Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan

Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan
Truth end Dare Cayla


__ADS_3

Kemudian Cayla berjalan mendekat pada Ziana dan menggandeng tangan Ziana masuk kembali ke kantin. "Untuk semuanya bisa bubar! maaf ketidak nyamanannya." ujar Cayla ramah. orang orang mulai berbubaran. Cayla dan Ziana kembali pada meja mereka dimana sisana pesanan mereka sudah terhidang. "Mari kita lanjut! aku lapar bangat." ucap Cayla lagi dan mulai memakan makanannya. teman teman Cayla hanya lempar pandang dan mengangguk satu sama lain dan melajutkan juga makan mereka.


Lain halnya pada satu kumpulan laki laki lainnya yang terkenal dengan julukan pangeran kampus itu masih fokus pada Cayla yang dengan santainya menikmati makannya. "Gilaaaak tu cewek. keren abis. fixs fans baru gua." salah satu dari mereka menatap Cayla dengan tatapan kagum. "Menganggumkan!" sambung satunya lagi dan di angguki lainnya.


Ketika asyik melahap santapan itu mereka di ganggu oleh dering smartfone milik Cayla yang bernada I love you 3000 karena masih merasakan lapar Cayla mengangkat panggilan itu dan melespeakerkannya dan meletakkannya di meja sambil menikmati makan ya kembali.


Cayla : "Hallo Babe?"


Abi : "Sayang? how are you?"


Cayla : "Babe. I am fine, you yourself?"


Abi : Tidak baik baik saja, Sayang I miss you so much?"


Cayla : "Hmmm, I am also so babe."


Abi : "Benarkah??"


Cayla : " Do you doubt me babe? sepertinya kau harus ku hukum!"


Abi : "No.. that's not it sayang. berjanjilah untuk menungguku sayang. pleas?"


Cayla : "Of course. dengan senang hati babe."


Abi : "Thanks sayang. I love you."


Cayla : "You're welcome. I love you too babe."


Abi : "Baiklah. akan ku hubungi lagi nanti sayang."


Cayla : " Yeaah..mmm..Babe?"


Abi : " Ya sayang?"

__ADS_1


Cayla : "Mmmmuaaach..I miss you Babe."


Abi : "Terimakasih sayang. tunggu aku. aku akan cepat kembali untuk mu."


Cayla : "Yeaah Babe"


Abi : "Aku akhiri panggilannya sayang."


Dan panggilan itu pun terputus. teman teman Cayla sedari tadi mendengarkan percakapan mereka hanya memandang Cayla dengan rasa ingin tau tentunya. "Dia kekasihku." ucap Cayla tersenyum dan di angguki oleh yang lainnya sembari tersenyum juga. "Ku dengar sepertinya dia sangat mencintaimu?" tanya Nurma. "Hmmm.. yeaah kau benar. aku juga" jawab Cayla.


Dan mereka hanya tersenyum melihat Cayla. "Aku sangat ingin tahu. siapa namanya?" tanya Mia menambahi. "Abi..Abi Wijaya." ucap Cayla dan masih tersenyum. "Sepertinya nama itu sangat femilyar." Ucap Kiony lagi. "Yah kau benar." ungkap Ziana akhirnya sedari tadi ia diam.


Cayla hanya diam dan mengangkat bahunya. setelah selesai akhirnya mereka berbincang bincang dan mulai mengenal satu sama lainnya. dimana setelah saling menerangkan profil masing masing dan ternyata esok adalah hari ulang tahun Kiony. Kiony tersenyum dan akan mengadakan makan makan untuk mereka dan sesudah berjanji dan diputuskan. bahwa malam nanti mereka akan merayakan dengan makan makan bersama tentunya.


**


Waktu cepat berlalu dimana malam ini adalah janji mereka untuk saling bertemu dan merayakan ulang tahun Kiony. Setelah saling berkomunikasi dan akhirnya mereka berjanji di salah satu Restoran Mewah.


Waktu menunjukkan pukul 8 malam dimana Kiony, Mia, Nurma,Ziana sudah berkumpul. namun mereka masih belum memesan apa apa dan masih setia menunggu Cayla. restoran malam itu cukup ramai karena bertepatan juga pada tanggal merah.


