
Satrea tersenyum melihat elisa yang sedang fokus pada layar komputer. Sedangkan dari sudut lain reja memperhatikan tatapan satrea.
"sepertinya kau menyukainya"dalam hati reja
Ketika elisa fokus terhadap pekerjaannya hp elisa mendapat pesan masuk.
"sayang makan di kantin atau di ruanganku atau aku ke rianganmu"cht t
"emmm sepertinya kantin lebih menggoda"blas elisa
"hmm jadi aku kurang menggoda, baiklah istriku aku akan membuatmu menderita karena berkata begitu😈"bls t
"maksudnya aku rindu makanan kantin mas, ih mas jangan sudzon dong"balas elisa
"mas marah pokoknya pulang ini mas mau hukum kamu"bls t
"baiklah suamiku aku akan menerima hukuman apapun itu😘"bls elisa.
"emm pesankan aku kopi sayang nanti"bls t
"ok mas"bls elisa
Elisa tersenyum membaca cht dari t sedangkan dari sudut pandang satrea elisa terlihat sangat cantik ketika senyum.
"meleleh hatiku"dalam hati satre.
Jam istirahat telah tiba elisa dan maya berjalan menuju kantin di dalam kantin elisa memesan makan dalam 1 piring tetapi untuk porsi dua orang, sedangkan maya memesan makanan untuk 2 orang juga, elisa tidak lupa memesan kopi. Setelah pesanan jadi maya dan elisa mencari tempat duduk setelah menemukan tempat duduk elisa duduk menunggu t datang. Tidak lama satrea, bima dan bambang datang ke kantin mereka memesan makan makan kemudian satrea melihat meja elisa hanya ada elisa dan maya satrea langsung menuju meja elisa.
"hay kak boleh gabung gk"pinta satrea
Elisa menengok sekitar dan saat itu hanya meja dia yang kosong.
"eh silahkan"kata elisa
Satrea dan yang lain duduk satrea duduk pas beradapan dengan elisa. Satrea sangat senang bisa makan bersama elisa.
Tidak lama t dan jio datang semua karyawan berdiri memberi hormat kepada t, kemudian t menyuruh kariyawan untuk melanjutkan makannya. T melihat satrea duduk di depan elisa, jio dan t mendekati meja elisa. Elisa tersenyum kepada t.
"bisa geser"perintah t kepada satrea
"ehh itu pak di sebelah saya saja pak mager saya pak"jawab satrea
"lo minggir aja kenapa sih"perintah jio
"maaf pak tapi saya duluan duduk di sini dan saat ini saya mager banget"jawab satrea
Jio juga menyuruh bima untuk pindah duduk.
"lo bimakn"tunjuk jio
"iya pak saya bima"jawab bima
"geser"perintah jio
Bima menuruti perintah jio, kini jio duduk berhadapan dengan maya, maya memberikan makanan untuk jio.
Jio yang sadar bambang memandang wajah maya, jio kini mulai keluar api cemburu. Muka jio kini berubah mengeras rahang jio.
"gak usah liatan dia kaya gitu kenapa sih"kata jio dengan nada sinis
"ehh maaf pak"jawab bambang sambil menunduk.
Sedangkan t dia masih berdiri karena satrea tidak mau pindah.
"duduk di sini"sambil menepuk bangku yang kosong di samping, t menuruti perintah elisa.
Elisa makan dengan lahap sedang t masih memperhatikan satrea yang curi curi pandang terhadap elisa.
"pak gak makan tumben"tanya maya
"tidak"jawab singkat t
Ketika mulut elisa agak belepotan karena kecap entah setan mana yang merasuki satrea jadi berani mengabil tisu dan tiba tiba mengelap bibir elisa yang belepotan tadi. Semua yang melihat kaget dan tentu saja t sudah mengepalkan tangannya. Elisa menghindar tapi satrea terus melakukannya.
"ehh tidak usah saya bisa sendiri"kata elisa
"tidak apa apa kak saya saya"kata satrea
Kemudian t memegang tangan satrea, tangan satrea langsung di hempaskan.
"gak usah megang megang"kata t
"kenapa sih pak saya cuman membatu"kata satrea
T yang sudah murka langsung membanting piring elisa. Semua karyawan memperhatikan bosnya mulai mengamuk.
