
hallo teman teman hari ini author kasih bonus 1 episode 😘, jangan lupa like, comen, tip dan like ❤ yah.
**
Ungkapan sinis itu dari Cayla dan kembali melanjutkan langkahnnya, para bawahan Cayla hanya diam tampak berfikir dengan apa yang Cayla katakan itu tidak menutup kemungkinan namun juga perlu di pertanyakan kebenarannya.
Kini para pasukan tim M telah mengevakuasi para korban keluar gedung tersebut dan di bantu oleh rekan rekan lainnya.
Mereka bergotong royong menyelasaikan dan juga sebagian tim menelusuri gedung dengan baik dan memastikan setiap seluk beluk pada setiap ruangan, namun tetap hati hati karena Ihjay Mand masih bersembunyi di dalam gedung itu.
Cayla atau Mr Celo yang mereka tau itu kembali menuju ke atas gedung tertinggi, insting alamnnya telah memberikan sesuattu petunjuk yang ia dapat rasakan keberadaannya.
__ADS_1
Dan tak terasa dalam pertempuran mereka mereka telah menghabiskan beberapa jam dan kini angka telah menunjukkan pukul 04:30 subuh.
Sesampainnya Cayla di lantai 5 Cayla mengalirkan aliran Qinya kemata dimana ia kini dapat melihat 2 orang dengan hawa panas tubuh berbeda dimana mereka adalah lelaki dan wanita.
Cayla dapat memastikan bahwa itu adalah Ihjay Mand dan kemungkinan besar si wanita adalah salah satu mahaswi di university tersebut.
Arahan mata dengan aliran Qi itu beralih kebawah dimana setiap lantai telah terpasang jebakan yang berupa bom bom atom yang beruntung hanya berskala kecil namun cukup untuk meluluh lantakkan bangunan yang cukup luas itu.
"123 PTH masuk dengan Code MC memberi perintah bagi seluruhnnya, PERINGATAN..PERINGATAN segera kosongkan gedung dalam 1 jam kedepan!!" ujar Cayla tegas..
"Dengaaarrr.. ini perintah!! PERINTAH!!" suara Cayla sudah naik 2 oktaf, bagaimana mungkin ia akan membiarkan mereka menolong namun bukan tertolong justru akan membuat ia di posisi sulit nantinnya.
__ADS_1
Semua yang mendengar amarah Cayla hanya diam dan mematung tak habis fikir bagaimana nanti kedepannya jika hanya Mr Celo yang menghadapi musuh bahkan mereka tidak tau berapa banyak yang bersembunyi.
Namun di satu sisi itu adalah perintah yang harus mereka taati dan akhirnnya merekapun mendengarkannnya dan mulai lanjut mengosongkan gedung itu.
Suara sepatu itu berlanjut menaiki anak tangga dan masih mengalirkan airan Qi ke mata indah miliknnya untuk melihat pergerakan sang musuh yang ia rasa tidak biasa melihat dari aura hangat tubunnya.
Itu mengingatkannya pada seseorang yang sangat akrab, seseorang yang sangat ia percayai, sesrorang yang pada akhirnnya melakukan apa yang tak pernah ia bayangkan.
Semakin dekat aura itu semakin sama dan diam diam ke dua tangan Cayla terkepal, gigi yang mengertak, rahang mengeras dan mata yang mulai memerah.
Kaki itu masih berlanjut dengan keadaan Cayla yang kian merubah, yah kali ini Cayla sangat di kuasai amarah dendam dan sumpah, kebencian itu telah berlahan menutup mata hatinnya, kebencian berlahan mengusai jiwannya.
__ADS_1
Ada yang tau siapa yang dimaksut Cayla ☺??
Salam hangat dari author 😍🤗 dan selamat berlibur akhir tahun 🤗