan menambah suasana duka dan pilu yang tengah di rasakan saat ini.


orang-orang terus berdatangan kerumah tersebut dan kiriman papan bunga terus menghiasi seluruh pekarangan rumah dan bahu jalan tersebut.


suara tangisan kedua wanita itu bersatu dengan suara air hujan yang turun, menambah kesan duka didalam rumah itu.


kepergian Andara Bramana meninggalkan duka yang mendalam pada diri Diatmika Sundari dan ibunya Nirmala. Kecelakaan hari itu menjadikan hari yang paling buruk untuk kedua wanita itu.


Nirmala tidak menyangka bahwa Suami tercintanya akan pergi dengan secepat ini, meninggalkan dia dan putrinya yang masih berusia 4 tahun.


Gadis berusia 4 tahun itu menangis tersedu-sedu di dalam dekapan sang ibu. Ia masih tidak mengerti kondisi apa yang ia jalani saat ini. Ia hanya melihat semua orang menangis termasuk ibunya.


Diatmika Sundari gadis berusia 19 tahun itu berjalan menyelusuri koridor kampusnya, ini merupakan tahun pertama ia memasuki dunia perkuliahaan.


Ia terus berjalan dan sesekali menyapa seniornya yang sedang lalu lalang. Mika panggilan gadis pendiam itu ia sangat terobsesi pada Musik ia ingin menjadikan Musik sebagai harapan hidupnya dan alasan ia bertahan untuk hidup. Ia ingin menciptakan sebuah karya-karya yang memukau semua orang dan ia juga berharap mendapat tepuk tangan yang gemuruh dari semua orang yang menonton dirinya.


Namun Mika cukup sulit untuk mewujudkan mimpinya, ibunya sangat menentang dirinya untuk belajar musik dan terjun di dunia musik. Mika tahu alasan ibunya tidak menyukai ia terjun kedalam dunia itu, Mika tidak berani menentang ucapan ibunya ia hanya mampu diam dan menuruti apa kata ibunya dan tak ingin melukai perasaannya.


Mika memasuki ruangan Auditorium dimana semua Mahasiswa Baru berkumpul untuk mendapat sambutan awal dari rektorat kampus tersebut dan mendengarkan sedikit banyaknya tentang kampusnya itu.


Saat di depan pintu Mika terkejut melihat ruangan yang sudah penuh, Mika bingung ia harus duduk dimana tidak ada kursi kosong lagi yang terlihat.


Namun seorang gadis meneriaki namanya, itu membuat Mika terkejut dan malu karena seisi ruangan langsung melihat kearah dirinya.


"MIKA!!!!". Panggil Alanda Meta yang merupakan teman satu SMA Mika dulu.


Mika mengedarkan pandangan matanya untuk mencari sumber suara tersebut. setelah melihat orang yang memanggil dirinya Mika segera menghampiri Alanda.


"Alanda kamu bikin malu aku aja, semua orang langsung ngeliatin aku". Ucap Mika sambil duduk di kursi kosong yang bersampingan dengan Alanda.


"hehe.. Sorry Mika. Habisnya kamu kaya orang **** celinga celinguk. Pasti nyari kursi kosongkan?". Tanya Alanda sambil cekikikan.


"Ya ialah, aku juga kaget baru jam segini udah banyak mahasiswa lain yang datang". Balas Mika.


"eh Mika, Kenalin ini Zilia Sanca. dia tetangga aku dan kebetulan satu kampus dengan kita". Alanda memperkenalkan perempuan yang di duduk di sampingnya itu.


"Kenalin aku Zilia Sanca. panggil aja Zilia". Perempuan bernama Zilia itu memperkenalkan dirinya kepada Mika.


"Aku Diatmika Sundari". Balas Mika sambil menjabat tangannya Zilia.


"Kamu cantik banget". Puji Zilia.


Mika yang mendengar pujian tersebut hanya tersipu malu.


"Gak kok, kamu juga Cantik". Balas Mika.


"kamu tau kan Zil, dulu waktu awal masuk SMA kan aku pernah bilang sama kamu ada cewek di sekolah aku cantik banget. semua senior di sekolah kami berlomba-lomba untuk deketin Mika". Timpal Alanda.


"Serius kamu Al? Mika cewek yang kamu bilang itu". Zilia mencoba untuk memastikan ucapan Alanda.


"Serius". Balas Alanda meyakinkan.


"apasih kalian berdua. Muka pas-pasan gini aja di bilang cantik. Malu tau". Mika menutup mukanya karena merasa malu dengan ucapan kedua temannya itu.