"gue bilang gak usah megang, lo mau cari mati"kata t dengan siara lantang
"saya cuma mau bantuin pak"kata satrea
"gue sudah sabar dari tadi, mau lo apa hah"kata t
"hmm gini lo pak saya ini sepertinya tertarik sama karyawan bapa yang ini"kata satrea dengan percaya diri
"jadi pak tolong banget biarkan saya pdkt"kata satrea meminta kepada t
T membanting gelas kali ini"gak bakal gie ijinkan lo deketin elisa"t langsung mengebrak meja. Kemudian t menarik tangan elisa dengan kasar t berjalan dengan langkah besar elisa mengikuti t dengan langkah yang kuwalahan. Samapai elisa terjatuh karena langkah t yang besar.
"au"ringis elisa
"sayang maaf sayang"t langsung membangunkan tubuh elisa.
"mas jangan marah"kata elisa
T langsung mengendong tubuh elisa untuk masuk ke ruangannya. Sedang di kantin satrea hanya bengong dia berbikir keras kenapa bosnya sangat marah dengannya saat dia berkata ingin dekat dengan elisa.
"lo adik satriakn"tanya jio
" iya pak"kata satrea
"lo jangan cari masalah dengan bos, klo lo mau kakak lo gak murka"kata jio
"memang saya kenapa pak sayakn meminta ijin untuk mendekati kakak itu"jawab satrea
Maya yang geregetan dengan satrea kemudian memukul kepala satrea dengan sendok.
Tok
" aduh sakit, kenpa mukul kak"tanya satre
"lo jangan deketin dia kalo mau hidup dengan tenang"jawab maya.
"memang apa hubungannya bos dengan kakak tadi"tanya satrea
__ADS_1
"lo gak tanya sama kakak lo"kata jio
"tidak "jawab satrea
"dia istri bos, dan setau saya dia tidak suka miliknya di ganggu orng"kata jio.
" hah serius pak, matilah aku"satrea mepuk jidat
"lo sih sat cari masalah mulu"kata bima
"minta maaf kamu sat sama bos nanti kamu di keluarin dari peserta magang mau ke mana lo magang"kata bima
"bener tuh lo harus minta maaf sebelumbos murka"kata bambang
" ehmmm dan lo jangan deketin, maupun mandangin bini gue" jio menjuk bambang
"ehh iya pak maaf kalo masalah itu"jawab bambang.
"pak bos t mau maafin saya gk ya"tanya satrea
"coba kamu minta maaf denganya tapi nanti saat jam masuk tiba, saya yakin dia lagi menenagkn api"kata jio
"baik pak"jawab satrea lesu.
Sedangkan di dalam ruangan t, t duduk di meja dan elisa berdiri di hadapan t.
"mas tidak lapar"tanya elisa
"tidak aku kenyang hanya melihat senyummu"jawab t
Elisa memukul dada t senyum bahagia mengembang.
Kemudian t menari pinggang elisa lebih dekat kemudian t mengecup bibir elisa.
Cup
Cup
Cup
Elisa memejamkan mata.
"mas gak suka ada yang menyetuh bibir kamu sayang"kata t
"maaf mas, tapi tadi aku menepisnya mas"jwab elisa
"tetap saja mas tidak suka sayang" t menyetuh bibir elisa.
"ini milik mas seorang tidak ada yang boleh menyetuhnya"kata t
"semua yang ada di tubuh park elisa mabo itu semua milik kim taehyun tidak ada satupun orang yang boleh merubah itu"kata t
"iya mas diriku, apa yang aku punya semua milik mas"kata elisa sambil tersenyum.
"maaf mas buat mas cemburu "kata elisa
T menggelengkan kepala kemudian t memeluk tubuh elisa dengan erat tidak ingin melepaskan pelukannya.
" aku sangat mencintaimu, emm apa perlu kamu mas rubah jadi sekertaris mas supaya kamu deket terus dengan mas"kata t
"jio mas pecat"tanya elisa
"tidak sayang kamu jadi sekertaris di bawah jio"jawab t
"tapi mas tidak suka jika anak itu mencuri kesempatan untuk mendekatimu"kata t
Kemudian t melepas pelukannya t menarik tangan elisa menuju tempet duduk kini elisa berada di atas pangkuan t.
