Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Bab 16


__ADS_3

Ke esok paginya indah memuali hari tampa sang suami.


Indah memandangi sisi sebelah tempat tidurnya, dalam hati kecil indah dia sangat merindukan suaminya.


Tok tok tok.....


Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan indah.


"masuk"


Ayah indah masuk dan duduk di sisi indah.


"baru bangun nak" ayah indah menyisihkan anak rambut.


"iya yah" indah tersenyum


"besok ada yang ingin kenal dengan anak ayah, besok luangkan waktu ya"


"ehh iya yah"


"bagus, kalo gitu mandi habis tu turun buat sarapan ibu dan kak kevin sudah menunggu"


Indah mengagukan kepala, kini indah telah rapi mengenakan pakaiannya.


Saat mereka sarapan suasana tenang dan nikmat.


"eh iya bu kata kak kevin ibu sakit"


"ibu tidak sakit, cuman ibu rindu padamu"


"ih kak kevin bohongin aku" indah cemberuttt


"yee kalo gak gitu juga lo gak bakal pulang, betah banget di kampung orang"


"hehe di sana enak bang"


"kak bella mana" indah mencari ke sisi rumah


"kakakmu lagi di rumah orang tuanya"


Indah mengagukan kepala tanda mengerti..


Setelah sarapan mereka kini tengah berkumpul di kazebo. Mereka menikmati kebersamaan...


"dah lo tau gak anaknya pa mamat"


"pak mamat temen ayah itu"


"iya, besok dia mau datang" kata kevin


"ngapain" tanya indah penuh dengan penasaran


"mau lamar kamu" jawab santai kevin


Indah langsung sok "jadi aku di suruh pulang karena ini yah" kini indah menatap ayahnya


"iya nak, ayah ingin mepihatmu menikah"


"enggak gitu ayah, aku berhak menentukan pilihanku sendiri aku gak terima" indha mulai mengeluarkan jurus penolakan


"lah elah lo dek tinggal ikutin kemauan ayah aja, lo jangan jadi anak durhaka" kevin menaik turunkan alisnya


"ih gk gitu juga kali kak, indah pokonya nolak"


Indah langsung meninggalkan keluarganya dan kembali masuk ke kamar, indah menangis.


Kemudian ibu indah masuk "nak tolong turuti kemauan ayah kali ini aja"


"gak bisa bu, ada hati yang ku jaga, aku gak bisa ngikutin kemauan ayah"


"nak ibu mohon"


Karena indah tidak tega jadi indah hanya diam tampa melawaan.


Saat ibunya keluar dari kamar indah langsung menelepon zici. Karena zico tengah memberi pelatihan jadinya hpnya di tinggal, indah berapa kali menghubingi zico. Karena tidak mendapatkan jawaban indah kemudian menghubungi clara.


"hallo dah"


"ra liat zico"


"zico lagi ngelatih para tentara 5 menit lagi selesai"


"lo kenapa dah, elo nagis" clara panik


"ra. Gu.gueeee di jodohin sama anak temen ayah gue ra" kini air matanya jatuh


"apa" clara terkejut


"gak bisa di biarkan, lo tolak dah, lo sudah jadi milik zico"


"gue tau ra, tapi gue gak bisa nolak keinginan ayah gue"


"gue bingung ra"


"lo tolak dah apapun yang terjadi ituu gak boleh terjadi"


"sudah gue bakal nyamperin bang zico" clara langsung mematikan sambungan telepon


Clara berlari mencari zico, saat clara melihat rendy clara langsung menghentikan rendy


"ban, liat bang zico" suara clara naik turun


"lo kenapa ra habis di kejar monyet, gitu aja lo takut "sidir rendy


" bukan monyet bang ini tapi lebih ngeri lagi, gue harus lapir sama bang zico"


"bentat gue hubungi zakky" rendy menghubingi zakky


"bang zico, clara nyariin penting..... " zakky teriak


Zico langsung menghampiri clara, zico. Melihat clara yang mengatur napasnya.


" kenapa lo ra, habis di kejar monyet"


"ah lo bang sama aja kaya bang rendy"


"terus samaain aja gue" gerutu rendy


"hehe piss bang" clara cengengesan


"kenapa ra" tanya zico


"aduh ini gawat bang, gawat bnaget"


"gawat kenapa ra" zico masih memasang mode tenang


"aduhh gawat banget bang, besok indah ada yang ngelamar" tutur clara


Bagaikan di sambar petir siang bolong, zico langsung murka.


