
Pagi ini elisa berangkat pagi menuju kantor tempat berkerja sebelum ke kator elisa pergi ke rumah sakit untuk menemui dokter psikologi elisa pergi dengan menggunakan sepeda motornya. sesampai di rumah sakit elisa segara masuk ke dalam lif dan pada saat itu datamg sosok laki-laki yang memiliki paras kulit putih, tinggi, hidung mancung dan bibir sexy.
Tiba-tiba jantung elisa berdegup kencang seperti lari maraton.
elisa berkata dalam hati "kenapa dengan jantungku? Sial apa aku menyukainnya".
Di satu sisi sosok laki-laki tersebut mencuri pandangan ke elisa dia menatap elisa dengan seksama tampa sadar dia senyum sendiri.
Tiba-tiba lif mati dan ketika itu lampu juga ikut mati elisa secara refleks langsung memeluk tubuh laki-laki di sampingnya dan menangis.
Perasaan laki-laki di samping setelah mendapatkan pelukan dari elisa merasa ada yang berbeda pada dirinya, dia tidak bisa mendengar elisa menangis ketika mendengar elisa menangis rasanya hatinya begitu sakit. Dengan pelan laki-laki tersebut membalas pelukan elisa.
" tenanglah aku di sini kamu jangan menagis aku tidak akan meninggalkanmu" kata laki laki itu
Elisa pun mulai tidak menagis dan semakin memuluk tubuh laki-laki tersebut, setelah lama mati lampu akhirnya menyala lampu dan secara cepat elisa mendorong tubuh laki-laki hingga mereka berjauhan.
" Maaf" Kata yang keluar dari bibir elisa
"Tidak masalah, Emm siapa namamu?"
"saya park elisa mabo, Panggil saja elisa, emm Nama kamu siapa?"
" kim taehyun. Panggil saja T"
Merekapun berbincang-bincang sampai lift terbuka, setelah lift terbuka mereka pun berpisah.
" kenapa tidak aku minta no hp nya tadi" sambil mengacak rambut kepala.
Elisa pun menemui dokter psikologi dia menceritakan ke dokter bahwa dia sudah lelah dengan traumanya yang takut gelap.
Tapi tadi dia tiba-tiba ketika gelap ada cahaya dan tangan yang mengajak dia keluar dari lubang kegelapan itu.
"sepertinya kamu menemukan sosok yang dapat membantumu sembuh dari trauma in el" kata dokter
"entahlah dok" elisa membuang napas berat
Selesai bertemu dengan dokter elisa pun berangkat menuju kantor di perjalanan elisa masih terbayang-bayang oleh T.
Tampa sepengetahuan elisa T sedang membututinya dengan mobil.
" ikut perempuan itu pak" T biacara pada sopirnya.
"baik tuan"
Sesampai di kantor elisapun langsung masuk ke dalam ruanganya elisapun menyapa rekan kerjanya.
"pagi semua dengan mengembangkan senyuman". Elisa menyapa rekan kerja
Rekan kerja elisapun serempak menjawab "pagi juga elisa"
Elisapun duduk di bangku kerjanya dan menatap komputer tetapi dia tidak fokus, wajah T selalu muncul di kepalanya.
Teman elisa yang bernama wati pun bertanya
" kenapa kamu el, gagal fokus ya sambil" wati meledek elisa
"iya nih gagal fokus gue" elisa terkekeh
"gagal fokus karena mandangin gue teruskn el" kata reja
reja adalah rekan kerja elisa diam-diam reja menaroh hati pada elisa.
"geer banget kamu ja". Jawab elisa, Sambil tertawa
Setelah 30 menit elisa memandangi komputer tiba-tiba pintu di buka oleh sosok laki-laki yang di kenal elisa dan semua mata serempak menuju arah pintu yang terbuka.
dalam hati elisa " t, ngapain dia di sini apa dia bekerja di sini juga?"
"hai semua gak usah liatin gue gitu juga kali" kata t, t berjalan menuju meja elisa.
" Hai elisa berjumpa lagi kita" sapa t
"hai T, iya tidak ku sangka" sambil menenangkan jatung yang lari maraton.
T pun langsung menarik bangku kosong agar dapat duduk di dekat elisa, T memandangi wajah elisa dan mampu mebuat elisa tidak tenang dengan pandangan t, dari ke jauhan reja sangat berapi-api menahan cemburu ingin rasanya reja menonjok muka T karena memandangi gadis yang ia sukai.
"apa yang kau kerjakan el? " tanya t
" tidak ada (dalam hati kau tidak melihat apa aku sangat terganggu dengan ke hadiranmu)".
