
Naomi Ayunda atau akrab dengan nama Ami memutuskan tak menerima beasiswa di jakarta karena permintaan mamanya .
"Nak kamu tidak apa-apakan karena tidak jadi kuliah di jakarta??".
"Tidak apa-apa kok ma , di manapun aku kuliah menurutku sama saja . Semuanya tempat menimba ilmu buat masa depan aku".
"Makasih sayang".
Bukan tak ingin tau kenapa mamanya tak ingin pindah ke jakarta , tapi Ami yakin bahwa mamanya pasti punya alasan yang kuat untuk hal itu .
Kepala sekolah dari sekolah Ami pun merekomendasikan Ami ke universitas dimana sahabatnya menjadi rektor di sana .
Dan Ami pun menerimanya dan medaftarkan dirinya di fakultas hukum .
--------
Tak butuh waktu lama Ami memiliki banyak teman , karena selain pintar Ami juga sangat cantik , baik , ramah dan pastinya tubuhnya yang putih mulus dengan memiliki bentuk tubuh Hourglass .
Bentuk tubuh bak jam pasir yang menonjolkan bagian dada dan bokongnya , dan tentu saja itu yang sangat menarik untuk para lelaki selalu meliriknya .
Begitu pula dengan Naomi Natasya atau akrab dengan panggilan Naya .
Yah tidak dipungkiri ia juga cantik dan memiliki bentuk tubuh yang sama dengan Ami namun ia sangat angkuh .
------------
Hari minggu Naya yang baru pulang dari mall merebahkan tubuhnya di sofa .
"Bi". Teriak Naya
"Iya non".
__ADS_1
"Papi sama oma mana??".
"Tuan dan nyonya besar pergi , katanya ada urusan bisnis diluar negeri non".
Senyum Naya mengembang mengetahui papi dan omanya sedang pergi .
"Ya udah sana".
Naya dengan cepat mengambil kunci mobilnya dan melajukannya dengan kencang .
Sampai di sebuah apartemen mewah .
Ting tong
Ceklekk
Seorang pria tampan membuka pintu tersebut , dengan sigap Naya memasuki apartemen tersebut dan mendaratkan ciumannya ke bibir pria itu .
Dengan kaki Naya mendorong pintu apartemen agar tertutup , masih dangan bibor yang masih menempel . Alan tak menyia-nyiakan kesempatannya , ia memasukkan tangannya ke baju Naya dan menyelipkan tangannya ke dalam bra Naya .
"Eemmmhh" lenguh Naya .
Alan membawa Naya ke sofa tanpa melepas ciumannya , ia membaringkan tubuh Naya .
Alan dengan cepat membuka baju Naya dan melepas branya , pandangan yang menarik bagi Alan .
Tak tinggal diam ia *** sebelah payudara Naya dan satunya lagi di emutnya gemas .
Sedangkan tangannya sudah masuk kedalaman milik Naya , Alan memasukkan jarinya dan menggerakkannya .
"Aakkkhhhh fast emmmhhh faster baby". Pinta Naya .
__ADS_1
sesuai keinginan Naya , Alan kini memasukkan dua jari kedalam *** Naya dan menggerakkannya semakin cepat .
"Akkhhh emhhh aakkkhhhhhhh". Desahan panjang yang menadakan Naya sudah mencapai klimaks untuk yang pertama .
"Sayang cepat masukin , aku udah gak tahan". Pinta Naya yang sudah tak tahan dengan gairahnya .
Tentu ini yang sangat di nanti oleh Alan .
Ia membuka baju dan celananya hingga kini ia sudah telanjang bulat .
Dan iapun memasukkan miliknya ke dalam *** Naya .
Hentakkan demi hentakkan ia berikan pada Naya yang sangat menikmatinya .
"Akhhh sayang enak banget akhh terusin sayaanggg akkhhh punya kamu emank nikmat". Desah Naya
"Sesuai keinginanmu tuan putriku".
Alan menguatkan hentakkannya , dan tentu saja makin membuat Naya terbuai .
Alan terus menciumi tengkuk leher dan dada Naya dengan sesekali melumat bibir mungilnya .
"Akkhh sayang aku udah mau akkhh keluar". Ucap Naya
Alan mempercepat hentakkannya namun tetap kuat , dan
"Aakkkhhhhhhh". Erangan mereka berdua , yang menandakan mereka sudah mencapai klimaksnya bersamaan .
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT LIKE AND KOMENTNYA YAH , MAKASIH
__ADS_1