Selang beberapa menit dimana pengunjung bertambah ramai. teman teman Cayla masih setia menunggu Cayla dan beberapa saat alhirnya yang ditunggu tunggu datang. dengan gaya simple Cayla memakai kaos oblong putih dipadu padankan dengan celana pendek dan juga memakai sendal putih dengan rambut tergerai.


Cayla memakai helm karena memang posisinya berada di tengah kota dimana peraturan lalu lintas harus dipatuhi. Cayla terlihat keren saat menaiki motor besar yang menyita perhatian para anak muda tentunya.


Mereka tau motor Clas apa yang Cayla pakai dan itu semakin menambah penasaran dengan gadis yang membawanya karena tertutup helm hitam itu. Cayla memarkirkqn motornya tepat di hadapan pembatas parkiran. dan mulai melepas helm di iringai turu dari motornya.


Para kaum adam semakin terpesona setelah melihat wajah Cayla. gadis cantik. gaya keren. acuh.dingin.datar dan itu adalah semua bentuk kesempurnaan dimata para kaum adam. Cayla berjalan dengan santai ke meja para teman temannya.


Sesampai di sana Cayla tersenyum cerah dan itu sebagai nilai ples dimata para siapa yang memandang. setelah duduk akhirnya pesanan mereka datang dan mereka makan sambil sesekali bercanda dan tertawa. semenjak mengenal Cayla. Ziana merasa dunianya penuh warna. dia merasakan apa itu rasa mempunyai teman. bercanda dan tertawa mengenai hal hal konyol.


Tanpa sadar Ziana menangis. Cayla yang melihat isi hati Ziana hanya tersenyum dan bangkit memeluk Ziana. kita akan selalu seperti ini kedepannya. jangan khwatir. ucap Cayla menenangkan Ziana begitu juga dengan yang lainnya.


Setelah acara makan makan selesai akhirnya Mia menyarankan untuk melakukan permainan Truth end Dare. dimana permainan ini bisa dilakukan harus lebih dari satu orang. permainan ini akan menantang sipemain dengan dua pilihan. yaitu memilih kejujuran atau tantangan.

__ADS_1


Sepakat. mereka menyetujui permainan itu. sambil menunggu pelayan membersihkan meja mereka. mereka dengan senang hati berselfi bersama. dan tak lama kemudian datang rombongan polisi yang menikmati makan malam bersama di Restoran itu. mereka juga memilih meja diluar sambil bercanda bersama.


Mia yang melihat itu hanya tersenyum jail. namun sayang yang lain tak memperhatikan Mia begitupun Cayla. meja sudah bersih dan botol sudah siap di atas meja. setelah dirasa siap dan akhirnya botol diputar dan melaju kuat berpusing. botol berhenti mengarah pada Ziana. sorak tertawa pun terdengar.


"Biar aku aja ya?" ucap Kiony memohon. yang lain hanya tertawa mengangguk. "Ziana Truth end Dare?" tanya Kiony. setelah berfikir akhirnya "Dare!" ucap Ziana dan Kiony tertawa puas. "Oke. mmm aku tantang Ziana Hanafelly selama sebulan kekampus tidak memakai kacamat dan dengan rambut di gerai." mendengar itu sukses membuat yang lain menganga begitu juga dengan Ziana.


Pengunjung yang lain hanya tersenyum melihat kekonyolan anak muda yang cantik cantik itu. mereka tau bagaimana konyolnya kadang kadang tantangan dari permainan itu.


Tapi mau tidak mau akhirnya Ziana mengangguk dan disitu tawa mereka pecah hingga menjadi pusat perhatian lagi namun mereka hanya acuh. permainanpun berlanjut dan putaran ke dua bertepatan mengarah pada Cayla. Cayla yang melihat itu hanya sedikit was was. "Biar aku. aku" ucap Mia.


"Mia jangan macam macam oke?" ucap Cayla dan lagi lagi mereka tertawa melihat wajah Cayla yang tampak polos itu. "Mecayla Z Hanafelly. Truth end Dare? kalau Truth aku penasaran masalalumu Cay." ucap Mia dan itu sukses membuat Cayla menegang. dan mau tidak mau akhirnya Cayla memilih "Dare!" Mia tersenyum senang akhirnya jebakannya termakan umpan agar Cayla memilih Dare.


"Baik. Mecayla Z aku tantang kamu mencium salah satu polisi itu. dibibir selama 2 menit" ucap pelan polos Mia berhasil membuat Cayla tercengang.begitu juga yang lain. " What?! itu tidak mingkin Mia." jawab Cayla berteriak dan dengan cepat menutup mulutnya.


