Mengambil Kehidupan Kembaranku

Mengambil Kehidupan Kembaranku
BAB 24 Ulang tahun


__ADS_3

Setelah makan malam merekapun pulang , Ami yang diam saja membuat Erick juga terdiam .


'duuuh kok suasana mobil ini rasanya mencekam yah?? apa mereka bertengkar??'. batin Dito supir Erick .


Rasa canggung memenuhi suasana mobil hingga sampai di pekarangan rumah .


Mulut Ami terbuka sesaat sebelum memasuki kamarnya .


"aku duluan ke kamar yah , aku capek".


"ohh iya , kamu istirahat!! aku juga capek pengen iatirahat".


Ami hanya tersenyum dan mengangguk lalu pergi meninggalkan Erick yang masih memandang punggungnya hingga Ami menghilang di balik pintu .


Sesuai kesepakatan Erick dan Ami , mereka berdua tinggal dikamar yang berbeda hingga Ami menyakini persaannya terhadap Erick .


Meski awalnya Erick menentang tapi akhirnya mengalah karena tak ingin membuat Ami merasa terkekang .


FLASHBACK


"kamu yakin kamu suka ma aku??". tanya Ami pada Erick


"iya , bahkan aku cinta sama kamu". yakin Erick


" aku sedikit ragu , bukannya selama ini kamu bilang gak akan pernah cinta bahkan suka sama cewek seken kayak aku??".


"maaf".


"kenapa?? apa karena setelah tau kalau kamu adalah orang pertama nyentuh aku makanya kamu minta maaf dan suka sama aku??".


"bukan".


"aku minta maaf karena sudah berbuat kasar dan banyak salah sama kamu , dan juga sudah maksa kamu waktu itu!!! dan soal perasaan aku aku baru sadar setelah kamj pergi bahwa aku sudah jatuh hati sama kamu". lirib Erick


"entahlah apa aku harus percaya padamu atau tidak , yang jelas mulai sekarang aku mau kita pisah kamar".


"kenapa??".


"aku gak mau kamu berbuat semau kamu lagi , dan aku belum yakin dengan perasaan aku ke kamu".

__ADS_1


"tapi bukannya kamu suka sama aku??".


"mungkin iya , tapi itu sebelum aku amnesia!! sekarang beda cerita".


'mungkin dia masih marah atas perlakuan ku dengannya sebelumnya'. batin Erick


"baiklah jika itu yang kamu inginkan , anggap saja sekarang aku sedang mengejar cintamu akan ku buat kau jatuh cinta kepadaku untuk kedua kalinya". ucap Erick bersemangat


"terserah".


Setelah obrolan mereka , Ami pun menyuruh pelayan membantunya agar memindahkan barang-barangnya di kamar tamu .


Erick hanya memandangnya tanpa bisa berbuat apa-apa .


'akan aku yakinkan bahwa perasaanku tulus padamu'. gumam Erick .


FLASHBACK OFF


Tok tok tok


Erick mengetuk pintu Ami .


"met pagi". ucap Erick sambil tersenyum dengan nampan di tangannya .


"ngapain kamu pagi-pagi gini??".


"bawain kamu sarapan".


"kan biasanya aku sarapan di bawah".


"hari ini beda , hari inikan ulang tahun istri aku jadi hari ini aku akan jadi pelayan buat kamu".


"haaa??? ulang tahun aku?? kayaknya sih iya".


"Nay kamu gak izinin aku masuk nih?? pegel tau pegangin nampan dan terus berdiri kayaj gini".


"ohhh iya , ayo masuk".


Erick pun masuk diikuti oleh Ami , Erick meletakkan nampan tersebut di atas meja lalu menarik tangan Ami dan mendudukkannya .

__ADS_1


"ayo silahkan makan nona". ucap Erick bak pelayan di restoran .


"haha kamu yakin bakalan jadi palayan aku satu harian??".


"aku yakin donk".


"oke kalau gitu , inget yah apapun yang aku lakuin kamu gak boleh marah ataupun ngebantah".


"siap nona cantik".


"haha".


Ami pun melahap makanan tersebut .


"hmmm enakk".


"benarkah , baguslah jika nona menyukai masakanku". ucap Erick merasa puas .


"ini kamu yang masak??".


"tentu saja nona".


"wahhh ternyata keahlian masak kamu benar-benar hebat". ucap Ami sambil mengacungkan kedua jempolnya .


"terima kasih atas pujiannya nona".


"haha".


"kenapa nona tertawa terus??".


"aku hanya geli di panggil nona sama kamu".


"terus aku panggil nona apa?? nyonya , tuan putri atau apa??".


"gak-gak , gak usah panggil yang aneh-aneh rasanya makin geli haha".


Erick hanya tersenyum melihat tawa wanitanya .


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2