Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan

Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan
Godaan Abi


__ADS_3

Hari sudah sore dan Cayla berlahan membuka matanya. mengerjap beberapa kali dan mengumpulkan kembali kesadarannya. setelah cukup Cayla berlahan bangkit dan duduk di sofa. sambil mengedarkan pandangannya.


Cayla bisa melihat Abi yang kini memajmkan mata dan sesekali menepuk pundaknya sendiri karena terlalu kelelahan. Cayla berjalan tanpa memakai alas kakinya sehingga tak terdengar langka kakinya.


Kini Cayla berada tepat di belakang Abi dan tiba tiba. Abi merasa terkejut karena ada yang memijat bahunya dengan lembut. itu sangat membuatnya nyaman. "Apakah nyaman Bi?" tanya Cayla tanpa panggilan seperti biasanya.


Abi seakan tersadar dari rasa nyamannya dan mengalihkan pandangannya. matanya menangkap sesosok gadis yang sangat dia cintai tengah memijat lembut pundaknya. Abi dengan cepat menarik Cayla duduk di pangkuannya.


Dan Abi memeluk erat tubuh Cayla tanpa menjawab pertanyaan Cayla."Jangan sebut nama ku. sebut seperti biasanya Sayang" Abi masih saja memeluk Cayla. namun Cayla hanya diam. tentu Cayla bingung harus bereaksi seperti apa di hadapan Abi.


"Baik Babee." Cayla membalas pelukan Abi. Abi memandangi wajah Cayla yang begitu imut di matanya. kemudian Abi mendekatkan wajahnya dan ntah sejak kapan bibir mereka kini sudah saling menempel satu sama lain.


Ciuman itu pun telah berubah menjadi L***** hasrat yang bergejolak. tangan abi menekan kepaka gadis itu untuk memperdalam aktifitas itu karena jiwa satu sama lain menuntut lebih saat itu.

__ADS_1


Cayla juga telang melingkarkan kedua tangannya ke leher Abi dan memejamkan mata menikmati kehangatan yang tercipta antara mereka berdua. dan Cayla merasa sangat menikmatinya. biar bagaimanapun mereka adalah lelaki dan wanita normal bukan.


Setelah merasa cukup bermain dengan bibir ranum kekasihnya. kini ciuman itu telah berada di leher jenjang milik Cayla. dan Cayla semakin mendesah sesekali meremas rambut Abi. ruang yang dingin karena AC kini berubah menjadi menggerahkan untuk ke dua orang itu.


Seakan sadar Cayla tiba tiba menahan kepala Abi dan menjauhkan wajahnya. "Babee maaf kita bisa kebablasan nanti." Cayla berkata malu malu. Abi yang sebelumnya bingung kini merasa senang. akhirnya panggilan dan sifat gadisnya sudah seperti semula.


Itu membuat Abi bahagia. "Maaf sayang aku hampir kehilangan akal sehat. maafkan aku" Abi berkata menyesal. bagaimana mungkin ia tak bisa mengendalikan nafsunya saat bersama gadis pujaannya itu.


"Mari kita makan sayang?" Abi memang sudah merasa lapar. "Let's Go Babee." Cayla dengan semangat karena dia juga sama. Abi hanya tersenyum lebar melihat perubahan mood kekasihnya itu.


Selama di perjalanan menuju lokasi tempat tujuan makan mereka tiba tiba smarfone milik Abi berdering. dan Abi menepikan kendaraannya dan segera mengakat panggilan yang sedari tadi berdering.


"Hallo Ibu. ada apa?" Abi bertanya to the point."Abi dimana nak dengan siapa?" Tanya Ibu di sebrang sana."Bersama Cayla bu. baru pulang dari kantor dan ingin makan." Jawab Abi tanpa berbasa basi. "Bawa Cayla kerumah nak. kebetulan ibu hubungi kamu ingin mengajak makan bersama." pintanya lagi.

__ADS_1


Abi sejenak melirik Cayla namun Cayla hanya menampilkan senyuman termanisnya. "Baik bu. Otw." kata Abi lagi. dan di jawab dengan semangat oleh Ibunya. "Sayang ibu ingin mengajak kita makan bersama. bagaimana?" Abi tentu saja meminta ijin dari gadisnya.


" Wow seriously babe. so what are we waiting for? let's go." Cayla memeluk lengan Abi manja.


"Baby kiss my cheek. this car will run?" Kata Abi dengan tatapan nakal pada Cayla. "Honey what is conpensation?" tanya Cayla selidik pada Abi."Sayang?" tanya balik Abi. " Okay fine. babe you win." Cayla mendengus dan..


Cupp


Kecupan Cayla mendarat di pipi Abi. Abi tersenyum puas atas kemenangannya. dan akhirnya Abi kembali menjalankan mobil mereka menuju kerumah orang tua Abi.


Sepanjang perjalanan Abi tersenyum sesekali melirik kekasihnya yang tengah cemberut. lagi lagi Abi melirik dengan tersenyum kemenangan."What??" kata Cayla sudah sangat merasa jengkel melihat kelakuan Abi padanya. "Wajahmu memerah sayang." ujar Abi menampilkan gigi putihnya karena sudah tak tahan melihat tingkah malu malu kekasihnya itu.


Tungguin up selanjutnya yah.🤗 salam hangat dari autor 😍

__ADS_1


__ADS_2