
Esoknya seperti yang sudah di janjikan , Ami menelpon Juan melalui telpon hotel .
Kring kring
Ponsel Juan berdering nyaring .
Wajah Juan senang meski tak yakin yang menelpon itu Ami atai bukan .
Ami : halo Juan?? Ini aku Naya
"Yes yes , dia beneran nelpon". Batin Juan kegirangan .
Juan : ahh iya
Ami ; bagaimana rencana jalan-jalannya??
Juan : jadi donk , aku baru aja udah mandi baru mau siap-siap .
(Sebenarnya Juan udah dari pagi-pagi buta udah siap , dia hanya nunggu telpon dari Ami aja 😂😂😂)
Ami : kita ketemu di mana??
Juan : aku jemput di hotel tempat kamu nginep aja gimana??
(Udah tau hotel setelah di kasih tau kemarin)
Ami : ya udah aku tunggu .
Juan : oke , bye
Ami : bye
Setelah Ami menutup telpon , Juan tak perlu menunggu lama .
Dengan cepat ia mengambil kunci mobil dan melajukannya ke hotel tempat Ami menginap .
Setelah sampai dengan cepat Juan pun masuk ke lobby hotel , ia melihat Ami yang sedang duduk di sofa lobby .
"Lama gak nunggunya??".
"Ehh kamu udah sampai?? Cepet banget".
"Emank gak tau kalau aku pembalap".
__ADS_1
"Dasar!! Jangan suka ngebut kalau kamu kecelakaan gimana??".
"Iya gak lagi kok".
'Dia khawatir ama aku'. Batin Juan senang .
"Kok senyum gitu , suka yah kalau dimarahin??".
"Suka..eehh maksud aku gak".
"Haha yah udah yuk entar keburu siang , kan jalan-jalannya jadi singkat".
"Yes mam".
Mereka berduapun menaiki mobil dan berlalu , mereka mengunjungi beberap tempat indah dan sempat mengunjungi beberapa restoran baru .
Mereka sangat cepat akrab karena memiliki kesamaan , mulai dari fashion , kuliner hingga sikap .
Setiap hari mereka berdua berkeliling kota paris , Ami merasa sangat nyaman berada di samping Juan . Dan rasa nyaman itu tak ia temukan pada diri Erick , ia mulai terbiasa bahkan bisa di bilang mulai merindukan Juan .
Itu kenapa Ami selalu bersama Juan sampai Juan pun akhirnya harus pulang ke jakarta lebih dulu .
Sedangkan Ami harus menunggu seminggu lagi .
"Iya sama-sama".
"Inget jangan lupa hubungin aku setelah sampai di jakarta , kamu udah janji loh yah".
"Haha iya , aku akan hubungin kamu kok".
"Sebenarnya ada yang mau aku omongin".
"Apa??".
"Aku suka sama kamu".
DEG
DEG
DEG
Jantung Ami berdetak kencang .
__ADS_1
"Ak...aku".
"Kamu gak perlu jawab sekarang jika kau tau ingin menjawabnya , aku hanya ingin mengutarakan perasaan ku padamu".
CUPP
Ami mengecup pipi Juan .
"Ka..kamu...". Juan gugup
"Jawaban aku boleh kamu artiin apa aja". Ucap Ami malu
Seketika Juan menganggkat tubub Ami dan berputar .
"Aahhhh haha udah stop aku pusing". Teriak Ami sembari tertawa .
"Aku senneng banget , makasih cupp". Ucap Juan seranya mencium pipi Ami gemas .
"Tapi..".
"Tapi apa??".
"Aku menyimpan sebuah rahasia".
"Aku akan mendengarkan".
"Nanti!! Aku akan menceritakannya nanti , pada saat waktu yang tepat aku akan menceritakannya jadi ku harap kau sabar , bisakan??".
"Tentu".
"Baiklah , dengar pesawatmu akan lepas landas!! Cepatlah , tunggu aku di jakarta".
"Tentu sayang". Ucap Juan mengelus lembut pipi Ami yang merona .
Juan pun menaiki pesawat , lalu Ami pun kembali ke hotel .
'Aku akan menceritakan tentang hubunganku dengan Erick , dan aku akan mengakhiri hubunganku dengannya!! Toh selama ini dia tidak menyukaiku , bahkan sebenarnya aku merasa aku juga tak pernah menyukainya!! Meski aku hilang ingatan tapi hatiku pasti akan mengenali orang yang aku cintai , tapi aku bahkan tak pernah merasakan jantungku berdebar saat berada di dekatnya'. Batin Ami .
"Sepertinya aku harus mencari tahu kenapa aku bisa menikah dengannya!!!". Gumam Ami
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT , LIKE AND KOMENTNYA YAH MAKASIH
__ADS_1