"siapa yang berani ngelamar akan gue tenggelam" kini zico sudha kalang kabut mendengar kabar indah.


Zico langsung berlari masuk ke rumahnya dan langsung mengabil benda pipi, zico langsung menelepon indah.


Saat ini indah tengah kacau, matanyanya sembab karena menangis. Saat teleponnya berdering indah langsung mengakatnya.


"sayang kamu baik-baik sajakan" zico sangat cemas

__ADS_1


"a.a.aku baik baik saja yang" suara indah bergetar


"besok aku akan menyusulmu, tunggu aku aku di bandara" kata zico


"aku akan menunggumu" jawab indah


"jangan menangis sayang, aku tidak akan melepaskanmu, samapi mati kau jmtetap jadi milikku, percayalah"


"aku percaya padamu"


Akhirnya hati indah mulai lega setelah bercerita dengan zico, indah tertidur saat zico menyanyikan lagu tidur untuknya.


Keesok harinya zico langsung berangjat menggunakan pesawat pribadinya, di perjalanan zico memedam amarahnya, rasanya ingin sekali dia menenggelamkan laki-laki yang berani melamar indah.


Setelah berapa jam di udara akhrinya zico samapi, zico menghubungi indah bahwa dia telah sampai, kini indah akan menyusul zico.


"bu, yah indah kelauar sebentar" pamit indah


"eh nak pulangnya jangan malam-malam, habis magrib calon suamimu datang"


Indah tersenyum tipis, kemudian dia meninggalkan rumah orang tuanya. 1 jam perjalanan dari rumah indah menuju bandara kini indah telah sampai, indha mencari sosok suaminnya. Saat indah melihat zico, zico tersenyum kepadanya zico merentangkan tangan, indha berlalri masuk ke dalam pelukan zico.


Mereka saling memeluk zico membisikan kata cinta "aku sangat mencintaimu"


"aku sangat merindukanmu".


"aku juga sangat merindukanmu sayang" indah semakin masuk ke dalam pelukan zico


Saat mereka keluar dari bandara, mereka berpegangan tangan.


"kita mwnginapndi hotel, setelah itu barubke rumahmu" ajak zico


"baiklah" indha tersenyum


Sesampai di kamar hotel zico merebahkan tubuhnya, zico menepuk sisi tempat tidurnya, zico menyuruh indah untuk berbaring di sebelahnya.


"mandi dulu sayang" perintah indah


"mandiin" rengek zico


"mandi sendiri" tolak indah


Kemudian zico langsung menarik tubuh indah, kini indah berada di bawah kukungan tubuh zico.


Zico menatap setiap inci wajah istrinya, zico tersebut yum kini tangan zico menyusuri wajah istrinya, indah memejamkan mata saat tangan zico menyusuri wajhnya, zico terdiam memperhatikan bibir istrinya.


Kemudian zico memberikan kecupan pada bibir indah.


Cup


Indah membuka mata, indah tersenyum.


Cup


Satu kali lagi kecupan mendarat


Dan cup,... Kini kecupan zico berubah menjadi lumatan, kini mereka telah saling *******, melepaskan rasa rindu mereka, kini hormon keduanya telah naik tidak menunggu lama tangan zico telah bermain di dada indah, indah mendesar mendapatkan sentuhan di dadanya, zico menyusuri leher jenjang indah, indah semakin mendesah mendapatkan sentuhan di leher dan dadanya. Dan akhirnya mereka kembali melepas rindu dengan saling menyatukan tubuh mereka.


Kini indah tengah berada di pelukan zico tampa sehelai benang menutupi tubuh mereka, merek tengah polos di dalam selimut. Indah sangat erat memeluk tubuh zico, zico tidak henti-hentinya mengecup kening indah.


"sayang apakah di sini sudah ada zico junior" tangan zico mengelus perut indah


"aku tidak tau, aku belum mengetesnya"


"besok pagi lakukan, nanti kuta ke supermarket untuk membelinalat tes kehamilan"


Indah mengagukan kepala.


Kini hp indah berbunyi karena malas mengajat akhirnya zico yang mengakat.


