Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan

Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan
Cayla Tak Sadarkan Diri


__ADS_3

Sesampainya di Villa Alvaro para Dokter sudah menunggu dengan penuh kecemasan karena ini adalah perintah tanpa bantahan dari bos mereka. dengan lembut Alvaro membaringkan Cayla di tempat tidur dan memerintahkan memeriksa luka Cayla.


Ketika Dokter itu ingin menggunting pakaian Cayla di hadapan Alvaro itu sangat membuat Alvaro marah dan melarang itu. Dokter itu hanya di perintahkan untuk mengunting dimana bagian luka itu terdapat.


Setelah semua selesai akhirnya Alvaro dapat bernafas legah walaupun kini Cayla membutuhkan darah akibat kehilangan banyak darah dan masih dalam konisi tak sadarkan diri setidaknya kini Cayla sudah dalam keadaan baik baik saja.


Alvaro menyuruh beberapa pembantu wanita membersihkan dan mengganti baju Cayla begitu juga dengan dirinya yang meninggalkan Cayla untuk bersih bersih.


Disuattu tempat dimana di asrama Capten langsung mematikan sambungan Camera Pantul itu berhubung dengan Keadaan Cayla sudah baik baik saja.


Setelah selesai Alvaro kembali ke kamar dimana Cayla berada dan menjaga Cayla itu sangat membuatnya tidak mengerti namun enggan rasanya jika membiarkan Cayla sendiri atau di jaga oleh orang lain.


Sudah 2 hari berlalu Alvaro masih setia menungguin Cayla yang belum juga sadar dari pingsannya. dan tepat pada tengah malan mata Cayla mulai terbuka dan setelah beberapa saat akhirnya kesadaran Cayla telah pulih dan bergerak ingin duduk.


"Aaaaahhh.." Cayla meringis. karena ringisan Cayla Alvaro yang tengah tidur disofa akhirnya terbangun dan mendekati Cayla. "Kau sudah sadar nona? ada apa? ada yang sakit?" pertanyaan Alvaro bertubi tubi. "Tidak aku baik baik saja, aku ingin duduk dan aku sangat haus." Cayla berkata dengan wajah yang di buat menyedihkan.


"Baiklah mari aku bantu, dan ini minumlah." Alvaro sembari duduk di samping ranjang Cayla. diam diam alvaro menyurruh pembantunya menyiapkan makan dan mengantar kekamar Cayla.


Sesampainya makanan itu akhirnya Alvaro menyuruh Cayla makan. akan tetapi Cayla tidak mau. "Makanlah." Varo membujuk Cayla. "Aku akan makan tapi suapi." Senyum Cayla simpul. "Kenapa harus kusuapi?" Kata Varo tegas. "Aku ingin kau suapi, apakah tidak boleh manja sedikit lagi pula aku masih sakit jadi aku ingin dimanja sekali kali." Cayla cemberut. sebenarnya Alvaro sangat senang mendengar Cayla ingin ia manjakan tapi ia terlalu gengsi menunjukkan itu. "Jika kau tidak mau baiklah aku akan minta bodygart mu saja." Cayla berbinar.


"Hentikan!! tak akan ku ujinkan!!" Varo berkata nada sedikit tinggi sambil mulai menyuapi Cayla. ntah kenapa Varo tak bisa menolak keinginan Cayla. seumur umur Cayla adalah gadis pertama yang mendapat suapan dari Varo.


Disambung Cayla meminum obat dan akhirnya tertidur kembali. Varo hanya tersenyum melihat gadis itu yang seenaknya memerintah dirinya.


**

__ADS_1


Dibelahan dunia lainnya dimana seorang pemuda yang tengah bertikai dirumahnya. ya dia adalah Abi yang tengah bertikai dengan ibunya karena mendapat aduan dari gadis yang di dekatkan ibunya pada Abi.


Abi memerintahkan Scurity untuk tidak membiarkan kedua gadis ular sampai masuk kerumahnya dan bahkan Abi telah pindah ke apartemen miliknya karena tak mau slalu bertemu dengan wanita wanita itu dirumahnya.


Akan tetapi hari ini Ibunya memerintahkan Abi agar pulang dan sampai disana orang tua dan seorang wanita sudah menunggunya.


Ibu : "Abi apa sih mau kamu?"


Abi : "Abi mau ibu jangan maksa Abi lagi bu."


Ibu : "Kenapa? ini ibu lakukan demi kebaikan kamu bi."


Abi: "Tapi bu, Abi udah ada Cayla bu!"


