
"permainin??permaluin??jaga jarak?? cerai?? kok kamu tega ngomong kayak gitu??".
"yah terus aku harus pikir apa , dengan perubahan kamu yang drastis kayak gini".
"karena setelah kamu pergi aku baru sadar kalau aku sudah jatuh cinta sama kamu".
"apa??kamu gak lagi ngerjain aku kan??".
"gak donk sayang , aku serius!!". ucap Erick kembali memeluk Ami .
"yah udah lepasin , aku mau bikin kue!! entar gak jadi-jadi gara-gara kamu gangguin".
"mau aku bantuin gak??".
"emank kamu bisa??".
"bisa donk!! gini-gini aku pinter masak loh".
"kok bisa??".
"aku kan pernah tinggal sendiri di amerika , aku gak di fasilitasin apa-apa sama papa".
"kenapa??".
"katanya aku harus berusaha sendiri agar aku bisa memimpin perusahaan Wijaya dengan baik".
"ohh".
"kita mulai dari mana??".
"kamu pakai celemek dulu gih , entar baju kamu kotor lagi".
"oke".
Sebenarnya Ami masih sangat canggung dengan sikap Erick yang berubah drastis , tapi dia gak mau terlalu memikirkannya .
Kemudian Erick dan Ami pun memulai membuat kue .
Sekitar 45 menit akhirnya kue yang ia buatpun selesai .
Setelah itu merekapun memanggil para pelayan untuk mencicipi kue .
__ADS_1
"Kok kamu panggil pelayan untuk nyicipin kue buatan kita??".
"Emank gak boleh??".
"Mmm gak sih".
"Toh emank niatnya bikin kue karena pengen deket ada ma orang-orang di rumah ini".
"Iya iya kamu bisa lakuin apa aja kok yang kamu mau!!".
Para pelayan pun berdatangan , sebenarnya mereka segan .
Namun Erick ternyata mepersilahkan mereka .
"wah ini enak banget tuan , nyonya!! terima kasih".
"iya ini enak banget".
'aku emank salah menilaimu selama ini Naya , aku sangat menyesal'. batin Erick .
Setelah memakan kue , Erick mengajak Ami pergi berjalan-jalan .
"gak , males".
"jadi kamu mau di rumah aja??".
"iya".
'apa dia masih marah'. batin Erick .
"yah udah kalau gitu". ucap Erick pasrah , ia tak ingin memaksa Ami lagi .
---------++
Sebulan kemudian , Ami semakin bingung akan perasaanya .
Ami semakin nyaman dengan Erick karena perubahan sikapnya , semakin hari Erick semakin lembut dan perhatian , ia juga di penuhi kasih sayang .
Sedangkan Juan masih sama , lembut , perhatian , bersikap hangat , penuh kasih sayang dan juga sangat pengertian .
"gak mungkin kan aku suka ma dua orang sekaligus?? gak..gak itu gak mungkin!!". gumam Ami sambil menggeleng-gelengkan kepalanya .
__ADS_1
"kenapa kamu geleng-gelengin kepala??".
"haaa , gak apa-apa kok".
"habis ini kita mau kemana lagi??". tanya Juan
(lagi kencan ma Juan)
"aku mau pulang aja , aku gak enak badan".
'aku ada janji makan malam sama Erick , kalau aku ngelanggar bisa-bisa dia malah nyariin aku'. batin Ami
"yah udah , aku anterin kamu pulang".
"oke".
(dianterinnya cuman sampai rumahnya papi Fahri , kalau dianterin di rumah Erick kan bakalan ada banteng ngamuk 😂😂😂)
Setelah sampai di rumah papi Fahri dan Juan pun pulang , Ami pun menelpon Erick agar menjemputnya .
(Alasan Ami , pengen ke temu papinya karena kangen 😅😅😅)
"maaf karena membohongi kalian , tapi tunggulah sebentar sampai aku yakin pada perasaanku". gumam Ami merasa bersalah .
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT LIKE AND KOMENTNYA YAH MAKASIH
*PARA READERS PASTI KESALKAN DAN BERPIKIR APA BEDANYA AMI DAN NAYA JIKA SEPERTI INI!!!
BEDA KOK SOALNYA AMI GAK TIDUR MA MEREKA KECUALI PADA SAAT ERICK MAKSA DIA SEBELUM DIANYA KABUR , PADA SAAT ITU DOANK KOK*.
JANGAN KESSEL YAH PISS ✌✌✌
DAN BUAT YANG NANYA APA AMI AKAN BERSIKAP SEPERTI NAYA!!
JAWABANNYA BIG NO!
TAPI KARENA KEBINGUNGANNYA YANG BIKIN KONFLIK DI KEHIDUPAN AMI SAMPAI AKHIRNYA INGATANNYA PULIH .
STAY TERUS YAH 😉😉😉
__ADS_1