Lagi lagi para pengunjung hanya tersenyum. mereka yakin gadis yang berteriak yang tak lain adalah Cayla itu mungkin telah mendapat tantangan konyol dari teman temannya. "Kalau aku menolak?" ucap Cayla. "Baik. pelayan??" panggil Mia dan pelayan datang membawa 5 botol wine putih. lagi lagi Cayla bergidik ngeri.


"Mia? aku gak bisa minum wine. alergi!!" ucapnya memohon. Mia hanya menggeleng puas melihat Cayla. "Ayo cepat lakukan Cay. cium bibir 10 detik tambahan kecupan selamat malam di kening" Cayla diam mematung mempertimbangkannya. dan mau tidak mau akhirnya Cayla akan mencoba tantangan itu. teman teman Cayla melonjak puas.


Dengan hati yang dag dig dug Cayla mendekati meja dimana para polisi baru selesai makan dan menikmati bersantai. "Hay kak. mmm. boleh minta tolong?" ucap Cayla to the point. para polisi tampan hanya lempar pandang. mereka juga tau perempuan itu sedang memainkan Truth end Dare.


"Cay?? no 2 sebelah kirimu." ucap Mia lagi. Cayla hanya menahan kesal pada teman yemannya yang tertawa. barisan duduk polisi no 2 dari kiri Cayla adalah polisi paling tampan di antar semua. namun wajahnya juga datar. "Kau!!" seru Cayla tertahan karena kesal. para polisi hanya tersenyum kecuali si target Cayla yang memasang wajah datar.


"Kak bagaimana? boleh minta tolong tidak. mmm kak Jimi?" ujar Cayla yang tau nametac dari baju seragam polisi itu. namun yang di tanya hanya diam. "Cayla Z Hanafelly??" panggil Mia lagi. "Whatt??" ucap Cayla tertahan. "Cepatlah!" kata temannya itu.


Cayla menghembuskan nafasnya pasrah. "Maaf menganggu. thanks kk. maaf teman saya memang aneh aneh." ucap Cayla tersenyum manis dan di sambut tersenyum pula oleh polisi lainnya sambil manggut manggut. Cayla berjalan menjauh dari meja kumpulan polisi itu. namu di langkah ke 5 kaki Cayla membatu. "Boleh..Boleh dan akan saya tolong." ucap polisi Jimi.


Teman teman Cayla hanya cikikikan melihat wajah Cayla. "Cay mungkin kau bisa melawan 8 sampai 10 orang dengan mudah tapi tidak dengan tantangan dariku." ujar Mia lagi. "Akan ku lakukan!" Cayla berjalan lagi mendekat pada polisi Jimi ya itu targetnya.


Setelah dekat namun smartfone milik Cayla berbunyi dan Cayla menganggkatnya. hanya 1 kata dari Cayla. ya otw. "Cay lo mau pergi?" dan Cayla mengangguk. "Tantangan?". Cayla menghembuskan nafasnya pasrah. "Oke!!" ucapnya dan mendekat pada Jimi.


"Kak boleh?" Cayla memastikan lagi. dan Jimi mengangguk. "Huuuufh..oke..maaf" ucap Cayla dan langsung mencium bibir polisi Jimi. Jimi dan teman temannya terbelalak melihat apa yang dilakukan Cayla gadis cantik di hadapan mereka. begitu juga dengan pengunjung lainnya. Jimi membatu tak breaksi karena ia masih syok. tepat 10 detik Cayla melepas lu**** itu dan mencium kening Jimi lagi.


"Thanks kk. maaf." ucap Cayla dan berlalu keluar Cafe. "Cay?" panggil Mia. "Gua balik. ada urusan mendesak." ujar Cayla dan memasng helmnya. menyalakan motor dengan 1 klakson akhirnya Cayla berlalu. Jimi sudah tersadar dan memegang bibirnya. "kau tak apa lan Jim?" tanya temannya. "Itu..Ciuman pertamaku di ambil gadis tadi!" seru Jimi dan tawa teman teman Jimi pecaaah saat mengetahui itu ciuman pertama Jimi yang di ambil begitu saja.

__ADS_1


Tungguin kelanjutannya yah 🤗 salam hangat dari author 😍😊


__ADS_2