"mas aku tidak mungkin membuka hati ku, jantungku berdetak karena mas, otakku di penuhi mas, hatiku di penuhi mas, hari hari ku di penuhi mas lalu bagaimana aku menanggapi orang "kata elisa
T memeluk tubuh elisa dari belakang t mengirup aroma tubuh elisa yang menjadi jandu. Tiba tiba pintu di ketok, t tidak melepaskan pelukannya elisa tidak di ijinkan untuk bangkit. Saat pintu terbuka jio dan satrea masuk ke dalam satrea yang melihat posisi duduk t dan elisa merasa canggung.
"maaf pak mengganggu waktunya"kata jio
"iya kenapa ji"tanya t
"ini pak anak magang ingin menemui bapak"jwab jio
T menyeruh duduk dan jio keluar dari ruangan.
"ada apa"tanya t
"anu anu anu"satrea gugup
"jika tidak ada yang ingin di sampaikan sebaiknya klanda keluar"perintah t
Satrea menelan air ludah"anu pak begini maaf atas perilaku saya tadi, saya tidak tau bila kakak ini istri bapa".
"iya saya maafkan, itu saja yang ingin kau sampaikan"tanya t
"iya pak itu saja"jawab satrea
"kalo begitu keluar kamu jika tidak ada yang ingin di sampaikan"perintah t
"baik pak"satrea meninggalkan ruangan.
Sedangkan t dia masih memeluk tubuh elisa t mencium aroma tubuh elisa yang membuat dia candu.
"bulan madu mau kemana"tanya t
"korea"jawab elisa
T menaikkan alisnya elisa tersenyum.
"karena di korea kita melakukannya untuk pertama kali aku ingin mengulanginya" elisa mengelus tangan t
"mas aku balik ke ruangan ya" elisa memohon
"tidak boleh mas tidak mau ada yang naksir kamu lagi mas kapok"t mengeratkan pelukannya
Elisa berpaling menatap mata t tangan elisa memegang wajah t.
"mas percayalah dengan ku perasaanku hanya untuk mas seorang"kata elisa
T tersenyum "baiklah qku ijinkan istriku tercinta" kata t
"tapi sebelum kamu meninggalkan ruangan ini cium mas dulu"pinta t
Elisa menuruti permintaan t, elisa mencium kening, mata, hidung, pipi, dan kini elisa yang melumat bibir t mereka larut dalam lumatan itu, setelah kehabisan oksigen mereka melepaskan lumatan.
"mas aku ke ruangan ku dulu"elisa mencium pipi dan mengecup bibir t sekilas dan mampu membuat wajah t merah tomat.
Elisa bangkit dari duduk dan meninggalkan t sebelum meninggalkan elisa berpaling melihat ke arah t.
__ADS_1
"mas jangan senyum senyum sendiri aku ngeri liatnya"kata elisa
T tersenyum makin lebar t sangat bahagia.
Di dalam ruangan elisa, elisa sibuk mengerjakan tugasnya ketika elisa merasa capek elisa berhenti sejenak kemudian satrea mendekati elisa.
"ehmm kak"satrea memanggil
"eh iya kenapa"tanya elisa
"emm maaf atas perilaku aku tadi kak aku beneran gak bermaksud gitu"kata satrea
"oh iya saya maafkan"jawab elisa
"untuk membalas kesalahan saya kakak boleh nyuruh saya apa saja"kata satrea
"sat lo mau nebus kesalahan lo emm baik lo belikan kami kopi di cafe depan itu" reja bersuara
"ide bagus tu ja gue setuju"jawab wati
"lo setujukan el"tanya wati
"gue setuju, jadi kamu ke cafe di depan perusahaan belikan kami kopi"kata maya
Mereka mulai mencatat pesannya elisa memesan es kopi untuk dua orang. Mereka mengumpulkan uang lalu menyuruh satrea mereka juga tidak lupa membeli makanan untuk menemani kopi. Satrea tidak mengeluarkan uang sepeser pun uang yang di gunakan mutlak uang karyawan dalam ruangan akuntansi mereka patungan untuk membeli.
