
"Telah menertawan seseorang." seru Cayla yang menunduk. "Hmm.. sudah meminta maaf sayang?" tanya balik Abi. dan Cayla hanya menggeleng. "Kalau begitu hukuman apa yang cocok untuk mu sayang." tutur Abi tersenyum puas.
Diam diam Albert tersenyum samar melihat tingkah laku Cayla yang menggemaskan menurutnya. "Ingin rasanya ku bawa pulang gadis ini dan ku kurung dikamar." gumam Albert setengah membayangkan.
"Babee.. aku akan meminta maaf" ucap Cayla menatap mata Abi dengan menggembungkan mulutnya. "Bagaimana caranya?" tanya Abi menahan gemas. "Oh iya siapa nama sepupu mu Babe..?"tanya balik Cayla tanpa menjawab pertanyaan Abi.
"Aku hampir lupa. kenalkan Sayang ini sepupuku namanya Albert dan ini asistennya bernama Alvin." kata Abi memperkenalkan. dan tiba tiba Cayla berjalan ke arah Albert dan duduk di sampingngmya.
Albert dan yang lain terkejut. Cayla menyatukan tangannya dan berkata "Kk maafin yah. tadi cuman ngerasa lucu aja. maafin yaa?" ucap Cayla dengan wajah polos imutnya..Albert ingin ketawa akan tetapi masih ditahan dengan menampilkan wajah datarnya.
" I am so sorry. please forgive me?" kata Cayla lagi. Abi yang melihat itupun akhirnya paham. Abi juga ingin tertawa tapi tentu ditahan. karena melihat keseriusan dari gadisnya Cayla.
"Ehemm" Albert berdehem. " Answer yes or no" kata Cayla lagi. Tak seberapa lama hp Cayla berbunyi. Cayla melihat dan tentu raut wajah Cayla telah berubah. Abi yang sudah tau hanya kembali serus melihat gadisnya.
__ADS_1
"Maaf" ucap Cayla dan berjalan beberapa langkah sebelum mengakat telfon tersebut. "Hallo Capt" jawab Cayla serius. "Hallo Cay. 30 menit lagi akan datang helikopter menjemputmu di kediaman tuan Abi yang ditunjuk oleh Ricki bersiap oke menemui Letkol Kenzo BI .!" seru perintah sang Capten.
"Tapi Capt" tanya Cayla lagi. "Maaf Cay ini perintah!" jawab capten itu dan telfon terputus. "Dasaaaaar Letkol !!" Seru Cayla marah. Abi dan yang lain terkejut melihat kemarahan Cayla. "Sayang ada apa?" tanya Abi cemas. "Maaf Babe. aku ada tugas mendadak dan aku harus pulang sekalian ijin sama mom end pap " seru Cayla sudah dengan nada serius.
"Baik. kalau begitu aku antar ya Sayang?" ucap Abi dan di angguki oleh Cayla yang berjalan mengambil tasnya dan berjalan keluar. tentu saja Abi dan yang lain mengikuti Cayla. sesampai diluar Cayla menaiki motornya dan sebelum berangkat Abi menggil Cayla.
"Sayang naik mobil denganku okay?" seru Abi. "Maaf Babe aku harus bersiap aku hanya ada waktu 30 menit. kita bertemu dirumah!" ucap Cayla menyalakan motor dan pergi tancap gas dengan liar begitu saja. Abi yang semobil dengan Albert dan Alvin pun bergegas.
"Tugas? apa maksut kekasihmu boy ?" Tanya Albert yang sudah merasa penasaran. "Nanti kau akan tau kk." jawab Abi dengan Cemas.
Mobil mereka berhenti tepat disamping Cayla dengan pintu kaca mobil yang masih terbuka. Cayla yang melihat itu dan ternyata Albert segera Cayla berbicara pada Albert.
"Kak aku gk mau tau. kau harus memaafkan ku!" seru Cayla protes. Albert yang melihat Cayla seperti itu akhirnya tersenyum manis dan berkata"Baik. dengan syarat traktir makan jika ada waktu." ucap Albert lembut. dan di angguki mantap oleh Cayla.
__ADS_1
Namun wajahnya berubah sangat serius dan beberapa kali melihat jam di tangannya yang memakai kaos tangan. Abi keluar dan memeluk Cayla posesif serta dengan wajah sedih. "Sayang apakah kau akan lama disana?" tanya Abi sedih. "Aku akan segera hubungi kau Babe. ini hanya memenuhi temu janji kemarin." ucap Cayla lembut seraya mengelus pipi Abi dengan sayang.
Sebenarnya Albert dan Alvin sangat terkejut melihat penampilan Cayla yang tentunya mereka sendiri sudah tau. namun tentu mereka harus menahan untuk bertanya terlebih dahulu. dan merekapun menemani Cayla yang berada diluar.
tiba tiba dari atas langit udah terdengar suara gemuruh helikopter. dan tali tambang berupa tangga tali panjang itu terurai ke bawah dengan 2 orang turun dan dengan cepat berlari ke arah Cayla dan memberi hormat "Siang senior. lapor semua telah siap untuk berangkat." ujar salah satu dari mereka. "Baik. laksanakan!!" jawab Cayla tegas. dan 2 orang itu memberi hormat kembali sebelum berlari kembali naik ke heli tersebut.
Begitu juga Cayla yang pamit pada ke dua orang tua Abi dan tak lupa pada Albert dan Alvin terakhir pada Abi. mereka berpelukan sayang. beberapa kali Abi mengecup kening dan pipi Cayla. Cayla juga terlihat sedih tapi tetap tersenyum. mata Abi sudah memerah. dan beberapa kali mengatakan jika Abi akan menunggu kabar dari Cayla. terakhir Cayla mengecup kening dan pipi Abi begitu sayangnya ia pada lelaki itu.
Dan akhirnya Cayla berlari di antar oleh Abi dan kini Cayla menaiki tangga tali itu setelah mengatakan "Brangkat hitungan mundur dari 5!" Seru Cayla melakui hansdfree di telinganya. dan yah tepat hitung mundur helikopter mulai naik semakin tinggi. Cayla melambaikan tangan pada Abi dan yang lain dan dibalas sebaliknya. helikopter terus naik dan begitu juga Cayla yang mulai menaiki tali tangga menuju helikopter.
__ADS_1
Tungguin kelanjutannya yah 😍 salam hangat dari author 🤗😘