
Kini mereka tengah bertanding..
Zico memberikan isyarat mematikan 😐🔪
Sedangkan kevin dia memberikan tanda jempo 👍👍 langsung terjatuh karena menerima beban 👎👎
Kini mereka tengah bersiap-siap, indah dan caca mejadi pendukung setia.. Sedangkan elisa menjadi wasit..
Kini tatapan mata zico dan kevin mematikan...
Kini mereka mengeluarkan jurus mematikan.....
"batu gunting kertas" teriak mereka
"yee gue menang lo kalah, dasar pabooo"
"keputusan ada di tangan wasit, wasit yang maha benar siapa gerangan yang menang" tanya zico
Elisa berpikir kemudian elisa menunjuk kevin
"dia yang menang"
"mommy aku anakmu mom, harusnya mommy pilih zi" zico cemberut
"cemberuttt tuh bibir udah monyong gak usah di monyong-monyongii kali" ledek kevin
"bangke kamu vin"
Bugh.......
"abang" teriak caca
Caca langsung spontan mengelus bekas tabokan zico di bahu kevin.
"sakit sayang"rengek kevin
Caca melirik ke zico, tatapan mata membunuh..
"sejak kapan lo sepeduli ca, gue di tabok bang zico aja lo ketawa" zay geleng-geleng kepala
Caca tersadar dari aksinya "ehhh" caca menjauhi kevin, caca menjadi salah tingkah
"gue ikhlas lo tabok zi asalkan gue di belain caca" kedipan mata kevin berikan
"ingat kak, anak mommy masih sekolah" tegur elisa
__ADS_1
"mom bolehkan kevin nikahin anak gadis mommy" kevin memasang wajah melas
"itu tergantung anak gadis mommy"
"ca nikah sama aku yuk"
"ehh aku masih sekolah" tolak caca
"tidak apa-apa ca, kamu sekolah sekaligus merekap menjadi istri dari kakak"
Seketika zico langsung menabok kevin kembali "kebiasaan, gak ada, adek gue masih sekolah"
"eleh-eleh lo zi harusnya tu lo dukung gua"
"gue dukung tapi gak sekarang juga lo ngjak adik gue nikah"
"hehe,, gak masalah gue bakal tetep nikahain caca secepatnya" kedipan mata di berikan kevin ke caca
Setelah berdebat t ikut bergabung, semua berada di ruang santai menghabiskan waktu dengan bercanda.
"kemari nak" t meminta indah mendekat
Indah kini duduk di sebelah t, t mengelus rambut indah dengan sayang.
"kapan kalian akan libur kembali"
"hubungi daddy setiap waktu, cerita kepada daddy jika anak daddy menyakitimu, akan daddy cincang dia" t memberikan ttapan tajam ke zico
Zico hanya cemberuttt...
"cincang aja dad" kevin mulai mengkeruh keadaan
"diem gak lo vin, pengen gue tabok lo habis itu gue buang ke kali Amazon"
"huuu akutttt"
Yang lain hanya tertawa...
"dad kak kevin tadi ngajak caca nikah" zay melapor Pada t
T langsung menatap tajam ke kevin "kamu berani vin"
"ehh itu tergantung daddy dan caca menyetujui atau tidaknya, kevin mah kapan saja siap dad"
"jangan harap kamu vin, jika kamu ingin menikahi caca sekarang juga kamu langkahi dulu mayat zico"
__ADS_1
Zico memutar bola mata malas "kok aku sih dad"
T tertwa "caca harus selesai sekolah dulu, daddy tidak akan menuntun caca untuk menikah muda"
" noh dengerin vin"
"iya dad kevin akan menurut" kevin memberikan senyum gigi pepsoden
"ehh dad, daddy tidak ingin mengadakan acara pernikahan zico" tnya kevin
"mommy ingin, tapikan indah dan abang akan kembali dinas jadi acara akan kami undur"
"nanti saja setelah mereka kembali lagi akan daddy buat acara yang megah"
"tidak usah berlebihan dad" tegur zico
"no, daddy tidak berlebihan ini ungkap sayang daddy padamu karena abang pulang bawa istri"
"daddy tidak sabar mengedong cucu" t memeluk tubuh istrinya
Setelah berbincang-bincang kini mereka telah kembali ke kamar masing-masing sedangkan caca, caca mengatakan kevin sampai depan rumah.
"hati-hati kak"
Kevin tersemum"ca menikahlah denganku" kevin menggegam tangam caca
"ehh,,, tidak kak, aku masih sekolah " tolak caca
" tapi berjanjilah kamu akan menjadi ibu untuk bibitku"
"ehh aku tidak bisa janji"
Kevin tersenyum "bolehkah kakak menciummu" kevin meminta ijin
Belum juga caca memberikan ijin kevin langsung menyambar bibir caca, caca menjadi patung menerima serangan kevin, karena caca memiliki rasa dengan kevin caca membalas ciuman kevin, setelah mereka merasa habis napas mereka melepaskan ciuman.
Kevin tersenyum "terimakasih" kevin mengecup kening caca
Kemudian kevin keluar dari rumat t. Caca masuk ke dLam rumH saat akan memasuki kamarnya zay sudah menunggu di dalam kamar.
"cie yang habis ciuman" ledek zay
"sotoy lo bang"
"yah ngelak lo dek tuh bibir lo bengkak"
__ADS_1
Refleks caca langsung menutupi bibirnya..
Zay tertawa keras meninggalkan adiknya....