Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan

Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan
Pertunjukan Di Kampus


__ADS_3

Mereka satu persatu mulai melancarkan aksi gerakan mereka ke arah Cayla. dan Cayla hanya berusaha menangkis sedemikian rupa biar bagaimana pun kini ia telah menjadi pusat perhatian di saat itu. tapi kini sudah 15 menit berlalu namun tidak ada juga yang melerai dan hal itu membuat Cayla geram.


"Heh kau hanya gadis yang sok kuat dan sok menjadi pahlawan!! berfikirlah lagi maka kami akan benar benar mempertimbangkannya.!" ucap salah satu dari mereka. namun Cayla tetap diam dengan wajah datarnya.


Teman teman Cayla sangat risau. menurut mereka Cayla tak akan mampu melawan para lelaki itu karena kalah di jumlah dengan 1 lawan 8 itu hanya mustahil menurut mereka untuk Cayla melawan mereka. dan selama 15 menit juga Cayla mampu menangkis serangan mereka itu sudah sangatlah bagus.


Tidak jauh berbeda sama halnya dengan Ziana yang tentu saja sangat takut akan keadaan Cayla. namun apa daya ia tidak bisa berbuat apa apa selain dari menangis. Nurma Kiony dan Mia berusaha menenangkan Ziana bahwa semua akan berakhir baik baik saja.


"Hmmm. Kalian yang seharusnya berfikir lagi jika ingin berurusan denganku!!" ucap dingin Cayla. "Dasar!! keras kepala!" ucapnya berteriak pada Cayla. Cayla masih diam namun berlahan tangannya mengkepal Cayla tak habis fikir bagaimana rombongan anak anak mahasiswa lainnya hanya diam dan menonton itu sangat membuat amarah Cayla mulai terpancing.


"Caylaaa? Cay.. aku mohon jangan Cay aku takut kamu kenapa napa. aku gk mau Cay gara gara aku kamu kena masalah Cay!!" ucap Ziana sambil berlari dan memegang tangan Cayla memohon agar Cayla tak lagi melanjutkannya. "Dan kalian. mereka berurusan denganku! Cayla hanya menolong jadi kalian tidak boleh menyakitinyaaa! aku akan melakukan apapun asal jangan sakiti Cayla." Ziana masih dalam tangisnya mengatakan itu.


Cayla masih diam melihat pembelaan Ziana padanya. segitu takutnya kah ia Cayla akan terluka. namu Cayla masih memperhatikannya yang berbicara. "Oh iya memang gara gara gadis cupu kaya kamu dia sampai rela belain kamu! dan gara gara kamu juga gadis yang sok pahlawan ini akan mendapatkan bayaran atas perlakuannya! semua gara gara kamu cupu!!" ujar mereka masih dengan amarah.


"Kamu mau. .mau menggantikannya? baiklah kami akan mengembalikan semua perlakuan yang ia berikan kepadamu!" ucap mereka lagi. Cayla yang mendengar itu sudah sangat sabar menahan amarahnya sedari tadi untuk tidak memberi mereka pelajaran karena masih di dalam area kampus. namun tampaknya dia sudah tidak akan mampu menahan lebih lama lagi.


"Baiklah! hahaha sekarang bersujut dan memohon ampun kepada kami. sekarang!!" ucap salah satu dari kumpulan lelaki tersebut. Ziana yang mendengar itu hanya mengangguk cepat "Cay pergilah sekarang. maaf telah melibatkanmu. sisanya biar aku yang urus." Ziana terbata mengatakannya pada Cayla namun tatapan Cayla semakin menajam padanya.

__ADS_1


Ziana mulai menjatuhkan kakinya dan menahan tubuhnya dengan lutut dan menyatukan ke dua telapak tangannya dan mulai menurunkan kepalanya. namun sebelum itu terjadi Cayla dengan cepat menarik tubuh Ziana hingga berdiri kembali. orang orang yqng melihat hal itu masih diam dan menantikan apa dan bagaimana yang akan terjadi selanjutnya.


" 10.. beri aku hitungan sampai 10 maka aku berjanji akan menyelesaikannya dengan cepat!!" ucap Cayla dengan sangat dingin dan tatapan yang mamatikan dan penuh amarah. nafas Cayla kini mulai tidak teratur dengan level kemarahan yang mulai memuncak.


Para mahasiswa yang mendengar penuturan dari Cayla hanya saling lemoar pandang dan tatapan mereka masih fokus ke se empunya pertunjukan di hadapan mereka. begitu pun dengan para kelompok pangeran kampus tersebut.


"Kalian berlapan. maju!!" teriak Cayla dan mulai berlahan selangkah demi selangka maju ke kumpulan laki laki yang telah memancing emosinya. dengan sangat serentak pemuda 8 tadi maju bersama sama melawan dan mulai berjakan juga ke arah Cayla.


"Satu!!" Cayla menunduk menerjang dan menyiku dengan sangat keras hingga menggunakan sedikit aliran Qi nya di setiap pukulan tangan dan kakinya mendarat. dan terpental 2 orang dimana masing masing mereka menerima satu pukulan Cayla.


