
Ini bukan yang pertama kalinya bagi Naya , ia telah kehilangan keperawanannya sejak duduk di bangku 2 SMA .
Yah bisa di bilang Naya melampiaskan rasa sakit hatinya melalui hubungan seks setelah ia menyerahkan dirinya pada sang kekasih tapi malah di khianati .
Sejak itu Naya pun selalu bergonta-ganti pacar bahkan tidur dengan semua pacarnya .
Beda halnya dengan Ami , Ami yang hanya memikirkan masa depan dan kesehatan ibunya tak pernah menjalin hubungan asmara .
Bukan tak ada pria yang menyukainya , ia bahkan sudah sering menolak pria yang menyatakan cinta padanya meski dengan cara halus .
Bagi Ami membantu ibunya adalah hal yang utama dalam hidupnya .
"nak kamu pasti capekk habis kuliah langsung kerja , sekali-sekali kamu pergilah keluar untuk bermain bersama temanmu , mumpung hari ini Weekend.
"tidak usah ma , aku senang kok kayak gini!!! aku lebih suka bantuin mama di rumah kalau hari libur kaya gini".
"nak maafin mama yah karena....".
"ya ampun ma udah deh , ini bukan salah mama kok emang akunya aja yang mau kayak gini!!! toh ini juga buat aku bahagia kok".
Mama Nayla terharu mendengar pengertian Ami , Ami memang sangat dewasa .
"mama mau masak apa??".
"masak sayur lodeh kesukaan kamu".
"asikk , mau aku bantuin gak ma??".
"tidak usah sayang , kamu istirahat saja!! kamu pasti capek seharian bersihin rumah".
__ADS_1
"yah udah deh kalau gitu , aku kekamar dulu yah . Aku mau belajar".
"iya sayang".
Setelah selesai mama Nayla pun memanggil Ami untuk makan malam .
"sayang kamu gak punya pacara??". tanya mama Nayla di sela-sela makan .
"gak ma".
"kenapa??".
"gak mau aja".
"loh kok gak mau?? kamu kan udah kuliah mama udah biarin kamu pacaran kok".
"ini bukan karena mama kok , aku hanya ngerasa gak ada minat untuk pacaran sekarang".
"backstreet ma".
"ah iya backstreet , kamu tidak lakuin itu kan sayang??".
"ya enggak lah ma , aku emank bener-bener gak ada minta untuk pacaran saat ini!!! toh kalau emank punya pacar pasti aku kasih tau mama".
"ya sudah kalau memang kayak gitu , itu keputusan kamu sayang".
Setelah makan malam dan membersihkan dapur Ami dan mama Nayla pun beristirahat .
Keesokan harinya , seperti biasa Ami bersiap-siap untuk berangkat kuliah .
__ADS_1
Tapi entah mengapa perasaannya seakan tak ingin meninggalkan rumah .
"uhuk uhuk uhuk".
"ma , mama kenapa??".
"mama tidak apa-apa sayang , cuman agak tidak enak badan saja".
"kalau gitu aku gak usah kekampus dulu hari ini , aku mau temanin mama".
"tidak boleh kayak gitu donk sayang , kamu harus pergi kuliah!! entar apa kata orang , mentang-mentang pinter dan dapat beasiswa kamunya jadi seenaknya".
"tapi ma".
"tidak apa kok sayang , lagian paling habis minum obat mama pasti sudah baikan".
"ya udah deh , tapi kalau mama masih gak enak mama telpon Ami yah".
"iya anak mama sayang , sana gih entar telat loh".
Dengan berat hati Ami pun berangkat kuliah .
Entah perasaan apa yang dimiliki mama Nayla , ia mengambil koper yang sudah penuh dengan pakain baru yang ia belikan untuk Ami tanpa sepengetahuannya .
Mama Nayla menulis surat lalu memasukkannya ke dalam koper tersebut bersama dengan buku tabungan dan card nya .
Setelah itu ia menitipkan pada sahabatnya sekaligus yang rumahnya tak jauh dari rumah yang ia tinggali .
Setelah menitipkan koper tersebut mama Nayla pun kembali ke rumah , hendak ingin memasak bubur namun tanpa ia sadari bau gas sudah memenuhi dapurnya .
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA DI JADIIN FAVORIT LIKE AND KOMENTNYA YAH MAKASIH