Mengambil Kehidupan Kembaranku

Mengambil Kehidupan Kembaranku
BAB 5 Pertemuan Terakhir


__ADS_3

Ini bukan yang pertama kalinya bagi Naya , ia telah kehilangan keperawanannya sejak duduk di bangku 2 SMA .


Yah bisa di bilang Naya melampiaskan rasa sakit hatinya melalui hubungan seks setelah ia menyerahkan dirinya pada sang kekasih tapi malah di khianati .


Sejak itu Naya pun selalu bergonta-ganti pacar bahkan tidur dengan semua pacarnya .


Beda halnya dengan Ami , Ami yang hanya memikirkan masa depan dan kesehatan ibunya tak pernah menjalin hubungan asmara .


Bukan tak ada pria yang menyukainya , ia bahkan sudah sering menolak pria yang menyatakan cinta padanya meski dengan cara halus .


Bagi Ami membantu ibunya adalah hal yang utama dalam hidupnya .


"nak kamu pasti capekk habis kuliah langsung kerja , sekali-sekali kamu pergilah keluar untuk bermain bersama temanmu , mumpung hari ini Weekend. 


"tidak usah ma , aku senang kok kayak gini!!! aku lebih suka bantuin mama di rumah kalau hari libur kaya gini".


"nak maafin mama yah karena....".


"ya ampun ma udah deh , ini bukan salah mama kok emang akunya aja yang mau kayak gini!!! toh ini juga buat aku bahagia kok".


Mama Nayla terharu mendengar pengertian Ami , Ami memang sangat dewasa .


"mama mau masak apa??".


"masak sayur lodeh kesukaan kamu".


"asikk , mau aku bantuin gak ma??".


"tidak usah sayang , kamu istirahat saja!! kamu pasti capek seharian bersihin rumah".

__ADS_1


"yah udah deh kalau gitu , aku kekamar dulu yah . Aku mau belajar".


"iya sayang".


Setelah selesai mama Nayla pun memanggil Ami untuk makan malam .


"sayang kamu gak punya pacara??". tanya mama Nayla di sela-sela makan .


"gak ma".


"kenapa??".


"gak mau aja".


"loh kok gak mau?? kamu kan udah kuliah mama udah biarin kamu pacaran kok".


"ini bukan karena mama kok , aku hanya ngerasa gak ada minat untuk pacaran sekarang".


"backstreet ma".


"ah iya backstreet , kamu tidak lakuin itu kan sayang??".


"ya enggak lah ma , aku emank bener-bener gak ada minta untuk pacaran saat ini!!! toh kalau emank punya pacar pasti aku kasih tau mama".


"ya sudah kalau memang kayak gitu , itu keputusan kamu sayang".


Setelah makan malam dan membersihkan dapur Ami dan mama Nayla pun beristirahat .


Keesokan harinya , seperti biasa Ami bersiap-siap untuk berangkat kuliah .

__ADS_1


Tapi entah mengapa perasaannya seakan tak ingin meninggalkan rumah .


"uhuk uhuk uhuk".


"ma , mama kenapa??".


"mama tidak apa-apa sayang , cuman agak tidak enak badan saja".


"kalau gitu aku gak usah kekampus dulu hari ini , aku mau temanin mama".


"tidak boleh kayak gitu donk sayang , kamu harus pergi kuliah!! entar apa kata orang , mentang-mentang pinter dan dapat beasiswa kamunya jadi seenaknya".


"tapi ma".


"tidak apa kok sayang , lagian paling habis minum obat mama pasti sudah baikan".


"ya udah deh , tapi kalau mama masih gak enak mama telpon Ami yah".


"iya anak mama sayang , sana gih entar telat loh".


Dengan berat hati Ami pun berangkat kuliah .


Entah perasaan apa yang dimiliki mama Nayla , ia mengambil koper yang sudah penuh dengan pakain baru yang ia belikan untuk Ami tanpa sepengetahuannya .


Mama Nayla menulis surat lalu memasukkannya ke dalam koper tersebut bersama dengan buku tabungan dan card nya .


Setelah itu ia menitipkan pada sahabatnya sekaligus yang rumahnya tak jauh dari rumah yang ia tinggali .


Setelah menitipkan koper tersebut mama Nayla pun kembali ke rumah , hendak ingin memasak bubur namun tanpa ia sadari bau gas sudah memenuhi dapurnya .

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA


JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT LIKE AND KOMENTNYA YAH MAKASIH


__ADS_2