Dan pintupun di buka oleh pak warta dan pak warta terkejut melihat sosok T yang di dalam ruangan dan pak warta ingin menyapa tapi T dengan mengkode jangan menegur sebagai bos.
"apa yang kamu lakukan di sini T bukannya kamu harus bekerja" tegur pak warta
" iya saya akan membersihkan tempat ini nanti, sabarlah jangan marah-marah" jwab t dengan santai
" baiklah, sekarang kau ikut dengan ku, ku tunggu di ruangan ku" pak warta meninggalkan t
T pun lalu berdiri dan menuju ruangan pak warta.
Di dalam ruangan pak warta langsung duduk di sofa dengan muka suram dia sadar dengan kelancangannya berbicara seperti itu dalam hati pak warta habislah aku di amuk bos.
"pak T saya tidak bermaksud berbicara seperti itu tadi saya tidak sengaja memanggil anda tampa embel-embel pak" kata pak warta
T tersenyum "tidak masalah pak dan saya suka anda bisa membaca kode saya, dan lakukan ekting ini sampai besok".
"baiklah pak, ngomong-ngomong apa hubungan anda dengan elisa? " tnya pak warta
__ADS_1
" saya akan menikahi dia"
Pak wartapun terkejut dengan ucapan T pak warta tau watak T bila sudah berucap A dia tidak bisa merubah ke B.
"bisakah bapak panggilkan elisa ke sini" pinta t
Tampa menunggu pak wartapun langsung keluar dan memanggil elisa
"elisa datang ke ruang saya, ada yang saya ingin bicarakan".
"baik pak" elisa pun berjalan menuju ruangan pak warta.
Elisa mengetok pintu kemudian dia membuka pintu dan masuk.
"ada yang bisa saya bantu pak" tanya elisa
" elisa tolong temanin t, saya ada urusan dengan bos besar" kata pak warta
" baik pak" jawab elisa
Pak warta pun beranjak meninggalkan elisa dan T
"duduklah ke mari" kata t, Sambil menepuk sofa di sampingnya
Elisa pun duduk di sebelah T
Suasana canggung pun mengusai mereka berdua lalu elisa mencoba memecahkan keheningan dengan berbicara
" emmm kamu bersodara dengan pak warta" tanya elisa
"tidak ada ikatan persodaraan apapun dengannya" tegas t
"Emm el setelah pulang ini aku ingin mengajakmu jalan kamu harus mau tampa batahan el".
"ehh tapi tapi tapi"
"tidak ada bantahan elisa mabo".
"baik kim taehyun"
T pun tersenyum namnya di sebut elisa.
T pun berdiri dan pamit pergi keluar dia berkata pulang nanti dia akan menemui elisa
T dan elisa pun keluar dari ruangan bersama, reja langsung mendekati elisa dan menatap T dengan tatapan membunuh.
"apa yang kau lakukan di dalam el" tanya reja
Elisa hanya diam dan meninggalkan reja dan duduk di bangkunya.
T pun kembali k ruangannya lalu mengabil hp untuk menelpon sesorang.
"jangan bercanda T"
"aku serius omma nanti ketika aku balik ke korea akan ku kenalkan dengan istriku"
" baiklah T, omma percaya padamu omma tunggu menantu omma yang berhasil mencuri hatimu dari omma" omma tersenyum
" sudah dulu ya omma aku sibuk sekali ini"
"baiklah, jaga menantu omma baik-baik"
T pun mematikan hpnya dan duduk di sofa menunggu jam pulang kerja. Sedangkan karyawan yang lain sibuk dengan mempersiapkan penyambutan bos baru mereka, meraka tidak tahu bahwa bos barunya adalah T.
Saat pulang kerja T langsung ke ruangan elisa dan langsung masuk ke ruangan menghampiri elisa.
"mari kita pulang" T mengabil tas elisa dan menarik elisa.
Elisa hanya diam seribu bahasa dia mencerna tindakan T. Di satu sisi reja sangat marah ke pada T.
"dalam hati reja, sebenarnya T itu siapa elisa?"
T menarik tangan elisa ke parkiran.
" eemmm,, kendaraanmu mana el biar aku yang bawa kunci mu mana?"
" eh gak usah T biar aku saja" tolak elisa
" tidak kamu hanya duduk manis di belakang saja biar aku yang bawa"
"baikalah ini kuncinya dan itu montornya" elisa menunjuk ke arah montor.
T langsung mengabil kunci dan membawa kendaraan elisa.
"ayo naik el".
Elisa pun naik ke montor. T pun langsung membawa montor elisa di perjalanan elisa bertanya.
