Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan

Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan
Dokter Nicol


__ADS_3

"Ada apa?" tanya Woli yang melihat perubahan wajah Jack ketika melihat Email di Laptop Cayla, "Tuan Kenzo mengirim data data seorang Pemberontak yang bernama Ihjay Mand." seru Jack serius pada Woli, "Tapi keadaan nona Cay" jawab Woli lagi dan di angguki oleh Jack "Biarkan saja mungkin karena ini adalah permintaan nona Cay." ucap Jack pada akhirnya.


Namun ketika Jack dan Woli bergelayut dengan pemikiran mereka benda pipih milik Jack membunyarkan itu sejetika dan dengan cepat Jack menggeser tombol hijau pada layar pipih itu, "Hallo Tuan?" seru Jack kemudian dengan hormat "Hallo Jack aku ingin kalian berdua bersiap siap kapan pun dari sekarang, karena sudah ada pergerakan dari Ihjay Mand, aku akan menerlukan bantuan kalian bila saatnya." kata kata dari sebrang sana terdengar sangat serius.


"Tentu saja tuan akan kami laksanakan." ucap Jack tak kalah serius, "Bagaimana keadaan Cayla?" tanya Kenzo yang sebenarnya khwatir pada Cayla namun ia sembunyikan tentunya, " Nona Cay belum ada tanda tanda untu...." Jack tak mampu melanjutkan kata itu, "Hmmn..Yah aku mengerti dan tempatkan anak buah kalian menggantikan posisi kalian, pastikan itu!" ujar Kenzo lagi, "nereka siap kapan pun tuan" jawab Kenzo menyakinkan "Baiklah, aku tutup" Dan berakhirlah pembicaraan mereka.

__ADS_1


"Apa kau mendengarnya?" tanya Jack pada Woli yang di angguki oleh Woli juga. mereka menghembuskan nafas pasrah, bagaimana keadaan mereka esok jika benar mereka akan bertemu dengan orang yang bernama Ihjay Mand itu, yang sudah 10 tahun menjadi buronan tiga negara dan bahkan rombongan tuan Kenzo mereka yang berstatus Letnan Kolonel selalu gagal dan apa kabar dengan mereka, apakah itu berarti mereka mengantarkan nyawa mereka begitu saja, namun kenapa Tuan Kenzo sangat berharap nona Cayla mengambil alih misi ini dan seberapa hebatkah nona Cayla mereka larut dengan femikiran masing masing.


Diruangan Cayla sudah ada 6 orang ya itu Cayla, Abi, Mia, Kiony,Nurma dan Ziana "Tuan Abi ada yang ingin kami katakan" ujar Mia pada Abi begitu juga abi yang mulai mengalihkan pandangannya pada mereka berempat, "Katakan saja." ucap Abi lagi, "Begini Tuan Untuk 2 hari kedepan kami tidak bisa menemani Cayla karena kami ada pelatihan kesrnian untuk acara akhir tahun pelajaran di kampus".


Mia lagi lagi memberi lenjelasan pada Abi "Saya mengerti, kalian harus melakukannya dan itu tidak masalah saya bisa meminta beberapa perawat untuk berjaga dan lagi pula sudah ada dua orang pria di depan bukan". ucap Abi yang berarti setuju akan keadaan mereka, "yah anda benar!" akhirnya Ziana menimpali.

__ADS_1



"Maaf mengganggu, saya akan periksa pasien sebentar" ujarnya dan langsung melakukan tugasnya. Mia, Kiony, Ziana dan Nurma hanya terbengong baru menyadari bahwa Dr. Nicol adalah seorang pria yang sangat tampan apalagi memakai pkaian Casual Santai seperti saat ini yang hanya memakai Kaos oblong memperlihatkan otot otot.


"Semuanya baik baik saja" ujar Dokter Nicol kemudian dan tersenyum simpul yang di angguki oleh Abi, "baiklah saya permisi'' ujarnya lagi dan berlalu pergi dan sesampainnya diruangannya Dokter Nicol duduk istirahat namu "Cantik" kata itu lolos keluar dari bibir bervolume tersebut.

__ADS_1


Sejenak Dokter Nicol kembali tersenyum kecil dan menggeleng "Bagaimana bisa aku memikirkanya, hmmmm...dia terlihat sangat cantik..., mungil, tak tersentuh dan.....lemah tak...berdaya, mendorong keinginan orang untuk melindunginya seakan ia seperti Giok yang bisa hancur kapan saja..." ujarnya lagi dan menggelengkan kepala seakan ingin tidak memikirkannya.


Hay kekawan tungguin kelanjutannya yah 🤗 salam hangat dari author 😍


__ADS_2