Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Echa cemburu


__ADS_3

"gio" kata pramugari


Gio menengok ke sumber suara..


"eloo" kata gio.


Gio langsung berdiri dan memeluk pramugari itu, echa bengong melihat gio, rasa ingin menarik tubuh gio untuk menjauh dari perempuan itu muncul, tetapi echa hanya memperhatikan saja.


"lo kerja di sini cik" tanya gio


"iya gue kerja di sini" jawab cika


"lo mau ke mana gi" tanya cika


"gue mau ke korea liburan" jawab gio


Semua penumpang yang melihat interaksi gio dan cika semua mengira bahwa mereka pasangan kekasih.


Elisa melihat raut wajah echa, elisa sadar bahwa echa saat ini cemburu melihat gio dengan cika.


Gio masih asik berbicara kepada cika, sampai akhirnya echa pergi ke wc. Gio yang melihat tingkah echa yang aneh mulai merakan bahwa perempuan itu sedang marah padanya.


"gi siapa dia" tanya elisa


"el kenalin ini sepupu gue" jawab gio


" sejak kapan lo punya sepupu" kata echa


" kamvret lo el, gue punya sepupu yang mau mengakui gue kali". Jawab gio


T hanaya memperhatikan interaksi gio dan cika, t tidak marah demgan gio, t tau gio pasti mampu menaklukan hati adiknya.


"hay kak, kenalin aku cika sepupu mas gio" cika memperkenalkan diri


"gue elisa dan ini t suami gue" kata elisa


"kalian pergi bulan madu" tanya cika


"iya" kini t yang bersuara.


Elisa hanya memberikan senyum kepada cika.


Tidak lama echa kembali, echa sengaja menyenggol gio.


"minggir jangan halangin jalan gue" dengan suara marah.


Gio minggir, gio tidak mau ribut dengan echa di dalam pesawat.


"gi gue cabut dulu, sering sering telpon gi, gue rindu sama lo" kata cika


"oke gampang itu" jawab gio


Cika kembali memeluk tubuh gio.


Echa yang melihat langsung mengepalkan tangan...


Kemudian cika meninggalkan gio, gio kembali duduk, gio memandangi wajah echa.


"cha" panggil gio


Echa ridak mengherani panggipan gio.


"sayang" kini gio memegang tangan echa. Echa langsung menarik tangannya.


"jangan ganggu gue, gue mau tidur". Echa langsung menatap ke jendela, echa tidak tidur dia hanya melihat keluar jendela. Perasaan echa sangat kacau, dia sakit melihat gio berpelukan dengan perempuan lain. Ini ke dua kalinya echa merasakan sakit yang begitu sakit..


Gio sadar bahwa echa marah terhadapnya, gio mengacak rambut prustasi, gio tidak tenang, gio prustasi.


Dalam hati gio " gue harus jelasin ini semua, gue gak tidak bisa hidup tampa dia". Gio mengacak rambug..


T yang melihat gio dan echa marahan, t hanya tersenyum. Dalam hati t " kau sangat mencintai cha, sehingga kamu mampu membangkitkan rasa cemburumu pagi". T tersenyum.


Tidak terasa pesawat mendarat di bandara echa duluan turun dia tidak menunggu gio. Gio turun setelah echa turun. Gio merasa bersalah karena memeluk perempuan lain.

__ADS_1


Sedangkan t dan elisa setelah keluar dari pesawat mereka langsung menuju apartemen t. Di sepanjang jalan elisa tersenyum.


"sayang, kamu tidak ke sambetkan". Tanya t


Elisa tersenyum "tidak mas, aku sangat bahagia" jawab elisa


T kemudian menarik tubuh elisa kedalam pelukannya.


"mas juga sanagt bahagia memiliki istri seperti mu el" t mengelus rambut elisa.


Kemudian t mengecup kening elisa, tidak terasa mereka samapi ie apartemen, t dan elisa langsung menghempaskan tubuh mereka di atas kasur.


"sangat lelah" kata t


"mau aku pijetin mas" tawar elisa


T hanya mengagukkan kepala, elisa mulai memijat tubuh t. T merasa nyaman dengan pijatan elisa tampa sadar t tertidur....


Kembali ke cerita gio dan echa...


Echa menunggu kopernya datang setelah mendaptkan koper echa langsung keluar bandara tampa menunggu gio. Gio langsung mengejar echa, gio sudah sangat prustasi menghadapi sikap dingin echa.


Ketika echa ingin melangkahkan kaki menjauh dari bandara tangan echa di tarik oleh gio. Echa menengok ke belakan.


"lepasin" perintah echa


Gio menggeleng, tangan gio masih memegang tangan echa.