" mau ke mana kita" tanya elisa
"kita makan di warteg pinggir jalan saja ya el saya belum gajihan untuk membawamu ke restoran mahal hehe" t menampilkan giginya
"baik bos"
Di sepanjang jalan elisa dan T saling berbicara panjang lebar tidak ada jeda mereka tertawa lepas sangking kerasnya tawa mereka orang-orang di sekitar mereka heran dengan mereka. Sesampai di warteg yang mereka tuju T dan elisa pun masuk ke dalam warteg.
"mau pesan apa el"
__ADS_1
Elisa mengabil kertas dan menulis menu yang akan di makan. Elisa memilih memesan ayam geprek dan es lemon the sedangkan T memilih menu lalapan ayam dengan minum jus jeruk.
"t kenpa aku merasa kita sudah kenal lama padahal baru saja kita bertemu" kata elisa
"aku juga el, el jika aku menginginkan kamu menjadi milikku apakah kamu keberatan" tanya t
"tidak keberatan malah aku sangat bahagia bisa bersamamu" Senyum elisa mengembang.
T yang mendengarpun ikut mengembangkan senyuman.
"el apakah kamu mau menikah denganku"
Elisa kaget mendengar perkatan T
" kau bercanda T " elisa tertawa
" jika kamu serius ingin menjadikan diriku istrimu maka temuilah kedua orang tuaku mlm ini dan besok menikah". Kata elisa
Dengan percaya diri T menjawab
"baiklah el setelah makan aku akan ke rumahmu dan besok kita menikah, emm sebentar el aku ke wc dulu" t menuju ke wc
Di dalam wc T menelpon sekertarisnya.
"jio siapkan berkas yang di perlukan untuk pernikahan aku ingin menikah besok".
" hah kau tidak bercanda kan T ini pernikahan bukan lotre". Jio sangat kaget
"aku tidak bercada ji, siapkan besok pagi sebelum ke kantor aku ingin menikahi istriku dulu di KAU daerah bogor Dan data istriku cari di kantor atas nama park elisa mabo"
"baiklh T, besok kau akan menikah sebelum kau di kenalkan pada karyawanmu dan aku penasaran dengan karyawanmu yang berhasil mengambil hatimu".
"besok kamu akan melihatnya, satu lagi bawakan aku satu buket bunga ketika di kantor aku akan menujukkan istriku padamu".
Setelah itu T pun menutup telponnya. Dan T kembali ke meja elisa.
" maaf nunggu lama ya" kata t
"tidak papa kok, ayo makan nanti keburu dingin".
Elisa dan T memakan dengan saling memandang.setelah selesai makan T pun mengatarkan elisa pulang.
Elisa sangat gelisah dia berpikir sangat keras.
"apakah ini kenyataan t akan ke rumah ku akan melamar ku"
Sesampai di rumah elisa mengajak T masuk
" ayah ibu elisa pulang" panggil elisa
Ibu dan ayah menyambut elisa dan menatap sosok laki-laki di belakang elisa
"el siapa anak muda itu" tanya ayah elisa
"o iya lupa aku sampe, yah bu kenalin ini teman aku kim taehyun yah".
T pun menyalami ayah dan ibu elisa.
"yah bu kenali nama saya Kim teahyun di apnggil T"
Ibu elisa menyuruh T untuk duduk.
" nak T ayo duduk jangan sungkan anggap rumah sendri" jata ibu elisa
"baik bu"
"el ganti baju lalu buatkan minum untuk nak T" perintah ibu elisa
"baik bu".
Elisa meninggalkan T dan orang tuanya, tinggal T dan orang tua elisa tampa menunggu lama T langsung mengutarakan kedatangannya ke rumah elisa.
" ayah ibu kedatangan ku ke sini aku ingin minta ijin untuk menikahi elisa".
Ayah dan ibu sangat kaget mendengarnya
" nak T tidak bercanda kan". Tanya ayah
'saga tidak bercanda yah, saya yakin elisa jodoh saya"
"kenpa kamu ingin menjadikan elisa istrimu nak" tanya ibu
" saya sangat mencintai elisa bu, saya rela berkorban nyawa demi mebahagiakan elisa".
"apakah janjimu bisa ayah pegang nak"
"yakinlah ayah aku akan membahagiakn elisa".
"kapan kalian akan menikah?" tanya ibu
" besok bu " kata t
Ibu dan ayah kompak menjawab" BESOK???"
.
.
__ADS_1
Hahaha jio sangat kurang ajarkan terhadap bos sendiri, jadi jio itu sahabat T di Indonesia jio dan T seperti kakak adik jadi mereka tidak terbiasa dengan status anak buah dan bos tetapi bila meting dengan kleyen jio akan memanggil T dengan sebutan tuan tpi setelah itu T akan mengejek jio.