Menantu Kedua Keluarga Lee

Menantu Kedua Keluarga Lee
Mulai Terbongkar


__ADS_3

Kali ini Mi Ran mengikuti perintah Jae Joong ketika memintanya masuk ke dalam rumah. Jae Joong menatap tajam wanita yang ada di hadapannya. Siapa lagi kalau bukan Hye Ri.


Hye Ri selalu saja bisa merusak suasana hatinya.


"Apa sekarang kalian akan mulai go-public? Kau akan mengakui jika Mi Ran adalah anakmu?" sinis Hye Ri.


Jae Joong menggeleng pelan. "Apa kau benar-benar tidak memiliki rasa sayang sedikitpun terhadap Mi Ran. Dia adalah putrimu!" geram Jae Joong.


Hye Ri tertawa. "Aku tidak pernah menganggapnya sebagai anakku. Lagipula tidak akan ada yang percaya sekalipun kau mengatakannya ke seluruh dunia!" ucap Hye Ri percaya diri kemudian berlalu.


Jae Joong mengepalkan tangannya. "Kita lihat saja, Hye Ri. Aku akan membongkar semua kebohonganmu selama ini," tekad Jae Joong dalam hatinya.


#


#


#


Keesokan harinya di rumah sakit, Byung Man sudah sadarkan diri dan mulai membaik. Ia cukup terkejut karena Kang Joon menemaninya di rumah sakit.


"Kau disini?" tanya Byung Man.


"Iya. Bagaimana keadaan ayah? Apa sudah lebih baik?"


"Sudah. Terima kasih kau sudah menemani Ayah."


"Seharusnya Ayah mengatakan semua ini lebih awal. Kami akan sangat merasa bersalah jika terjadi sesuatu pada Ayah..."


Byung Man meminta Kang Joon mendekat. Tanpa aba-aba Byung Man memeluk putra bungsunya itu.


"Maafkan Ayah karena sudah banyak menyakitimu, Nak."


Kang Joon tersenyum. "Tidak! Akulah yang sudah banyak salah pada kalian."


Larut dalam keharuan, mereka tidak menyadari jika sejak tadi Ae Gyo memperhatikan interaksi mereka berdua. Kelegaan di hati akhirnya tercipta melihat anak dan ayah itu akur kembali.


Sementara itu, Jae Joong menyiapkan semua bukti-bukti untuk menghancurkan Hye Ri. Sudah cukup wanita itu merasakan senang diatas penderitaan Mi Ran dan Celia. Jae Joong tidak bisa tinggal diam.

__ADS_1


Dan hal pertama yang akan Jae Joong lakukan adalah menemui Kang Moon, suami Hye Ri.


"Kurasa sekarang riwayatmu akan tamat, Hye Ri." Jae Joong tersenyum menyeringai.


#


#


#


Setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit, Byung Man sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Dengan catatan tidak boleh terlalu banyak pikiran dan kelelahan. Jun Ho berpesan pada Ae Gyo agar teratur meminumkan obat untuk Byung Man.


"Terima kasih, Jun Ho." Ae Gyo mengusap lengan keponakannya itu.


"Tidak perlu berterimakasih, Bibi. Ini sudah menjadi tugasku."


Usai mengurus segala administrasi rumah sakit, Byung Man dan Ae Gyo meninggalkan rumah sakit. Kang Joon juga selalu mendampingi sang ayah yang kondisinya masih lemah.


Tiba di rumah, Byung Man disambut oleh Celia dan Mi Ran. Mi Ran langsung berlari memeluk Byung Man.


Byung Man malah tertawa kecil mendengar isak tangis Mi Ran.


"Iya, Kakek tidak akan sakit lagi." Byung Man menggandeng tangan Mi Ran lalu menuju kamarnya.


"Ayah!" sapa Kang Moon. "Syukurlah ayah sudah baik-baik saja," lanjutnya.


Byung Man hanya mengangguk. Tampak Hye Ri berdiri disamping Kang Moon.


"Ayah, apa ayah ingin makan? Aku sudah menyiapkan makanan untuk Ayah." Hye Ri ikut menyahut untuk mencari perhatian ayah mertuanya.


Byung Man hanya menatap Hye Ri sekilas kemudian beralih pada Celia.


