Menantu Kedua Keluarga Lee

Menantu Kedua Keluarga Lee
Menantu Kedua Keluarga Lee


__ADS_3

Ae Gyo terbangun di pagi hari dan dikejutkan dengan kehadiran sosok Celia yang tengah berkutat di dapur. Mulutnya menganga tak percaya karena menantu yang tak pernah diharapkan di keluarga itu malah mengerti akan tugasnya dan langsung menempatkan dirinya sebagai menantu.


"Astaga! Celia? Apa yang kau lakukan?" seru Ae Gyo menghampiri Celia.


"Eh? Ibu? Ibu sudah bangun?" Celia tersenyum pada Ae Gyo sambil membawa makanan yang sudah ia masak ke atas meja makan.


"Celia, aku tidak menyangka kau bisa memasak? Apakah enak?" Meski memuji, tetap saja Ae Gyo ingin membuktikan jika masakan Celia memang enak.


Mata Ae Gyo berbinar ketika merasakan makanan masuk ke dalam mulutnya. "Ini sangat enak, Celia!"


Celia tersenyum lega.


"Bagaimana kau bisa melakukan ini?"


"Ibuku memiliki warung kecil-kecilan. Dan sejak kecil aku selalu membantu ibu."


"Ah, begitu ya. Maaf ya, aku jadi membangkitkan ingatanmu tentang ibumu."


"Tidak apa, Bu." Celia melanjutkan pekerjaannya menata makanan di meja.


Pukul 07.30 pagi, semua orang sudah siap dengan pakaian kerjanya dan berkumpul di meja makan. Byung Man bertanya siapa yang sudah menyiapkan sarapan sebanyak ini.


"Celia, sayangku. Menantu kedua kita yang sudah menyiapkannya." Ae Gyo dengan bangga menjawab pertanyaan suaminya.


"Hmm?" Byung Man nampak ragu. Namun ketika merasakan masakan Celia masuk ke dalam mulutnya, ia pun membulatkan matanya tak percaya.


Byung Man tak mampu berkata-kata. Ia hanya terus melanjutkan sarapannya hingga makanan itu tandas.


Kang Joon dan Celia saling pandang, lalu tersenyum. Sebuah helaan napas lega mereka keluarkan.


Tapi di satu sisi, Hye Ri makin memupuk kebencian pada Celia. Ia tak bisa terima jika Celia harus mendapat pujian dari mertuanya.


"Oh ya, Celia. Apa Mi Ran sudah bersekolah?" tanya Ae Gyo tiba-tiba.


"Sudah, Bu. Tapi..."


"Kalau begitu pindahkan saja sekolahnya! Yayasan sekolah Lee Ni sekarang dipegang oleh Hye Ri. Bukankah akan lebih baik jika Mi Ran sekolah disana saja?" usul Ae Gyo.


"Eh?!" Hye Ri dan Celia saling pandang.


Tatapan mata Hye Ri mengisyaratkan agar Celia menolak permintaan Ae Gyo.


"Itu ide yang bagus," sahut Byung Man. "Hye Ri, tolong kau urus kepindahan Mi Ran ke sekolah kita," lanjutnya.


Perintah Byung Man tentu saja tidak bisa dibantah lagi oleh Hye Ri. Ia hanya bisa mengangguk dan mencoba mengulas senyum.

__ADS_1


Sebelum berangkat bekerja, Kang Joon berpamitan lebih dulu pada Celia. Mereka sempat terlibat percakapan ringan di dalam kamar.


"Apa rencanamu selanjutnya? Apa kau ingin menjadi ibu rumah tangga saja?" tanya Kang Joon.


Celia terdiam. Pastinya ia juga menikmati peran sebagai istri dan menantu di keluarga Lee. Tapi, ada hal yang kadang membuatnya rindu dengan dunia hiburan yang sudah membesarkan namanya.


"Ayah bilang kau bisa kembali bekerja jika kau ingin. Lagipula kau bekerja pada paman Byung Han. Aku tidak terlalu khawatir untuk itu," lanjut Joon.


Celia tersenyum. "Baiklah. Jika memang pekerjaan itu tidak menyita waktu, aku akan mengambilnya."


Setelah kepergian Kang Joon, ponsel Celia berdering. Sebuah panggilan dari Jimmy Choo. Celia memutuskan untuk menemui manajernya itu di kantor NT Entertainment. Pastinya setelah mengantongi izin dari Ae Gyo.


Tiba disana, Celia bertemu dengan Byung Han yang menawarinya sebuah pekerjaan.


"Aku senang kakakku sudah menerimamu sebagai menantu di keluarga Lee. Ia juga berpesan agar kau tetap bisa berkarir. Tapi, kau harus tahu batasannya."


Celia nampak terdiam. Didepannya terpampang sebuah naskah film yang sangat bagus, menurutnya.


"Aku akan bermain dengan Henry Lau?" tanya Celia.


"Yeah. Chemistry yang kalian hasilkan membuat penonton puas. Tenang saja! Sesuai permintaan Kang Joon, tidak akan ada adegan yang berlebihan."


Celia nampak berpikir sejenak. Sudah sangat lama ia tidak kembali ke bisnis ini. Rasanya tidak mungkin jika menyia-nyiakan kesempatan begitu saja.


