Mengambil Kehidupan Kembaranku

Mengambil Kehidupan Kembaranku
BAB 3 Masuk Universitas


__ADS_3

Naomi Ayunda atau akrab dengan nama Ami memutuskan tak menerima beasiswa di jakarta karena permintaan mamanya .


"Nak kamu tidak apa-apakan karena tidak jadi kuliah di jakarta??".


"Tidak apa-apa kok ma , di manapun aku kuliah menurutku sama saja . Semuanya tempat menimba ilmu buat masa depan aku".


"Makasih sayang".


Bukan tak ingin tau kenapa mamanya tak ingin pindah ke jakarta , tapi Ami yakin bahwa mamanya pasti punya alasan yang kuat untuk hal itu .


Kepala sekolah dari sekolah Ami pun merekomendasikan Ami ke universitas dimana sahabatnya menjadi rektor di sana .


Dan Ami pun menerimanya dan medaftarkan dirinya di fakultas hukum .


--------


Tak butuh waktu lama Ami memiliki banyak teman , karena selain pintar Ami juga sangat cantik , baik , ramah dan pastinya tubuhnya yang putih mulus dengan memiliki bentuk tubuh Hourglass .


Bentuk tubuh bak jam pasir yang menonjolkan bagian dada dan bokongnya , dan tentu saja itu yang sangat menarik untuk para lelaki selalu meliriknya .


Begitu pula dengan Naomi Natasya atau akrab dengan panggilan Naya .


Yah tidak dipungkiri ia juga cantik dan memiliki bentuk tubuh yang sama dengan Ami namun ia sangat angkuh .


------------


Hari minggu Naya yang baru pulang dari mall merebahkan tubuhnya di sofa .


"Bi". Teriak Naya


"Iya non".

__ADS_1


"Papi sama oma mana??".


"Tuan dan nyonya besar pergi , katanya ada urusan bisnis diluar negeri non".


Senyum Naya mengembang mengetahui papi dan omanya sedang pergi .


"Ya udah sana".


Naya dengan cepat mengambil kunci mobilnya dan melajukannya dengan kencang .


Sampai di sebuah apartemen mewah .


Ting tong


Ceklekk


Seorang pria tampan membuka pintu tersebut , dengan sigap Naya memasuki apartemen tersebut dan mendaratkan ciumannya ke bibir pria itu .


Dengan kaki Naya mendorong pintu apartemen agar tertutup , masih dangan bibor yang masih menempel . Alan tak menyia-nyiakan kesempatannya , ia memasukkan tangannya ke baju Naya dan menyelipkan tangannya ke dalam bra Naya .


"Eemmmhh" lenguh Naya .


Alan membawa Naya ke sofa tanpa melepas ciumannya , ia membaringkan tubuh Naya .


Alan dengan cepat membuka baju Naya dan melepas branya , pandangan yang menarik bagi Alan .


Tak tinggal diam ia *** sebelah payudara Naya dan satunya lagi di emutnya gemas .


Sedangkan tangannya sudah masuk kedalaman milik Naya , Alan memasukkan jarinya dan menggerakkannya .


"Aakkkhhhh fast emmmhhh faster baby". Pinta Naya .

__ADS_1


sesuai keinginan Naya , Alan kini memasukkan dua jari kedalam *** Naya dan menggerakkannya semakin cepat .


"Akkhhh emhhh aakkkhhhhhhh". Desahan panjang yang menadakan Naya sudah mencapai klimaks untuk yang pertama .


"Sayang cepat masukin , aku udah gak tahan". Pinta Naya yang sudah tak tahan dengan gairahnya .


Tentu ini yang sangat di nanti oleh Alan .


Ia membuka baju dan celananya hingga kini ia sudah telanjang bulat .


Dan iapun memasukkan miliknya ke dalam *** Naya .


Hentakkan demi hentakkan ia berikan pada Naya yang sangat menikmatinya .


"Akhhh sayang enak banget akhh terusin sayaanggg akkhhh punya kamu emank nikmat". Desah Naya


"Sesuai keinginanmu tuan putriku".


Alan menguatkan hentakkannya , dan tentu saja makin membuat Naya terbuai .


Alan terus menciumi tengkuk leher dan dada Naya dengan sesekali melumat bibir mungilnya .


"Akkhh sayang aku udah mau akkhh keluar". Ucap Naya


Alan mempercepat hentakkannya namun tetap kuat , dan


"Aakkkhhhhhhh". Erangan mereka berdua , yang menandakan mereka sudah mencapai klimaksnya bersamaan .


SELAMAT MEMBACA


JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT LIKE AND KOMENTNYA YAH , MAKASIH

__ADS_1


__ADS_2