Mika sering mendengar pujian yang mengatakan bahwa dirinya cantik. tapi ia masih belum terbiasa mendengar ucapan tersebut dan Mika juga merasa bahwa dirinya tidak secantik yang mereka katakan.


"Ih beruntung banget punya teman cantik kaya Mika. tadi ya Mik! pas kamu masuk ke ruangan ini semua orang langsung memperhatikan kamu tidak termasuk aku. Aku aja sebagai cewek iri kagum dengan kecantikan kamu apa lagi laki-laki". Zilia tak henti-hentinya mengucapkan kekaguman terhadap paras Mika.


"iya deh aku cantik. Tapi udah tenang ya bentar lagi kita akan mulai ini". Mika mencoba untuk membuat tenang kedua temannya itu.


Akhirnya acara pembukaan di mulai dengan kata sambutan dari Rektorat Universitas PELITA SUMBARI.


semua Mahasiswa diam dan tenang mendengarkan kata sambutan yang di ucapkan Rektorat Tersebut.


setelah kata sambutan tersebut. selanjutnya pengenalan Kampus oleh Senior dari kampus tersebut.


"Selamat Siang semuanya". Ucap Pria tersebut.


"Selamat siang kak". Balas Semua Mahasiswa baru yang ada di ruangan tersebut.


"Perkenalan nama kakak Giana Putri kalian bisa panggil kakak Giana. Dan Abang di samping kakak ini bernama Dwi Candra Sanjaya kalian bisa panggil kak Candra".


"Eh kak Candra ganteng banget". Puji Zilia


"Ia ya". Balas Alanda yang masih terfokus pada laki-laki bernama Candra itu.


"Mik, kak Candra gantengkan". Alanda menyenggol tangan Mika yang fokus kepada buku hariannya.


"Eh apaan sih Al. Bikin kaget aja". Mika langsung mengalihkan perhatiannya kepada Alanda.


"Stop dulu baca buku harian mu itu, lihat tu kakak di depan ganteng banget". Alanda mengarahkan tangan nya kearah laki-laki di depan tersebut.


"ia emang ganteng". Balas Alanda acuh. sambil memasukan bukunya kedalam tasnya.


"Untuk mencairkan suasana bagaimana kalau salah satu dari kalian untuk nemanin kak Candra nyanyi, kebetulan suara kak Candra ini bagus banget". Ucap Giana untuk mencair kan suasana. seluruh wanita didalam ruangan tersebut saling berlomba untuk duet dengan Candra. Mika Hanya diam sambil memperhatikan sekelilingnya yang saling bersaut-sautan.


Tak sengaja mata Mika bertemu dengan mata Candra, spontan Mika langsung mengalihkan pendangannya dan pura pura menunduk.


Candra membisikkan sesuatu kepada Giana.


"yang akan menjadi teman duet Kak Candra hari ini yaitu.....". Semua orang di ruangan tersebut diam dan saling memandang satu sama lain. mereka bertanya siapa orang yang akan menjadi teman duet kak Candra.


"yang akan menjadi teman duet kak Candra hari ini yaitu cewek yang duduk di barisan nomor 5 memakai baju merah". Giana menunjuk tangan nya kearah Mika. Mika yang tak Memperhatikan arah tangan itu hanya diam.


"Mik, lo terpilih tu duet sama kak Candra". Alanda menyadarkan dirinya dari dari lamunan.


"Beruntungnya". Timpal Zilia.

__ADS_1


"kok aku sih". Balas Mika yang masih tak percaya.


seketika ruangan menjadi ribut.


"Maju".


"Maju".


"Maju".


semua orang bersorak untuk menyuruh Mika maju kedepan.


"udah maju aja Mik, suara kamu kan bagus kamu juga kepinginkan jadi penyanyi". Ucap Alanda.


"Kok aku sih". Balas Mika.


"udah maju aja Mik". timpal Zilia.


Akhirnya Mika maju kedepan. Semua orang bersorak memberi tepukan untuk Mika.


Mika masih bingung kenapa ia bisa di tunjuk untuk tampil di depan.


"aduh cantiknya". Puji Giana. Mika Hanya tersenyum malu mendengar pujian dari Giana.


"Coba perkenalkan diri kamu". Giana memberikan Micnya kepada Mika.


"Perkenalkan nama saya Diatmika Sundari, saya berasal dari jurusan seni dan budaya". Ucap Mika semua orang kembali tepuk tangan.