Satrea keluar untuk memesan setelah pesanan datang satrea membagiakan kopi tetapi mereka langsung duduk di ruang tengah yang ada meja untuk mereka rapat mereka menyuruh satrea untuk bergabung elisa berpamitan kepada rekannya untuk mengtar kopi lepada t.
Elisa masuk ke dalam saat pintu terbuka t masih berkutik dengan dokumen yang menumpuk t melirik pintu yang terbuka saat melihat elisa masuk senyum t terpancar.
Elisa menghampiri t kemudian elisa mencium pipi t untuk memberikan semangat..
"mas di minum dulu"perintah elisa.
"terimakasih sayang"kata t
"aku balik ke ruangan mas"pamit elisa
T hanya mengagukkan kepala t masih memandangi elisa sampai pintu tertutup kembali.
Elisa kembalai ke ruangannya semua karyawan sedang berkumpul mereka bercanda meluangkan penatnya pikira.
"ehh ja setau aku kan lo suka sama elisa kenapa lo gak tembak dia"tanya wati
Elisa kaget dengan pertanyaan wati kemudian elisa mecubit wati.
"gak usah gitu el semua juga tau kalo reja suka sama lo"kata wati
"hmm jadi gue sudah ngukapin perasaan gue ke elisa"kata reja.
"terus di terima ja"penasaran kariyawan lain
"gue di tolak"semua tertwa mendengar jawaban reja.
"lo di tolak karena apa ja"tanya kariyawan 2
"gue di tolak karena kalah cepet sama bos"jawab reja.
"jadi lo pacaran sama bos el"tanya karyawan 3.
"iya gue pacaran tapi lebih tepatnya dia suami gue"jawab elisa
"pantes waktu di kantin reja yang sok romantis bos t ngamuk malah aku dapat kabar bos t ngamuk di bagian periklanan juga"kata kariyawan 4
"lo serius"wati penasaran
"gue serius, ruang periklanan dapat amukan bos t gue gak tau apa alasannya "kata kariyawan 4
"aduh pak bos ini tipe yang melampiaskn ke marahan ke semua orang" kata wati
"bener banget gue setuju, muka pak bos itu kaya es batu"kata kariyawan 2
"lo kok bisa kecantol sama bos gimana ceritanya el"tanya wati
"semua karena takdir "jawab elisa
"kak reja pernah di apain sama bos t" tanya satrea.
"elo sat nanya lagi pasti lah reja sama pak bos berantem, gue inget pas lift terbuka pak t ngamuk terhadap reja, reja sampe babak belur"kata wati
"gue waktu itu gak percaya kalo bos pacar elisa makannya gue mau dektin elisa"kata reja
"dan lo yang babak belur jugakan ja"kata wati
Jantung satrea berdetak satrea takut apa yang di alami reja akan menimpa pada dirinya.
"tenang sat laki gue gak sekejam itu kok, asalkan lo gak cari maslah"kata elisa
Satrea menundukkan kepala.
"ahh sudah sudah gak usah bahas itu lagi nanti kita jadi canggung lagi"kata reja
"ehh malam minggu ada konser"kata wati
"konser siapa"tanya elisa
"shela on 7"jawab wati
"lo serius gue pengen nonton "kata elisa
" lo ajaklh laki lo, jangan sendiri nonton nanti kaum adam ngagap lo belum punya laki"kata reja
"hm iya nanti gue ajak laki gue"kata elisa
"sudah sudah ayo balik kerja nanti bos tau kita di amuk lagi"kata wati
Mereka kembali bekerja tidak lama jam pulang tiba t sudah menunggu elisa di depan pintu karyawan satu satu keluar.
"sore pak"sapa kariyawan t hanya tersenyum
"mas udah lama nunggu"tanya elisa
"belum"t memeluk tubuh elisa
Mereka berjalan menuju parkiran di dalam mobil t menggegam tangan elisa dengan erat.
"emm mas malam minggu ini ada konser shela on 7 kita nonton ya mas"kata elisa.
"hmm baiklah sayang mas ngikut"kata t.
Elisa langsung memeluk tubuh t dan mencium pipi t.
Elisa sangat bahagia memiliki suami seperti t.
__ADS_1