"gue bialang lepasin" suara echa sekaramg lebih nyaring


"sayang, kamu harus dengerin penjelasan aku dulu" kata gio


"apa yang mau kamu jelasin" bentak echa


"cha dengerin gue dulu" kata gio


Pertengkaran gio dam echa membuat penasaran banyak orang banyak yang menyaksikan echa dan gio.


"apa yang harus gue dengerin dari lo" echa memukul dada gio.


" gue tau lo lebih suka dengan diaka, krena dia lebih cantik dari gue" kata echa, kini air mata echa jatuh, echa tidak bisa menasahan.


Echa memukul dada bidang gio..


"kamu jahat"..


"kamu jahat".


"kamu jahat"..


Gio langsung menarik tubuh echa dalam pelukkannya. Echa memberontak ketika di peluk gio.


"lepasin gue, dasar brengsek". Umpat echa


"gue gak bakal lepasin lo, sebelum lo mau dengerin penjelasan gue". Gio makin mengeratkan pelukannya..


"lo jahat bang" echa memukul dada gio


"maaf cha, gue buat lo menagis" kata gio


"maaf cha, tapi lo harus dengerin penjelasan gue dulu"kata gio


Echa kini tidak memberontak ingin lepas dari pelukan gio tetapi kini echa membalas pelukan gio. Echa memeluk sangat erat..


"sayang, maafkan abangmu ini, membuat bidadari ini menagis".


"abang menyesal, abang tidak bermaksud menyakiti mu sayang".


"maaf, maaf, maaf membuat air matamu keluar". Gio mengeratkan pelukannya.


"perempuan tadi bukan kekasih abang, maupun mantan abang" kata gio


Kini echa melepaskan pelukannya, echa melihat wajah gio, echa echa melihat dari tatapan mata gio tidak berbohong.

__ADS_1


"perempuan itu sepupu abang sayang" kata gio


Echa yang mendengar melongo, dia tidak percaya bahwa perempuan itu sepupu gio.


"aku berkata sebenarnya sayang, perempuan itu sepupu aku, dia bekerja di penerbangan". Gio menyakinkan echa, kemudian cika yang menyaksikan pertengkaran sepupunya ikut bergabung.


"hay" sapa cika.


"maaf buat kamu salah paham" kata cika


"kenalin aku cika lita sebastian sepupu dari gio perdata sebastian" cika memperkenlakan diri


Echa masih diam tidak mentanggapi kehadiran cika.


"maaf seharusnya gue. Memperkenalkan diri tadi" kata cika


"gue sama gio sepupu buka kekasih mauapun mantan pacar kami sepupu, ayah gio kakak ayah gue, kalo lo gak percya gue telpon ayah gue biar lo percaya" kata cika


Echa masih diam,kemudian cika menelpon ayahnya..


"hallo yah"sapa cika


"hallo sayang, tumben menelpon" kata ayah cika


"ayah aku ingin bertanya" kata cika


"tentu silahkan" kata ayah cika


"ayah apa hubungan ku denga mas gio" tanya cika


"kalian sepupu" jawab ayah


"ayah tolong jelaskan kepada pacar mas gio, dia salah paham terhadapku"kata cika


Ayah cila yang mendemgar kaget, dia kira gio tidak tertarik dengan permpuan..


"maafkan anakku, kekasihmu dengan anakku hanay sepupu aku dan yah gio bersodara kamu tidak usah cemburu dengam mereka berdua sayang" kata ayah cika


Setelah itu telpon di puuskan..


"sayang mau maafin abangkan"tanya gio


Echa mengagukan kepala, kemudian gio memeluk tubuh echa..


"maafkan abang sayang, abang janji tidak akan membuat air matamu jatuh lagi" kata gio


"maafkan aku bang, aku marah gak jelas sama abang" kata echa


"tidak apa apa, abang memafkan, abang senang karena kesayangan abang mau memafkan abang" gio mengecup kening echa


"ehmmm.... Mentang mentang sudah baikkan gue di lupain" kata cika


Echa kemudian melepaskan pelukannya.


"maaf gue mengira lo gk baik"kata echa


"santai aja, gue bakal sama kalo di posisi lo" kata cika


"kenalin gue kim echa" echa memperknalkan diri


"gue cika, semoga kita bisa bereman dengan baik" kata cika


Kemudian cika berpamitan dengan echa dan gio, cika pergi ke hotel utuk menemui kekasihnya...........


"sudah tiadak marah lagikan" tanya gio


Kemudian echa memeluk tubuh gio, echa mengelengkan kepala.


"terimakasih karena mau cemburu"kata gio


"ihh abang kenapa terimakasih sih"echa jengkel


"itu tandanya kesayangan abang cinta sama abang"kata gio

__ADS_1


Echa tersenyum dalam pelukan gio.......


__ADS_2