Dari jauh Alanda terharu melihat temannya itu bisa bersanding dengan pria.


"akhirnya Mika bersanding juga dengan cowok". Zilia yang mendengar pernyataan dari Alanda merasa bingung.


"Emangnya Mika Selama ini gak pacaran ya?". Tanya Zilia kepada Alanda.


"jangankan pacaran ngomong sama cowok aja bisa di hitung berapa kali". Balas Alanda.


"wah sayangkali wajah cakep gitu gak di manfaatin. kalau wajah aku secantik Mika aku bakalan jadi FakGirl". Ucap Zilia.


"karena tujuan kamu kaya gitu makanya tuhan kasih kamu wajah pas pasan". Ledek Alanda.


kembali ke pusat perhatian.


Giana membisikkan kepada Mika ingin menyanyikan lagu apa. Mika bingung ia harus menyanyikan lagu apa.


Jujur saja saat ini Mika sedang Grogi dan Gemeteran baru kali ini ia tampil di hadapan banyak orang.


"Lagu its you aja". Timpal Candra.


Dari tadi ia memperhatikan Mika yang tampak kebingungan.


"Santai aja". Ucap Candra untuk menenangkan Mika.


musikpun di hidupkan semua orang diam mendengarkan alunan musik tersebut. Part pertama di mulai dari Candra. semua orang bersorak mendengarkan suara merdu milik Candra.


It's you, it's always you


If I'm ever gonna fall in love I know it's gon' be you


It's you, it's always you


Met a lot of people, but nobody feels like you


kini Part milik Mika pulak, semua orang diam untuk mendengarkan suara milik Mika. semua orang menerka-nerka apakah suara milik Mika dapat mumukau atau tidak.


So, please, don't break my heart


Don't tear me apart


I know how it starts


Trust me, I've been broken before


Don't break me again


I am delicate


Please, don't break my heart


Trust me, I've been broken before


semua orang bersorak begitu mendengar suara milik Mika yang begitu merdu.


Mika dan kak Candra melanjutkan lagu mereka.


*I've been broken, yeah


I know how it feels


To be open


And then find out your love isn't real


I'm still hurting, yeah


I'm hurting inside


I'm so scared to fall in love

__ADS_1


But if it's you then I'll try


It's you, it's always you


If I'm ever gonna fall in love I know it's gon' be you


It's you, it's always you


Met a lot of people, but nobody feels like you


So, please, don't break my heart


Don't tear me apart


I know how it starts


Trust me, I've been broken before


Don't break me again


I am delicate


Please, don't break my heart


Trust me, I've been broken before


I know I'm not the best at choosing lovers


We both know my past speaks for itself


(For itself)


If you don't think that we're right for each other (Baby, no)


Then, please, don't let history repeat itself


'Cause I want you (yeah, yeah), I want you (yeah, yeah)


There's nothing else I want


'Cause I want you (yeah, yeah), I want you (yeah, yeah)


And you're the only thing I want


It's you, it's always you


If I'm ever gonna fall in love I know it's gon' be you


It's you, it's always you


Met a lot of people, but nobody feels like you


So, please, don't break my heart


Don't tear me apart


I know how it starts


Trust me, I've been broken before


Don't break me again


I am delicate


Please, don't break my heart


Trust me, I've been broken before


'Cause I want you, baby I want you


Baby, I want you, baby I want you


Baby, I want you, baby I want you


Baby, I want you, you, you*


akhirnya mereka menyelesaikan lagu mereka semua orang riuh dan bertepuk tangan.


"Wow Duet kali ini sangat memakau". Ucap Giana.


akhirnya acara tersebut telah selesai. semua orang satu persatu kelaur dari ruangan tersebut. Mika masih diam di kursinya ia masih malu untuk keluar dari ruangan tersebut.


"sumpah Mika!!! Kamu keren banget aku gak nyangka suara kamu sebagus itu". Puji Zilia.


"Suara milik Mika memang bagus. Mikakan memang punya cita-cita jadi seniman musik". Timpal Alanda.


"wah Keren parah kamu Mika". Zilia tak habis-habisnya memuji Mika.


"udah ah". Balas Mika


"yaudah yuk kita keluar, udah sepi ni". Ajak Alanda yang di balas anggukan Oleh Mika dan Zilia.


Mereka bertiga pun meninggalkan ruangan tersebut.


saat di pintu ruangan Mika tak sengaja menabrak seorang Pria.


Bruk.......

__ADS_1


__ADS_2