Mencari Calon Istri

Mencari Calon Istri
Hari Yang Sial


__ADS_3

Saga dengan langkah sombongnya keluar dari mobilnya. Menjadi orang tampan yang kaya itu sangat menyenangkan, pikirnya.


Lihatlah semua cewek memandang takjub padanya. Saga tersenyum ramah saat melewati cewek-cewek yang mengerubunginya.


'Apakah gue setampan itu?, Ya tentu saja' Batinnya sambil tersenyum puas saat para gadis-gadis itu bersorak-sorak memanggil namanya.


Sungguh ini pagi yang sangat menyenangkan.


"Hay bro, makin-makin aja ya lo tiap hari"Sapa Dino teman karibnya Saga.


"Gue gitu, orang paling terganteng di sini" Saga menaikkan sebelah alisnya.


"Hmm, nyesel gue muji lo pagi-pagi" Dino kemudian berlalu meninggalkan Saga yang masih senyum-senyum sendiri.


"Hay kak" Sapa seorang cewek manis yang tiba-tiba sudah berada di hadapi Saga.


"Oh ya?" Saga tampak merapikan rambutnya.


"Boleh poto bareng kakak gak?" Cewek itu menyodorkan hpnya.


Saga menatap Dino yang masih menatapnya dari kejauhan, sambil tersenyum sombong. Yang di balas oleh tatapan malas dari Dino.


Hal ini sudah biasa bagi Saga, menjadi orang populer itu membuatnya sibuk dengan para fans-fans nya.


"Boleh gak kak?" Tanya cewek itu lagi saat todak mendapat respon dari Saga.


"Untuk cewek manis kayak kamu apa yang gak boleh" Saga tersenyum manis pada cewek itu.


"Hehehe, kakak bisa aja" Cewek itu tersipu malu.


Setelah acara poto-poto dan ngobrol-ngobrol sebentar Saga langsung menghampiri Dino yang masih menunggumu di ujung parkiran mobil.

__ADS_1


Saga dan Dino berjalan beriringan menyusuri koridor. Dan tidak lupa Saga selalu tersenyum manis saat ada segerombolan cewek-cewek yang yang menegurnya.


'Kalau gini pasti semua cewek mau jadi calon istri gue, gue tuh udah ganteng, kaya lagi' Saga tersenyum-senyum sendiri sambil memjamkan matanya.


Ha, hidup ini sseperti surga baginya.


"Hey, awas!" Teriak seseorang dari arah belakang Saga.


Saga tak mengubrisnya, malah masih santai dengan khayalannya.


Dino menoleh kebelakang dan refleks ia menghindar saat ada seorang cewek berlari menuju ke arah mereka.


Bruukkk. Seperti itu lah kira-kira suara Saga yang terjatuh karena di tabrak dari belakang oleh cewek itu.


"Aduhhhh" Pekik Saga saat cewek itu juga ikut terjatuh, dan naasnya cewek itu jatuh diatas tubuh Saga.


"Oy, minggir lo dari badan gue!" Teriak Saga.


"Sorry, sorry" Ujar cewek itu langsung bangun.


"Harus di abadikan ini" Sorak cewek yang satu lagi dan lansung mempoto Saga yang masih tersungkur di lantai.


'Sial 'Batin Saga sambil mengepal kuat tangannya. Saga pun langsung berdiri.


"Eh lo gak punya mata ya?" Tanya Saga datar pada cewek yang masih sibuk mengutip buku-buku yang bertebaran.


"Punya" Jawab cewek itu acuh.


"Tsk, lo" Saga semakin geram melihat cewek itu yang tidak mengubrisnya.


"Kalau cowok udah habis lo gue bikin" Saga menatap tajam cewek itu yang kini sudah berdiri tegap di hadapan Saga.

__ADS_1


"Maaf, tadi kan udah aku bilang awas. Salah sendiri" Cewek itu tampak memilin ujung bajunya.


"Lo ya" Saga yang sudah emosi langsung menarik kerah baju Cewek itu.


"Oh my god, kak Saga nyiksa cewek?" Teriak cewek-cewek itu makin heboh dan semakin ramai saja orang yang berkumpul melihat insiden melakukan ini.


"Udah ga!" Dino menarik tangan Saga.


"Apasih " Saga menatap nyalang Dino.


"Tengok tu cewek udah mau nangis aja lo buat" Bisik Dino di telinga Saga.


Saga melihat ke arah cewek itu, memang benar cewek itu sepertinya sudah sedikit terisak.


"Salah sendiri sih" Saga dengan kesal meninggalkan cewek itu.


Berkurang sudah image dia mata para fans-fans nya.


'Eh, tapi kan bukan gue yang salah ' Saga kembali santai dan mencoba melupakan insiden tadi.


"Lo main pergi aja" Dino menepuk pundak Saga dari belakang.


"Hmm" Saga hanya bergumam.


"Emosi an banget lo tadi" Ujar Dino yang masih mengungkit-ungkit kejadian tadi.


"Gimana gak emosi, gara-gara dia hilang image gue dimata para cewek" Ujar Saga kesal.


"Ya, sebetulnya gak sepenuhnya salah dia jugak sih" Dino bergumam pelan.


"Maksud lo?" Saga menghentikan langkahnya.

__ADS_1


"Tadi kan dia udah teriak-teriak nyuruh kita minggir, tapi lo malah diem aja" Jawab Dino acuh.


"Gue tu bukan babu dia, enak banget dia nyuruh-nyuruh gue" Saga dengan langkah sombong nya kemudian pergi menuju kelasnya


__ADS_2