Mengambil Kehidupan Kembaranku

Mengambil Kehidupan Kembaranku
BAB 23 Pikiran Melayang


__ADS_3

"kamu dari mana??". tanya oma Mira


"oma , udah pulang??".


"iya , kamu darimana??".


"Naya habis jalan sam Juan" ucap Ami pelan


"ohh". oma Mira mengangguk .


"oma , Naya boleh minta tolong gak??".


"minta tolong apa??".


"boleh gak kalau Erick kesini jemput Naya , terus nanya ke oma apa Naya seharian disini di iyain aja".


"emank kami izinnya kamu kesini??".


"iya , masa' iya Naya bilang kalau Naya mau jalan ma Juan kan gak mungkin".


"yah udah".


"beneran oma??".


"iya , apa sih yang oma tidak bisa lakuin untuk cucu oma".


"yeiii asik , oma emank yang terbaik". ucap Ami girang seranya memeluk oma Mira .


"kalau gitu Naya ke kamar dulu ganti baju , Erick bentar lagi kesini".


"yah udah gih sana , lagian bau kamu udah bau parfum cowok".


"hehe iya". Ami berlari-lari kecil menaiki tangga menuju kamarnya .


Sementara Ami bersiap-siap Erick pun datang .


"met malam oma". sapa Erick yang melihat oma Mira duduk diruang tamu memegang majalah .


"ehh nak Erick , mau jemput Naya yah??".


"iya oma".


"ayo silahkan duduk" oma Mira mempersilahkan Erick duduk .


"bi panggilin Naya , bilang suaminya sudah datang".

__ADS_1


"baik nyonya besar".


pelayan tersebut lalu bergegas memanggil Ami .


"sekali-sekali kamu dan Naya nginap dong disini".


"hmm iya oma , Naya tadi...".


"Naya tadi seharian marah-marah".


"kok bisa oma".


"soalnya papinya ada diluar negeri dan tidak bisa dihubungi padahal ini akhir pekan , dia bilang dia kangen banget sama papinya tapi malah tidak bisa ketemu!!!".


"jadi papi tidak ada dirumah".


"iya , karena takut cucu kesayangan oma makin ngambek oma lebih memilih tinggalin kantor dan nemenin dia disini".


"ohh gitu".


Tok tok tok


"masuk" jawab Ami


"oh iya , aku akan segera turun".


pelayan tersebut pun pamit .


"hufffttt tenang Naya , jangan buat dirimu di curigai oleh Erick". Ami berusaha menenangkan dirinya .


Dengan anggun ia berjalan menuruni tangga dan tersenyum pada Erick .


"udah lama??".


"baru aja".


"yuk".


"permisi oma". ucap Erick


"ingat yah nanti kalau kesini kalian harus nginep".


"sip oma , dan oma".


"dah".

__ADS_1


Ami dan Erickpun berjalan beriringan keluar sambil bergandengan .


Erick melajukan kendaraanya menuju sebuah restoran mewah .


Ia sudah membooking seluruh restoran tersebut agar tak diganggu oleh orang lain .


"hmm rick kok gak ada orang yah??".


"ya iyalah kan aku udah booking restoran ini".


"haaa , kok gitu".


"loh kok kamu nanya gitu , emank gak boleh makan malam berdua tanpa ada yang ganggu??".


"boleh sih , hanya saja aku ngerasa aneh aja".


"aneh??".


'gak tau kenapa aku ngerasa kurang nyaman ditempat-tempat seperti ini , seakan gaya ini bukan aku'. ucap Ami dalam hati


'merasa aneh , bukannya Naya adalah wanita glamor dan sangat suka dengan kemewahan kenapa dia merasa aneh . Setahu ku meski seseorang hilang ingatan tapi dia tetap merasa nyaman karena biasa mengalaminya'. ucap Erick dalam hati


Meski mereka sedikit bingung acara makan malam mereka tetap berjalan , Erick menarik kursi untuk Ami agar memudahkannya untuk duduk .


Ami hanya tersenyum , namun tiba-tiba terbesit wajah Juan dikepala Ami .


'Juan sekarang lagi apa yah??' tanya Ami dalam hati


"kok bengong?? ayo dimakan".


"ahh iya".


Makan malam mereka pun di mulai , Erick bercerita tentang banyak hal dan hanya di tanggapi dengan anggukan dan senyuman manis dari Ami .


Raga Ami memang bersama dengan Erick , tapi pikirannya bersama dengan Juan .


Bersambung...


MAAF KARENA BARU BISA UP SEKARANG HEHE MAKLUM GAK DIIZININ PEGANG HP BAHKAN LAPTOP (DISITA 😢😢 MA CALON SUAMI) .


KATANYA DEMI PEMULIHANKU (DIANYA LEBAY 😅😅😅)


KARENA UDAH SEHAT JADI BAKALAN DI LANJUT HIHI


THANKZ UDAH SETIA BACA DAN NUNGGU UPNYA

__ADS_1


__ADS_2