"dah kamu di mana, jangan lupa sebelum magrib pulang" kata ibu indah


"dah"


"dah"


Kemudian zico menepelkan benda pipih itu ketelinga indah "iya bu" suara indah terdengar sangat kelelahan


"jangan lupa sebelum amgrib pulang nak"


"iya bu, sudah dulu ya bu indah ngatuk, indah ingin tidur"


"loh kamu tidur di mana nak" tanya ibu indah


"indah di hotel hu, sudah dulu bu indah mau tidur"


Sambungan telepon telah berakhir, indah membuang asal teleponnya, zico langsung menarik tubuh indah agar masuk ke dalam pelukakanya, indah merasa nyaman saat berada di pelukan suaminya.


"jangan di pikirkan, nanti hiar aku yang bilang sama orang tuamu" papar zico


"terimakasih "


" hay kenapa trimakasih, aku mencintaimu jadi wajar jika aku akan menjadi sandaranmu"


"i love you suami"


"i love to sayang" zico memeluk indah.


Kini mereka telah sampai di alam mimpi..


Saat mereka bangun matahari telah berganti bulan. Zico meliahat jam dan jam sudah menujukan pukul 7. Zico kemudian membangunkan indah


"sayang bangun"


"emmmmm,... Kiss saynag" pinta indah


Zico langsung menuruti permintaan sanga istri


Cup


Cup


Cup


Cup....


Semua bagian wajah indah terkena absen zico.


Indha tersenyum kemudian mereka mandi bersama setelah mandi mereka berangkat ke rumah indha, sedangkan di rumah indah, orang tuanya kalang kabut mencari indah.


"kenapa anak itu" geram ayah indah


"sabar yah bentar lagi pasti datang" ibu indah menenagkan hati suaminya.


Tidak lama teman pak mamat berserta anak dan istri datang.


Orang tua indah menyambut kedatangan calon besannya.


"malam pak mamat" sapanayah indah


"malam pak wahyu" kini mereka bersalaman para ibu juga.


"ini kenalin anak pertamaku, namanya yusuf"


"suf kenalin ini temen bapak"


Yusuf kemudian menyalqmi tangan pak wahyu "yusuf pak" yusuf sopan

__ADS_1


Tidak lama mobil lamborgini edisi terbatas memasuki perkarangan eumah pak wahyu, semua yang ada di sana melihat ke arah mobil itu.


Dalam ahti yusuf "gila kaya berarti calon mertuaku, bagus gue bisa morotin"


Setelah terparkir dengan rapi zico keluar mengenakan setelan jas resmi, zico kemudian membuka pintu mobil istrinya. Imdah keluar dari mobil. Semua mata terkejut melihat indah keluar dari mobil dan pertanyaan terbesar siapa pemuda itu.


Zico dan indah menghampiri kedua orang tuanya.


Kemudian zico memperkenalkan diri dengan sopan "kenalin pak saya kim zico lee"


"eh iya nak"


"zico" zico menyalami pak mamat dan yusuf


"ehhh ayo masuk-masuk" tawar pak wahyu


Mereka kini telah masuk, indah di bawa masuk ke dapur oleh ibunya.


"jelasin siapa dia nak" tanya ibu


"dia, dia nanti ibu tau kok" kelah indah


"eleh paleng yo pacar bu" kini bella ikit angkat suara


"ih mbaku the best pokonya" indha mengacungkan jempol


Kini mereka berbincang-bincang, sampai pada titik inti. Pak mamat mulai mengutarakan niatnya.


"gini pak wahyu maksud kedatangan kami mau lamar anak bapak buat anak saya"


"aduh kalo itu saya kembalikan ke anak saya"


"indah nak kemari" panggil ayah


Kini indah dan kakak beserta kakak iparnya telah berkumpul.


"nak pak mamat ingin menjadikan kamu mantunya kamu mau tidak" tanya ayah indah


Sedangkan di sis zico, zico sudah meredam emosi dengan lamaran pak mamat. Zico mengepalkan tangan.