"Dua!!" Cayla menghindar dan mundur beberapa langkah mengambil jarak untuk gerakannya dan dengan tubuh yang memutar Cayla mengarahkan tendangan tepat di lipatan lutut salah seorang dari lawannya. dan lagi lagi terpental 3 meter di iringi teriakan.


Di hitungan ketiga Cayla dia telah menumbangkan 4 orang dari delapan tadi dimana Cayla mengalirkan dan menggunakan aliran Qi nya agar tak membuang banyak waktunya dan tenaga tentunya. Cayla sangat terlihat menakjubkan dengan gerakan gerakan yang ia lakukan dan terima.


"Empat!!" kini Cayla terlihat berdiri dan sengaja menginjak salah satu kaki lawannya dan mengunci tubuhnya agar mundur dengan tidak siap lelaki itu terduduk dan dengan cepat Cayla menjepit kakinya dan dengan sedikit gerakan kakinya lagi lagi terdengar suara Taaack dimana tulang kaki itu sudah pasti patah dan di iringi suara teriakan yang menggema.


Cayla kini sangat dipenuhi dengan amarah yang sudah di ubun ubun kepalanya. hingga sangat terlihat tak ada belas kasihan dimatanya yang mengkilat dan dingin itu.

__ADS_1


"Lima!!" Cayla maju dimana tiga lawannya telah mundur beberapa langkah karena melihat aksi Cayla yang sangat dengan mudahnya melumpuhkan mereka.


"Maju!! mengapaa mundur? pengecuuut!!" ucap Cayla marah dan terus maju ''Enam!!" Cayla masih maju dan mau tidak mau 2 orang berlari ke arah Cayla dengan posisi Cayla di tengah Cayla dengan cepat menunduk dari 2 kepalan tinju yang menyerangnya. dengan cepat Cayla berbalih dan merentangkan tangannya dan sedikit berlari ke depan.


Dua orang yang tadinya tidak mendapatkan daratan kepalan tinju mereka dengan reflex mereka berbalik dimana 2 tangan Cayla telah menerjang leher mereka di tambah Cayla yang sedikit berlari hingga dua orang lelaki itu terjatuh akibat leher yang tersangkut di tangan Cayla.


"Tuju!!" giliranmu!!" ucap Cayla dan terus maju dimana tersisa satu orang yang berdiri. dengan penuh amara lelaki itu menerjang Cayla dan tentu saja Cayla menghindar dengan menjatukan kakinya dan menopang tubuhnya dengan lutut. lagi lagi laki laki mengarahkan tinjunya ke wajah Cayla dan dengan cepat Cayla menangkap dan menahan den sisa satu tangannya dengan cepat membawa tangan lelaki itu kebawah dan reflex Cayla menerjang rahan lelaki itu dengan lututnya.


Hingga mulut laki kaki itu berdarah dan dengan siku tangan Cayla ia mendaratkan ke punggung lelaki tersebut. dan Traak tentu saja itu bunyi patah tulang. Cayla berdiri dengan santai berjalan. dan kini 8 lelaki tadi telah terkapar dan berteriak kesakitan.


orang orang yang melihat itu hanya tercengang tidak tau harus bereaksi seperti apa. "Aku menyelesaikannya dengan cepat. hanya sampai bilangan ke tujuh!!" ujar Cayla pada Zianah yang tentunya Syok dan masih bengong. "Sudah kukatakan kalian yang akan menyesal mencari masalah denganku!!" Cayla berkata tajam pada rombongan yang tergeletak kesakitan.


"Dan kaliaaan!!? siapapun yang melakukan bullying di kampus ini akan berurusan denganku!! paham??!" Cayla berteriak melepaskan amarahnya. semua orang hanya mengangguk takut melihat Cayla si gadis yang harus dihindari bermasalah dengan Cayla.


Teman teman Cayla pun hanya tercengang dan bengong melihat aksi Cayla begitu juga rombongan pangeran kampus yang tadinya masih santai sekarang telah berdiri melihat setiap gerakan Cayla yang menurut mereka itu super duper kereeen dan tentunya menakjubkan.


"Dan untuk kalian? ck ck ck bagaimana kalian yakin melawanku kalau satu pukulanku saja sudah membuat tulang kalian retak remuk dan patah? tidak tidak lebih tepatnya kalianlah yang masih sangat terlalu lemah jika berhadapan dengan ku. dan hanya segini!!" Cayla menyatukan ibu jari dan ujung kelingkingnya memperlihatjan pada rombongan lainnya.

__ADS_1


Mereka hanya mengguk dan mundur ketakutan melihat Cayla yang mendekat. Cayla berhenti dan menyalakan hadsfreenya. "Jack.Woli aku tunggu sekarang!!" ucap Cayla. dan tak seberapa lama Jack dan Woli telah datang "Ada perintah nona?" tanya mereka serempak. Cayla mengangguk "Urus mereka dan bawa kerumah sakit. ini hanya peringatan ringan untuk siapapun!!" ujar Cayla santai. "Baik siap nona." ucap Jack dan Woli. yang mulai membantu para lelaki itu.


Maaf telat up 😅 tungguin kelanjutannya yah 😍 salam hangat dari author 🤗


__ADS_2