
"kamu dari mana??". tanya oma Mira
"oma , udah pulang??".
"iya , kamu darimana??".
"Naya habis jalan sam Juan" ucap Ami pelan
"ohh". oma Mira mengangguk .
"oma , Naya boleh minta tolong gak??".
"minta tolong apa??".
"boleh gak kalau Erick kesini jemput Naya , terus nanya ke oma apa Naya seharian disini di iyain aja".
"emank kami izinnya kamu kesini??".
"iya , masa' iya Naya bilang kalau Naya mau jalan ma Juan kan gak mungkin".
"yah udah".
"beneran oma??".
"iya , apa sih yang oma tidak bisa lakuin untuk cucu oma".
"yeiii asik , oma emank yang terbaik". ucap Ami girang seranya memeluk oma Mira .
"kalau gitu Naya ke kamar dulu ganti baju , Erick bentar lagi kesini".
"yah udah gih sana , lagian bau kamu udah bau parfum cowok".
"hehe iya". Ami berlari-lari kecil menaiki tangga menuju kamarnya .
Sementara Ami bersiap-siap Erick pun datang .
"met malam oma". sapa Erick yang melihat oma Mira duduk diruang tamu memegang majalah .
"ehh nak Erick , mau jemput Naya yah??".
"iya oma".
"ayo silahkan duduk" oma Mira mempersilahkan Erick duduk .
"bi panggilin Naya , bilang suaminya sudah datang".
__ADS_1
"baik nyonya besar".
pelayan tersebut lalu bergegas memanggil Ami .
"sekali-sekali kamu dan Naya nginap dong disini".
"hmm iya oma , Naya tadi...".
"Naya tadi seharian marah-marah".
"kok bisa oma".
"soalnya papinya ada diluar negeri dan tidak bisa dihubungi padahal ini akhir pekan , dia bilang dia kangen banget sama papinya tapi malah tidak bisa ketemu!!!".
"jadi papi tidak ada dirumah".
"iya , karena takut cucu kesayangan oma makin ngambek oma lebih memilih tinggalin kantor dan nemenin dia disini".
"ohh gitu".
Tok tok tok
"masuk" jawab Ami
"oh iya , aku akan segera turun".
pelayan tersebut pun pamit .
"hufffttt tenang Naya , jangan buat dirimu di curigai oleh Erick". Ami berusaha menenangkan dirinya .
Dengan anggun ia berjalan menuruni tangga dan tersenyum pada Erick .
"udah lama??".
"baru aja".
"yuk".
"permisi oma". ucap Erick
"ingat yah nanti kalau kesini kalian harus nginep".
"sip oma , dan oma".
"dah".
__ADS_1
Ami dan Erickpun berjalan beriringan keluar sambil bergandengan .
Erick melajukan kendaraanya menuju sebuah restoran mewah .
Ia sudah membooking seluruh restoran tersebut agar tak diganggu oleh orang lain .
"hmm rick kok gak ada orang yah??".
"ya iyalah kan aku udah booking restoran ini".
"haaa , kok gitu".
"loh kok kamu nanya gitu , emank gak boleh makan malam berdua tanpa ada yang ganggu??".
"boleh sih , hanya saja aku ngerasa aneh aja".
"aneh??".
'gak tau kenapa aku ngerasa kurang nyaman ditempat-tempat seperti ini , seakan gaya ini bukan aku'. ucap Ami dalam hati
'merasa aneh , bukannya Naya adalah wanita glamor dan sangat suka dengan kemewahan kenapa dia merasa aneh . Setahu ku meski seseorang hilang ingatan tapi dia tetap merasa nyaman karena biasa mengalaminya'. ucap Erick dalam hati
Meski mereka sedikit bingung acara makan malam mereka tetap berjalan , Erick menarik kursi untuk Ami agar memudahkannya untuk duduk .
Ami hanya tersenyum , namun tiba-tiba terbesit wajah Juan dikepala Ami .
'Juan sekarang lagi apa yah??' tanya Ami dalam hati
"kok bengong?? ayo dimakan".
"ahh iya".
Makan malam mereka pun di mulai , Erick bercerita tentang banyak hal dan hanya di tanggapi dengan anggukan dan senyuman manis dari Ami .
Raga Ami memang bersama dengan Erick , tapi pikirannya bersama dengan Juan .
Bersambung...
MAAF KARENA BARU BISA UP SEKARANG HEHE MAKLUM GAK DIIZININ PEGANG HP BAHKAN LAPTOP (DISITA 😢😢 MA CALON SUAMI) .
KATANYA DEMI PEMULIHANKU (DIANYA LEBAY 😅😅😅)
KARENA UDAH SEHAT JADI BAKALAN DI LANJUT HIHI
THANKZ UDAH SETIA BACA DAN NUNGGU UPNYA
__ADS_1