
"Iya dia juga mengatakan itu" Kenzo masih tidak paham kemana arah pembicaraan Cayla "Aaaarrrkkkrrrh Kenzo akan kubunuh kau apakah kau tidak mengerti juga?" Cayla sangat geram pada Kenzo " Kenapa kau berteriak dan marah marah ?" Kenzo tak habis fikir perubahan emosi Cayla.
"Heh.. mungkin kau tidak akan kaget, baiklah akan aku katakan, dia ingin balas dendam padamu dan menghancurkanmu dan kau tau targetnya dimana? cayla menahan geram dengan senyumnya" katakan saja aku juga sangat ingi tau akan itu" Kenzo masih tenang akan hal itu" baik... Kau tau university international itu milik siapa? tanya Cayla polos "Tentu saja milik keluarga Hanafellyan" ujar Kenzo kemudian tercekat di tenggorokannya.
kenzo melihat Cayla dan Cayla mengngguk "Oh Dam! dasar ******** katannya akhirnnya setelah tau arah target musuhnya, ya dia tau bahwa target Ihjay Mand adalah kampus dimana Cayla kuliah dan kampus itu adalah milik keluarga Kenzo, tunggu pentas kesenian malam ini terakhir itu berati??" ucap Cayla menggantung dan meliha jam pada Laptop itu.
__ADS_1
"Ooh Crazy, ini tidak akan sempat" ujat Cayla seketika tersadar akan apa yang akan terjadi. "Kenapa?" tanya Kenzo lagi "Malam ini mereka akan menyerang dan sekarang sudah sore dan kemungkinan mereka sudah bertindak, kita terlambat satu kangkah!".
"Apaaaa!" mereka berkata serentak akibat kaget! "Kenzo kabarkan kedutaan negara Y yang telah bertugas untuk ini segera berkumpul dalam 3 jam di gedung pusat, kita tidak punya banyak waktu dan jangan lupa kabarin aku, go go go !!" "Baik!" ujar Kenzo, "Maaf sebelumnya sebenarnnya siapa anda kenpa kami tidak mengenal anda?" salah satu orang di ruangan rapat akhirnya bertanya karena penasaran sedari tadi.
"Oh Maaf aku lupa memperkenalkan dia, perkenalkan dia adalah Senior Cayla atau dikenal dengan julukan Mr Celo" ucap Kenzo pada rekan rekannya, "Apaa?" ucap mereka lagi syok ternyata Mr. Celo yang terkenal Senior dalam Militer dan akan kehebatannya itu tanpa diketahuai identitas aslinnya itu adalah seorang gadis muda dan sambungan via vidio pun terputus.
__ADS_1
Tak jau beda dengan Dr Nicol yang masih setengah Syok dengan apa yang ia dengar, dia semakin menganggumi sosok gadis mungin yang luar biasa di hadapannya itu.
"Sayang kau sudah sadar??" tanya Abi yang terkaget melihat gadis kecilnya itu " Hay Babe" ujar Cayla dan Abi langsung memeluk gadis kecilnya penuh sayang, "Sayang kau membuatku takut, apakah kau tau?" tanya Kenzo menahan haru '' tenanglah aku baik baik saja babe" ujar Cayla lembut.
Dr Nicol yang melihat itu pun bergegas keluar dia tidak mau melihat itu semua dan ntah kenapa ia merasa risih akan hal itu, namun ketika Dr Nicol akan pergi "Dokter?" ucap Cayla dan kembali Dr Nicol berhenti dan menoleh "Kenapa kakiku belum bisa di gerakkan amsama sekali?" Cayla penasaran akan hal itu.
__ADS_1
"Nona saraf saraf anda belum pulih total atau masih sangat lemas hingga belum bisa di gerakkan, namun itu akan pulih 3 atau 1minggu kedepan." ucap Dr Nicol dengan senyum ramahnnya "Ya sayang tenanglah semua akan baik baik saja" tambah Abi pada Ayla namun Cayla sejenak diam bagaimana bisa beberapa jam lagi ia akan melaksanakan tugasnnya bukan itulah isi hati Cayla dalam diamnya.
Tungguin kelanjutannya yah 😍 salam hangat dari author 🤗 jangan lupa Coment dan masukannya 🤗