"Celia, siapkan makanan untukku!" titah Byung Man.


"Eh?" Celia nampak kebingungan. Pasalnya ia yang sebenarnya akan memasak untuk kepulangan Byung Man di cegah oleh Hye Ri. Kali ini Hye Ri yang menyiapkan makanan. Tentu saja Celia tak ingin berdebat dan memilih mengalah.


Namun siapa sangka jika Byung Man ternyata malah percaya kepada Celia ketimbang menantu pertamanya.

__ADS_1


"Ayah! Aku sudah buatkan makanan untuk ayah." Hye Ri tidak terima Byung Man menolak masakannya.


"Aku hanya ingin makan masakan Celia. Celia, cepat siapkan!"


"Eh? Baik, Ayah."


Dengan sigap Celia segera menuju dapur dan menyiapkan sup untuk Byung Man. Hye Ri mengepalkan tangan karena ayah mertuanya menolak memakan masakannya. Ia ingin protes lagi tapi dicegah oleh Kang Moon.


"Sudahlah, jangan buat keributan!" ucap Kang Moon ketika mereka sudah berada di dalam kamar.


"Sayang, apa kau lihat tatapan ayahmu padaku? Sebenarnya aku salah apa padanya, hingga ia tidak mau memakan masakanku. Aku bahkan tidak memberinya racun!" kesal Hye Ri.


"Hentikan! Aku lelah, aku ingin istirahat. Lagipula yang ayah katakan memang benar. Masakanmu dan masakan Celia lebih enak masakan Celia. Kau harus mengakui jika kau kalah darinya!"


Hye Ri menganga tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh suaminya. Bukannya membela sang istri malah menjatuhkannya. Hye Ri yang kesal akhirnya naik keatas ranjang dan membelakangi Kang Moon yang sudah lebih dulu merebahkan diri.


Sementara itu, Ae Gyo menegur suaminya yang dirasa bicara kurang sopan pada Hye Ri. Meski Ae Gyo tidak menyukai Hye Ri, tapi ia berusaha menghargai usaha Hye Ri untuk menyenangkan ayah mertuanya. Meski akhirnya harus gagal karena Byung Man lebih menyukai masakan Celia.


"Sayang, lain kali jangan lakukan itu lagi. Bagaimanapun juga, Hye Ri adalah menantu pertama kita."


Byung Man terlihat menghela napas. Saat di rumah sakit, Byung Man mendapatkan sebuah surat kaleng yang isinya tentang kebohongan Hye Ri. Tak ingin mempercayai begitu saja, Byung Man pun menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki latar belakang Hye Ri yang sebenarnya.


Dan benar saja, Hye Ri bukanlah anak orang kaya seperti yang diakuinya. Bahkan dia juga bukan lulusan universitas luar negeri. Byung Man menyesal karena sudah kecolongan.


Yang lebih mengejutkan, Hye Ri ternyata memiliki hubungan keluarga dengan Celia. Byung Man tidak habis pikir kenapa mereka seakan bersikap tidak saling mengenal. Byung Man akan menyelidiki semua lebih lanjut. Termasuk tentang kecelakaan Sang Mi, ibunda Celia yang meninggal secara misterius. Tabrak lari yang waktunya hampir bersamaan dengan Hye Ri yang mengganti mobilnya.


"Sayang, bukankah Jun Ho sudah bilang kau jangan terlalu banyak pikiran. Sebenarnya apa yang kau pikirkan?"


Byung Man tersenyum. "Aku baik-baik saja, Istriku. Mari kita tidur!" Byung Man memeluk Ae Gyo dan mengajaknya naik ke atas ranjang.


Di tempat berbeda, Jae Joong merasa sedikit bersalah karena harus melibatkan Byung Man dalam hal ini. Apalagi kondisi Byung Man yang baru saja sembuh dari sakit.


Namun Jae Joong tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Ia yakin Byung Man bisa menemukan semua jawaban dari teka teki yang diberikannya.


Jae Joong sudah bersiap untuk pergi dari kota ini setelah semua ini selesai. Ia juga akan meminta maaf pada keluarga Lee karena sudah melakukan ini.


"Tinggal sebentar lagi, semuanya akan berakhir. Hye Ri, kau harus mendapatkan balasan dari perbuatanmu..."

__ADS_1


__ADS_2