
Author minta maaf bangat yah karena author belum bisa balas Comen**tannya namun author tetap minta Comenat atau masukannya karena itu adalah dorongan Semangat** tersendiri buat author. terimakasih 🤗
***
Dan akhirnya Cayla selesai dengan susunan strategi dari kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi nantinnya, dan dengan semangat ia terus melihat dengan teliti pada setiap titik ruangan pada bangunan gedung itu.
15 menit kemudian dan Draap Draap Draap Draap itu adalah suara derapan kaki serentak dari para pranjurit yang berbaris di lapangan atau halaman samping RS yang tentunnya banyak menarik perhatian pihak RS dengan para prajurit lain yang ikut serta dan berdiri berbaris di sepanjang koridor Rumah Sakit sampai ke ruangan no 201 dimana Cayla berada.
Itu mereka lakukan bukanlah tanpa alasan mengingat bahwa mereka akan mengatur strategi dalam Misinnya itu adalah bentuk berjaga jaga dari apapun yang akan terjadi.
__ADS_1
Took Took Took
Suara ketukan pintu di ketuk dan tanpa di perintah Woli membuka pintu ruangan itu dan terlihatlah jelas 10 orang telah berdiri di hadapan Woli dengan 2 orang langsung istirahat di tempat pada bagian kiri dan kanan pintu ruangan yang akan di jaga dari luar.
Mereka hanya merentankan tangan di sisi bagian kepala tanda memberi hormat pada Woli begitu juga sebalik yang Woli lakukan, dan mereka semua masuk ke dalam ruangan dengan perasaan yang sukar di artikan atau tatapan yang rumit sedikit bergetar karena ini kali pertama pertemuan mereka dengan seorang Mr Celo yang misterius itu.
Cayla berdiri dan melakukan hal yang sama "Jangan terlalu formal Kapten mari duduk!" ujar Cayla seraya menepuk pundak sang kapten untuk menghilngkan ketakutan mereka itulah hal yang Cayla lakukan akhirnya.
Kini Ruangan 201 itu tak tampak lagi seperti ruangan Pasien akan tetapi sudah seperti Ruangan DP atau Ruangan Darurat Pertemuan untuk berdiskusi dadakan, dengan ranjang sudah berubah menjadi meja di mana lembaran kertas atau laptop berada dan belum lagi sofa meja atau lantai yang full dengan senjata yang berjejer rapi.
__ADS_1
Dengan 3 tempat cantik di dasar lantai yang sudah kosong dengan isinya, Cayla dan yang lain larut dalam penjelasan Cayla atau strategi yang Cayla lontarkan dan meminta pendapat mereka akan tetapi mereka tak bisa berkomentar dengan memahami susunan yang Cayla rencanakan terlihat matang dan memuaskan.
Lain hannya dengan Abi atau Dr Nicol yang masih sangat serius memperhatikan Cayla dalam menjelaskan dengan serius dan masker yang menutupi wajahnnya kini, dan sampai sekarang pun Dr Nicol atau Abi tak menyangka dengan gadis di hadapan mereka kini sangat jauuh berbeda dengan yang mereka kenal sebelumnya.
Dan inilah sisi lain dari gadis yang mereka kagumi itu, bertambah pula rasa penasaran mereka dan kekaguman mereka mengenai Cecil sungguh luar biasa di luar femikiran nereka sebelumnnya dan sangat mengejutkan tentunnya.
"Bagaimana? siapa??" ujar Cayla tegas "Siap ndan!" akhirnya jawaban nereka serentak dengan terlihat kobaran aura semangat yang keluar berkobar.
Salam hangat dari author jangan lupa Coment dan yang lainnya yah 🤗
__ADS_1