MENGHARAPKANMU UNTUK KEMBALI

MENGHARAPKANMU UNTUK KEMBALI
CHAPTER 20 : Aku sedang hamil.


__ADS_3

Diana tampak tidak suka akan adanya


orang tua Kevin di sana, apa lagi


membayangkan dia akan bersama kedua


orang tua Kevin di rumah ini sementara


Kevin pergi bekerja, pasti akan sangat


mengerikan.


Akhirnya.. perempuan itu memutuskan


untuk keluar rumah juga, dengan alasan


ada kerjaan. Orang tua Kevin tak peduli,


perempuan itu mau kemana, bahkan nggak


pulang sekalian.


•••


Sore itu, Kevin buru-buru pulang, karna


kedua orang tua nya menunggu di rumah.


Tapi dia tidak menemukan Diana di rumah


itu, ketika di telefon. Diana mengatakan


tak betah ada di rumah, hal itu membuat


Kevin menjadi marah, dan memberi waktu


untuk sampai ke rumah dalam satu jam.


Mereka membiarkan Kevin menyegarkan


diri dahulu, baru menyidang putranya itu.


''Apa kau serius akan meninggalkan Melissa


dan menggantinya dengan perempuan itu?" Tanya Ibunya, beliau berusalha setenang


mungkin.


"Aku tak ingin meninggalkannya Ibu, " Kata


Kevin.


"Tapi ibu tak mengizinkan kau mempunyai


dua orang istri. lebih baik kau lepaskan Melissa


biar dia bisa bebas menemukan pria baik


lainnya". Kata Ibunya masih berusaha


tenang.


"Nggak akan". Kata Kevin dengan suara


bergetar, dia tidak ingin Melissa menjadi milik


orang lain.


" Aku masih mencintainya" Jawabnya lagi.


"Huh.. mencintainya? Lantas wanita itu


bagaimana? perempuan yang kau bawa


untuk menggantikannya, Melissa juga berhak


menggantikanmu dengan pria lain. Kau


tau. satu hati tak bisa memiliki dua cinta,


jika kau mempunyai dua cinta. berarti kau


tak mencintai orang pertama.. jadi ceraikan


Melissa" Di saat itu Diana masuk, dia


tersenyum mendengar perkataan Ibu


Kevin yang menyuruh anaknya untuk


menceraikan Melissa.


"Aku lebih memilih dia dari pada Diana"


Mendengar itu, senyum Diana memudar,


dia merasa amat terhina, karna dia bisa


kalah dari wanita berpenampilan tua itu.


"Kalau begitu tinggalkan perempuan itu


dan jemput istrimu kembali sebelum dia


benar-benar lepas darimu. " Saran Ibunya


tanpa menghiraukan perempuan yang


berdiri terpaku di sana.


"Tidak Bisa... Aku sedang hamil " Kata


Diana tiba-tiba. Dia tidak ingin ditinggalkan begitu saja, kecuali jika nanti dia telah menemukan pria kaya lain, dia akan suka rela untuk pergi, Dia juga tidak ingin pacar mudanya meninggalkannya karna tidak memberikan suntikan dana lagi yang di perolehnya dari Kevin.


" Apa? " Kata Kevin kaget. Dia tak percaya


dengan apa yang dikatakan Diana, sebab


dia berusaha bermain aman selama ini,

__ADS_1


bagaimana perempuan itu bisa hamil?.


" Baiklah kalau begitu, segera urus


perceraianmu dengan Melissa, Dan ketiga


anak Melissa adalah bagian dari keluarga besar kami.. kami tak akan kekurangan uang


untuk membiayainya, kau cukup


memikirkan keluargamu saja" Kata Ibunya


lagi dan berdiri untuk meninggalkan rumah


itu.


"Jika dalam waktu dekat Ibu masih tidak


mendengar kabar keputusanmu. kami akan


ikut campur lagi."


" Tapi ibu... dia juga salah.. kenapa dia tidak


bisa merawat dirinya sehingga aku memilih


wanita lain" Kata Kevin membela diri.


"Kecantikan seorang wanita sebelum


menikah. itu karna keturunan, kecantikan


seorang wanita setelah menikah.. itu karna


Suaminya, sayang sekali.. Melissa memilih


suami yang salah sehingga dia kehilangan


kecantikannya, sekarang bagaimana? apa


dia masih tak cantik setelah lepas darimu?.


Meskipun kau anak Ibu. Ibu tak akan


membelamu jika kau salah. " Jawab Ibunya


lalu mereka benar-benar meninggalkan


rumah itu.


