
Saga menatap malas ke arah papan tulis. Matanya sudah mulai terpejam, tidak kuat lagi dengan kantuknya.
"Hoam" Saga menguap lebar.
"Ck, tutup mulut lo kebo!" Dino menggeplak kepala Saga.
"Sakit ****" Saga balas memukul kepala Dino.
"****, sakit banget" Dino menatap nyalang ke arah Saga, sambil mengelus pelan kepalanya yang di pukul Saga tadi.
Saga tak menghiraukan Dino, ia masih sibuk dengan kantuknya. Untung saja sebentar lagi jam istirahat.
Benar saja, tidak lama kemudian bell istirahat pun berbunyi.
"Hoam" Saga menjatuhkan kepalanya ke meja nya.
"Ck, gue mau ke kantin. Lo mau ikut apa tidur disini?" Tanya Dino sambil beranjak dari tempat duduknya.
Saga berfikir sebentar, ia tidak lapar. Tapi dia juga tidak mau kalau tinggal di kelas tanpa Dino. Alih-alih bisa tidur, yang ada nanti cewek-cewek pada ngerubunginya.
Ok lebih baik ke kantin, pikirnya.
Saga pun mengejar Dino yang yang sudah berjalan sampai pintu keluar kelas.
"Gue kira lo mau molor" Ujar Dino sambil melirik Saga yang tiba-tiba jalan di sampingnya.
"Hehehe" Saga cuma cengar-cengir menanggapi perkataan Dino.
__ADS_1
"Lihat tu cewek-cewek lagi lihatin lo!" Dino berkata pelan di telinga Saga.
Saga melihat ke arah pandangan Dino, memang benar sekumpulan cewek-cewek itu sedang menatap takjub ke arahnya.
"Siang kak" Sapa mereka kompak saat Saga dan Dino lewat di depan mereka.
Saga hanya tersenyum tipis sambil mengangguk pelan.
"Tumben gak lo sapa balik?" Tanya Dino saat mereka sudah melewati cewek-cewek itu.
"Lagi bad mood gue" Jawab Saga singkat.
"Ada masalah?" Tanya Dino lagi.
"Gak" Jawab Saga malas.
"Ooo" Dino mengangguk mengerti.
"Hay" Audi melambaikan tangannya, saat jarak antara mereka semakin dekat.
Saga diam mematung, tidak tahu harus balas melambai atau bagaimana. Akhirnya Saga memberanikan diri membalas lambaian tangan Audi.
"Ni" Ujar Audi malah menghampiri Dino, sambil memberikan sebuah bungkusan.
Saga menatap Audi tak suka. Ia pikir tadi Audi mau menghampirinya. Ternyata malah menghampiri Dino.
Tunggu ada hubungan apa antara Dino dan Audi? Saga menatap Dino yang masih berbicara dengan Audi.
__ADS_1
"Eh ada lo juga?" Tanya Audi saat sadar kalau ada Saga juga di sini.
"Apa?" Tanya Saga angkuh.
Audi menatap heran ke arah Saga.
'Ni anak ada masalah kejiwaan kayaknya ' Batin Audi.
"Oh iya, harus di makan sampai habis katanya" Audi kembali mengobrol dengan Dino.
"Pasti" Jawab Dino sambil tersenyum manis pada Audi.
'Apa-apaan mereka ini? ' Tanya Saga pada dirinya sendiri.
"Kalau gitu gue luan ya" Ujar Audi ."Luan ya Dino, Saga" Setelah itu Audi pergi meninggalkan Saga dan Dino.
"Apaan tuh?" Tanya Saga sambil melihat ke arah bingkisan yang di berikan oleh Audi tadi.
"Makanan dari cewek gue" Jawab Dino sambil tersenyum bangga.
"Hah, cewek lo?" Saga balik bertanya.
"Iya" Jawab Dino.
"Yang tadi itu, siapa si Audi?" Tanya Saga sedikit ngegas.
"Apaan aih gak usah treak-treak juga" Dino menatap Saga datar. "Audi tu temannya pacaran gue" Ujar Dino.
__ADS_1
"Ooo gue kira si Audi itu pacar lo" Kata Saga sewot.
"Ck" Dino berdecak pelan.