Abi: "Bu stop. Cayla bukan orang yang seperti itu bu. mungkin dia ada alasan lain bu.?"


Ibu : "Ibu tidak mau tau apapun itu yang jelas dia sudah meninggalkan mu. dan kamu harus mengikuti kemauan ibu. titik!"


Papa: "Bu jangan terlalu keras pada Abi. abi sudah dewasa Bu.


Ibu : " Biarkan saja pah. biar Abi sadar Cayla sudah meninggalkannya.


Aura : " Atau jangan jangan yang bernama Cayla itu pergi dengan lelaki lain tante?"


Abi : " Diam kau!! kau kira Caylaku gadis sembarangan ha!! dan kau tidak berhak mengatakan apa apa mengenai Caylaku.!!

__ADS_1


Ibu : "Abi?!!


Mereka tidak sadar sedari tadi ada sepasang mata yang mendengar semua pertikaian mereka, ya itu adalah Ricki sahabat Abi dan teman senior Cayla.


Setelah Vidio sambungan dari Cayla selesai Ricki menyalin dan memotong dimana akhir dari Vidio Cayla dengan 2 tembakan. dan sampai Cayla pergi menaiki motor untuk menyelesaikan sisa tugas.


Ricki sengaja melakukan itu dan ingin memberikan vidio cayla karena misi Cayla pun telah selesai dan Ricki ingin Abi tidak terus merasa bersalah karena kesalah fahamannya dengan Cayla. dan ingin menjelaskan semua pada Abi.


"Hem..maaf menganggu semuanya. Bi ada yang mau gua sampaikan ke lo ini perihal Cayla." setelah mendengar nama Cayla Abi langsung semangat."Apa? lo udah tau dimana Cayla??" Abi sangat ingin tahu. "Agar semuanya lebih jelas sebaiknya kalian lihat sama sama. ini Vidio soal Cayla." Kata Ricki lagi. dan dengan cepat Abi meraih Flashdisk dan berlari menuju ruang televisi layar besar dan memasukkan Flasdisk itu.


Mereka semua sangat penasaran seperti apa rupa orang yang bernama Cayla itu terutama Ibu Abi dan Aura gadis yang ingin mendekati Abi itu. Layar mulai menyala.


Dilayar tampaklah gadis yang sangat Cantik memakai masker hitam, sesaat kemudian gaya bicara tegas memberikan perintah dengan kode kode tangan ala militer. dan mulai mempersiapkan senjata di kedua tangan hingga mendengar kata " Rekan Let's Play The Game"..


Abi dan yang lainnya merasakan deg degan bercampur penasaran. "Lihatlah sampai habis nanti akan aku jelaskan" Ricki berkata. dan mereka melanjutkan melihat tayangan itu.


Cayla terlihat bersiap dengan perintah yang meluncur. dan telihat Cayla dan yang lain mulai berlari kecil memasuki bangunan gelap itu. sampai kedalam lampu menyala di sambung suara tembakan yang ramai Cayla terus beraksi dengan Gaya menembak memutar semua tak luput dari mata Abi.


Abi dan yang lainnya sangat tegang dan tercengang melihat itu terutama ibu Abi dan Aura yang gemetar melihat pembunuhan dan lertempuran itu. hingga aksi Cayla kehabisan peluru di sambung dengan melayangnya jarum oleh Cayla terlihat aksi Cayla sangat mematikan. dan Sandra hingga percakapan Cayla dan jangan lupakan kata kata "Oh Shitt Cayla itu.


Dan lemparan pisau mengenai tepat sasaran. sungguh Abi tak bisa berkata apa apa lagi melihat itu. hingga detik detik Cayla menghalangi peluru terlihat jelas di mata mereka. Abi bahkan berteriak kaget melihat itu dan tembakan ke dua lagi lagi terlihat jelas Cayla membuat tubuhnya bagai temeng melindungi sandra itu.


Abi berteriak histeris dan bahkan Abi kini telah berdiri dan memanggil manggil nama Cayla. hingga mempelihatkan Cayla yang masih dengan santai berjalan dengan luka tembak itu. masih jelas Perhatian orang oarang pada Cayla kala itu. dan Cayla yang masih berkata harus selesaikan sisa tugas dengan keadaan luka parah dan pergi mengendari motor dengan darah mengalir sungguh membuat Abi merasakan sakit dan tak bisa membendung air matanya lagi.dan bahkan ibu Abi ikut menangis melihat keadaan gadis itu.


Tungguin kelanjutannya yah 😍 salam hangat dari author 😍🤗

__ADS_1


__ADS_2