Saat ini Diana benar-benar merasa


terancam. Jika dia tidak mengatakan kalau


dia hamil. mungkin Orang tua Kevin


benar-benar akan menyuruh anaknya


meninggalkannya.


" Mas... apa-apain ini.. semudah itu kau


melepaskanku?" Tanya Diana tak percaya.


mendapatkanmu". Katanya lalu berlalu


meninggalkan perempuan itu, Diana tak


percaya dengan apa yang di dengar nya.


Kevin masuk ke ruang kerjanya, dan


mengunci diri di sana.


Pikirannya kembali ke masa lalu..


Bagaimana dia berusaha keras untuk


mendapatkan Melissa waktu itu, setelah


mereka bertemu di IGD, pada suatu hari.


Gadis ceria ini benar-benar menarik


hatinya, dia sering mengincar Melissa di


kampusnya, dan melihat Melissa sering


bergaul akrab dengan seorang cowok culun


dan selalu membelanya. Awalnya Melissa tak


peduli padanya, tapi lama kelamaan gadis


itu luluh juga, dia membutuhkan waktu


setahun lebih untuk membuat Melissa


mencintainya.


Akhirnya Melissa benar-benar mencintainya,


bahkan dia rela menentang keluarganya


sendiri agar bisa bersamanya, tapi


sekarang.. perempuan itu amat


membencinya.. mungkinkah dia bisa


membuat Melissa kembali lagi padanya?.


•••


Di tempat Maulana, cowok ganteng yang satu


ini sedang memutar otaknya, mencari cara


bagaimana caranya agar dia bisa membawa

__ADS_1


Melissa ke rumah orang tuanya malam ini.


karna dia yakin, Melissa tak akan mau ikut


dengannya.


Akhirnya.. dia memutuskan untuk


membawa Melissa dengan cara.. tidak


memberi taunya.


"Melissa... nanti temani aku sebentar.. ada


urusan, kita akan membawa anak-anakmu." Kata Maulana.


" kemana? " Tanya Melissa heran.


"Ke suatu tempat, Aku ingin mengunjungi


sahabatku.. kita akan jemput anak-anakmu"


Kata Maulana lagi.


Mereka menjemput anak-anak Melissa, lalu ke


apartemen mereka masing-masing untuk


membersihkan diri setelah seharian


beraktifitas..


"Sehabis magrib kita berangkat" Kata


Maulana lagi.


Sehabis magrib. mereka berangkat menuju


sebuah rumah, Melissa tak tau kalau itu adalah


rumah keluarga Maulana, jadi dia tidak


merasa canggung sedikitpun.


Begitu mereka masuk.. dan menuju ruang


makan, Melissa amat terkejut melihat orang


yang ada di sana, wajahnya seketika pucat pasi, dia tidak menyangka Maulana akan


membawanya bertemu dengan kedua


orang tuanya yang tak lain adalah mantan


bos nya. orang tua Maulana pun tak


menyangka, kalau Maulana akan membawa


Melissa dan anak-anaknya ke sana, dengan


sedikit gugup Melissa menyapa kedua orang


tua Maulana..


"Malam pak.. buk.." kata Melissa hormat sambil


menyalami mereka, ketiga anaknya pun


langsung menyalami orang tua Maulana


tanpa di beri komando oleh Melissa..


Mereka terpesona melihat tingkah ketiga putra


Melissa yang amat sopan.


"Ayah... Ibu... ini wanita yang ku ceritakan


Aku akan menikah dengannya. "


Sontak saja Melissa kaget, dia tak menyangka Maulana telah menceritakan tentang nya pada orang tua Maulana , sementara Evan tampak sangat sedih mendengar semua itu, karna dia


takut hal yang sama yang dialaminya


bersama ayahnya akan terulang lagi dengan


ibunya, dia takut ibunya akan


meninggalkan mereka lagi dan tidak peduli


dengan mereka lagi.


Maulana dapat melihat perubahan wajah


Evan.. lalu berkata..


"Om akan menjadi ayah yang baik


untukmu. Om janji.. janji seorang kelaki"


Kata Maulana sambil mengacungkan


kelingkingnya dan tersenyum.


Evan tak ingin membuat malu ibunya, dan


mengaitkan kelingkingnya dengan


kelingking Maulana, tapi hatinya masih juga


risau.


Sementara Orang tua Maulana sedikit merasa


lega.. wanita itu adalah Melissa bukan wanita


lain, karna Maul tak akan mau merubah


keputusannya, mereka juga telah

__ADS_1


mengenalnya, dan mereka tau Melissa adalah


perempuan baik- baik.


__ADS_2