
"Sayang berhenti!" seru Abi dan Cayla melepaskannya dan melihat Abi heran seakan bertanya ada apa. "Jangan dilanjutkan okey. aku gak akan tahan sayang. aku gak mau khilaf terus nyakitin kamu?" seru Abi menahan hasrat.
Cayla masih diam dengan tatapan heran seolah pertama kalinya melihat Abi menolak itu. dan Abi sudah meninggalkan Cayla kekamar mandi.
Ceklek..
Suara pintu kamar mandi terbuka dan sudah melihat Abi selesai mandi setelah 20 menit berlalu. Abi melihat gadisnya terbaring pun mendekati dan ikut berbaring. ''Maaf sayang. andai saja kamu istriku maka akan senang hati melakukan itu. tapi kenyataan kini kau masih kekasih ku dan aku tak mau menyentuh yang paling berharga didirimu hanya karena hasrat sesaat.
"Aku sangat sangat mencintaimu sayang. aku membutuhkan mu di hidupku. saat ini dan dimasa depan. kau harta paling terindah yang tuhan kirim untukku." seru Abi dan memeluk Cayla. Cayla yang mendengar itu semua hanya tersenyum manis dan menenggelamkan wajahnya di dada pidang Abi sang kekasih.
Sampai akhirnya mereka tertidur. beberapa saat sore berganti gelap pertanda hari sudah malam dimana sepasang kekasih telah bersiap siap untuk berangkat menuju bandara.
__ADS_1
Selama di perjalanan di dalam taxy tak henti hentinya sepasang kekasih itu bermesraan karena sebentar lagi mereka akan terpisahkan oleh jarak nan jauh. sesampai di depan pintu masuk bandara Cayla di gendong Abi dengan gaya dimana kedua kaki Cayla melingkar di pinggang lelakinya dan kedua tangannya berkalungkan keleher Abi dan dengan santainya Abi berjalan dengan tangan kanan di pinggang sang gadis dan tangan kiri menyeret koper besar.
Tentu saja merekan menjadi sorotan mata semua orang. Cayla masih menyembunyikan wajahnya di leher Abi seakan menghirup dalam dalam aroma kekasihnya itu.
Setelah memasuki tempat menunggu disana sudah terlihat 3 orang dengan 1 wanita paruh baya. siapa lagi kalau bukan kedua orang tua abi dan tentunya Ryan sang asisten pribadi Abi. dari kejauhan sudah terlihat Abi yang berjalan dan mengendong sang kekasih.
Mereka hanya tersenyum mengerti dimana dua sejoli tengah menikmati kebersamaan sebelum perpisahan itu. dan 3 kursi dari mereka juga terlihat sejelompok pemuda tampan yang tengah menunggu juga.
Dan kini Abi telah sampai di hadapan orang tuanya dan melepaskan genggaman tangan pada koper dan beralih memeluk Cayla dan menepuk pelan punggung gadisnya itu.
Panggilan sang penyeru suara pada orang orang di bandara itu untuk bersiap siap pada tujuan penerbangan selanjutnya akan lepas landas. dan diperintahkan untuk segera memasuki area penerbangan.
__ADS_1
Cayla dengan berat hati turun dari pinggang Abi dengan wajah yang sangat imut seperti seorang anak kecil yang kehilangan es creamnya. Abi hanya mampu tersenyum melihat kelakuan gadisnya.
Abi memeluk Ke dua orang tuanya dan memeluk Cayla dengan beberapa menit dan sesekali mendaratkan kecupan hangat yang di kening gadisnya yang masih dalam keadaan memeluk Abi.
Abi sangat bangga kala itu dimana mereka menjadi pusat perhatian orang orang. apalagi segerombolan pemuda tampan yang tak jauh dari mereka. mereka seketika merasa iri kepada Abi dimana melihat sesosok gadis cantik nan imut terlihat tak rela meles kepergian kekasihnya.
"Sayang. aku akan berangkat. jaga diri baik baik dan jaga hati tunggu aku kembali dan menemui mu. okay?" ucap Abi lembut dan jelas sambil mengecup lagi dan lagi kening gadisnya.
"You too babe, keep you eyes and heart for me, and I won't let you glance at any girl while there. paham!?" ucap Cayla serius pada Abi seraya mengkerucutkan bibir sexynya.
"Paham kapten. my love, my life, and my soul mate." ucap Abi mantap dan lagi lagi memeluk kekasihnya itu. "Aku berangkat sayang." seru Abi serak dan suara yang bergetar dan mulai melepaskan pelukan pada gadis kesayangannya.
__ADS_1
Tungguin besok upnya yah 😍 hari ini up 2 x ganti 1 x up kekurangan kemaren 😍🤗 salam hangat dari author.