
FLASHBACK ON
Papi Erick sangat penasaran kenapa putrinya ingin pergi keluar negeri tanpa memberitahu Erick .
Ia pun memutuskan pergi mengunjungi rumah Erick , ia berpura-pura menanyakan keberadaan putrinya .
Ting tong
ceklekk
"tuan Adinata , silahkan masuk". ucap pak Jaka
"di mana Naya?? aku sangat merindukannya".
"nyonya , nyonya sedang keluar tuan". ucap Jaka gugup .
'sepertinya ia menutupi sesuatu'. batin papi Fahri
"sayang sekali , padahal aku sangat merindukannya!! sudah lama dia tidak pulang ke rumah". dalih papi Fahri .
"jika nyonya pulang saya akan memberi tahunya jika anda kemari".
"haaa baiklah!! mmm apa aku bisa kekamar mandi". dalih papi Fahri
__ADS_1
"silahkan tuan , lewat sini".
papi Fahri pun berjalan menuju kamar mandi , tanpa sengaja ia mendengar beberapa pelayan sedang bergosip .
"bagaimana ini , ayah nyonya Naya sedang mencari nyonya". ucap pelayan 1
"bagaimana kita harus menyampaikan pada nyonya , bahkan nyonya sudah 3 hari ini tidak pulang ke rumah". ucap pelayan 2
"aku merasa bersalah pada nyonya , waktu tuan Erick mengasarinya terakhir kali kita tidak bisa menolongnya". ucap pelayan 3 sedih
"benar padahal sekarang nyonya sudah sangat baik pada kita , bahkan sempat minta maaf pada kita karena kesalahannya sebelum dia amnesia". ucap pelayan 1
Setelah mendengar percakapan para pelayan papi Fahri pun sangat marah .
FLASHBACK OFF
"pi aku minta maaf , tolong jangan pisahkan aku dengan Naya". Erick memohon
"sekarang bisa kau minta maaf , saat kau memperlakukan putri ku dengan kasar di mata hati nurani mu??". Geram papi Fahri
"aku tau aku salah karena itu aku minta maaf , aku khilaf!!! aku benar-benar di butakan oleh rasa cemburu".
"cemburu!!! apapun yang istri mu lakukan kau tak berhak berlaku kasar pada wanita , masih banyak cara lain mengekspresikan kemarahan atau kekesalanmu!! bukannya bertindak kasar".
__ADS_1
"aku mohon pi aku tidak ingin berpisah dari Naya , aku akan meminta maaf pada Naya".
"apa kau pikir aku akan mempertemukan dirimu dngan putri ku setelah kau memperlakukannya dengan buruk??? jangan mimpi kamu".
"pi di mana Naya?? Naya itu istri Erick pi".
"dan dia adalah putriku satu-satunya , dan kau takkan pernah tau di mana keberadaannya!!! aku tau pernikahan kalian di dasari oleh kesepakatan bisnis , saat itu aku ingin menolaknya . Tapi sayang Naya sudah jatuh cinta padamu saat pertama melihatmu dan memohon padaku agar menyetujui pernikahan kalian , jika bukan karena permintaan Naya yang sangat ingin menikah denganmu . aku takkan pernah membuat putriku menikah hanya karena urusan bisnis".
'ternyata Naya sudah mencintaiku sejak awal'. batin Erick
"aku.. aku juga mencintai Naya pi!!! Beri Erick kesempatan sekali lagi pi , Erick janji Erick bakalan perlakuin Naya dengan baik!! Jika Erick ngelanggar janji Erick , Erick akan terima jika papi meminta kami bercerai".
Papi Erick menghela nafas panjang , ia tau keputusan tak berada di tangannya melainkan di tangan putrinya .
Ia tau jika ia memaksa dan membuat mereka bercerai Naya (Ami) akan sangat kecewa padanya .
"Baiklah!! Tapi sementara waktu kau tak akan bertemu dengan Naya , ia ingin menenangkan hati dan pikirannya sebelum ia memutuskan apa dia ingin berpisah denganmu atau mempertahankan rumah tangga kalian".
"Baik pi , Erick mengerti".
Papi Fahri masih terlihat kesal , ia meninggalkan Erick sendiri di ruang tamu .
Setelah papi Fahri Erick pun memutuskan untuk pulang .
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT LIKE AND KOMENTNYA YAH MAKASIH