"Celia!" Byung Han menepuk bahu Celia. Anak asuhnya ini tidak juga memberikan jawaban.


Celia mengernyitkan keningnya. "Rendah diri?" Celia sama sekali tidak pernah merasa rendah diri dengan keluarga Lee.


"Maka dari itu, sebaiknya kau terima saja tawaran ini. Meski kau tidak bisa menyamai kedudukanmu dengan Hye Ri yang lulusan luar negeri."


"Apa? Luar negeri?" Celia makin tak paham.


"Yah, keluarga Lee hanya memilih menantu yang berkualitas, seperti Hye Ri. Dia cantik, pintar dan kuliah di luar negeri. Keluarganya juga berada."


Celia hampir saja tersedak mendengar semua kata-kata Byung Han.


"Kak Hye Ri lulusan luar negeri? Tidak bisa dipercaya!" batin Celia.


Usai menandatangani kontrak pekerjaan, Celia pergi dari gedung NT Entertainment dan menemui seseorang. Tentu saja orang itu adalah Hye Ri.


Celia ingin mencecar Hye Ri dengan beberapa pertanyaan. Celia mendatangi Hye Ri di kantornya, Yayasan keluarga Lee.


"Aku tidak percaya kakak akan berbohong sejauh ini hanya untuk menjadi seorang menantu di keluarga Lee. Kenapa kakak berbohong?!" bentak Celia.


"Diam kau! Kau tidak tahu apapun tentangku! Jadi jangan menghakimiku! Urus saja urusanmu sendiri!" Hye Ri mendorong tubuh Celia hingga terhuyung ke belakang.

__ADS_1


"Bibi Hye Mi pasti akan sangat sedih jika tahu kakak tidak mengakuinya!" Celia tak mau kalah.


"Ibuku sangat menyukai uang. Dia tidak akan keberatan jika aku berbohong demi uang! Kenapa? Kau keberatan?!" Hye Ri kembali mendorong tubuh Celia.


Celia menggeleng pelan. Tak ingin membuat keributan di kantor yayasan milik keluarga suaminya, Celia memilih pergi. Ia sudah berjanji pada Ae Gyo akan pulang sebelum makan malam.


#


#


#


Malam harinya, Celia sudah selesai menata makanan diatas meja. Lagi-lagi masakan Celia mampu membuat keluarga Lee kagum dengan rasanya yang pas.


"Hmm, ini baru menantu idaman. Dia adalah menantu kita, sayang." Ae Gyo memuji masakan yang dibuat Celia. Ia menatap sang suami yang juga ikut setuju dengan pendapat sang istri.


Celia dan Kang Joon tersenyum lega. Kini hubungan mereka benar-benar sudah direstui oleh Keluarga Lee.


Usai makan malam, Celia membersihkan sisa makanan yang ada di meja. Meski sedikit lelah, Celia berusaha yang terbaik sebagai seorang menantu.


"Kita harus bicara!" Seseorang tiba-tiba datang menghampiri Celia. Siapa lagi kalau bukan Hye Ri.


"Ada apa? Bicara saja disini!" ketus Celia. Perbincangan mereka siang tadi masih terngiang di benak Celia. Ia tidak percaya jika Hye Ri akan melakukan kebohongan sebesar ini hanya untuk mengangkat derajat sosialnya di mata orang lain.


"Kau! Ikut denganku!" Karena geram Hye Ri menarik lengan Celia dan membawanya ke taman belakang.


"Lepas! Apa mau kakak?" tanya Celia tak kalah geram.


"Aku benar-benar tidak percaya denganmu, Eun Chae. Bagaimana bisa hanya karena kau menyiapkan sarapan dan makan malam kau diterima di keluarga Lee. Ini sungguh tidak adil!"


Celia tersenyum seringai. Rupanya Hye Ri cemburu dengan keberhasilan yang Celia dapatkan.


"Aku bukan kakak yang harus melakukan kebohongan untuk menjadi menantu di keluarga Lee!" sarkas Celia.


"Apa katamu?! Kau pikir kau tidak memiliki kebohongan, hah? Lantas bagaimana dengan Mi Ran? Siapa ayah dari anak harammu itu?! Kenapa kau menyembunyikan identitas Mi Ran selama ini?" teriak Hye Ri sudah diambang batasnya.


"Mi Ran bukan anak kandung Celia!" Sebuah suara ikut menyahut dalam perbincangan panas malam itu.


"Kang Joon?" Celia mengernyit terkejut.


"Apa katamu?!" Hye Ri tertegun mendengar pengakuan Kang Joon.


"APA?!" Dan ternyata bukan hanya Hye Ri saja yang mendengar pernyataan Kang Joon, tetapi juga Byung Man dan juga Ae Gyo. Mereka mematung di tempat mereka berdiri.


Celia memejamkan mata sejenak. Ia tak percaya jika semua ini harus terbongkar sekarang. Hingga matanya menangkap sosok yang juga ikut mendengar pernyataan Kang Joon.

__ADS_1


"Mi Ran!" seru Celia yang melihat Mi Ran berlari meninggalkan tempat itu.


#tbc


__ADS_2