"eh itu pak, bukannya saya lancang tapi jawaban di tangam zico "jawab indah


" kenapa jawaban ada di zico" semua bertanya serempak


"karena" kata indah terpoting dengan sambaran zico


"karena saya suami indah" semua mata langsung menatap zico


"jangan bercanda kamu nak"


"jangan malu-maluin bapak nak"


"indah tidak berbohong pak, saya memang suami indah"


"dan maaf pak mamat lamaran anda saya tolak" kini aura kepemimpinan zico keluar


Pak mamat dan yusuf yang mendengar saja merasakan aura ngeri dari zico mereka merinding mendengarnya.


Ibu indah langsung jatuh pingsan semua panik,. Karena ibu indah pingsan.


Tidak berselang lama ibu indah tersadar.


"jadi apa pekerjaanmu sampe-sampe kamu ngaku-ngaku jadi suami indah" tanya yusuf


"saya cuman seorang tentara, dan saya tidak mengaku-ngaku" tegas zico


"cih jadi tentara aja belagu" kata yusuf


"coba kaya gue kerja di perusahaan T, keren gak gue" yusuf menyombongkn diri


Zico tersenyum..


"lah yu mantumu cuma kerja jadi tentara apa hebatnya, mending sama anakku aja" kini pak mamat mengompori


Kini kepala pak wahyu merasa ingin meledak menerima kabar bahwa putrinya tepah memiliki suami.


"tentara juga pekerjaan yang mulia" bela zico


"cih cocok wes kamu yu, udah miskin punya mantu juga miskin, aku yakin pasti kobil yang dia bawa pinjaman, anak udah sekarang hmgayanya setengah langit gak liat isi dompet" sindir pak mamat


Zico merasa geram dengan pak mamat.


"em lo kerja di bagian apa di perusahaan t, pak mamat kerja juga di sana" tanya zico


"lah tnetulah, aku kerja di bagian akuntasi dan bapaku kerja di bagian ketua iklan"


"kalo orang ngomong itu di liat lawan bicaranya jangan hp di pegang gak sopan" kali ini sindiran dari ibunya yusuf


Zico hanya tersenyum, sedangkan keluarga indah hanya terdiam menyaksikan perdebatan itu.


Sampai ayah indah mengeluarkan suara" aku kecewa sama kamu mat, aku kira kamu tidak memanda status sosial untuk anak ku gak jadi sama nakmu"


"hidup sekarang tidak memandang status sosial yo malulah" kata pak mamat


Zico yang sudah geram langsung berdiri "kalo tidak ada kepentingan lagi silahkan keluar jangan hina keluarga istri saya" zico memasang wajah dingin


"cih sombong kamu nak baru jadi tentara sudah sombong"


"maaf sekali lagi ini bukan saya yang menginginkannya taoi bapak dan anak bapak yang memulai"


"jadi mulai besok bapak tidka usah bekerja di perusahaan t, besok pagi di meja kaoian sudah ada surat pembatalan kontrak" zico masih memasang wajah dingin


"cih gak takut gue sama omongan lo, idah ah bu ayao pergi dari keluarga miskin ini" ajak yusuf.


Kemudian pak mamat dan keluarnya kembali ke rumah. Kini tinggal keluarga indah.


"dah jelasin semua" kkata ayah


"iya yah, anu zico ini suami indah"


Kemudian tangan pak wahyu melayang naik ingin menampar eajah indah dengan ceoat zico menahan, pak wahyu langsung emosi melihat zico, zico langsung di hajar babak belur oleh pah wahyu.


Setelah puas ayah indha berhenti "kamu jelaskan"


Kini zico mulai menjelaskan semuanya, dan sukurnya ayah indah mau memang kelancangan zico karen meningkahi putrinya tampa izin.


"jadi pekerjaanmu tentar" tanya pak wahyu


"iya pak"


"terus kalian kenal di mana" kini bella yamg bertanya


"ketemu di desa perbatasan kebetulan saya di tugaskan di sana"


"ehh bentar-bentar kamu itu ketua tim macankan yang berhasil nangkap penyelundupan narkoba" kini kevin


Zico mengagukan kepala


"yatuhan doa bapa terkabul, bapa pengen punya mantu tentara akhirnya terwujud" ayah indah langsung memeluk tubuh zico


"pengen punya mantu tentara tapi temennya mau lamar anaknya mau di iyakan, untung tidak jadi coba kalo jadi apa indah gak tersiksa" sindir ibu


"hehe khilaf bu, pemgen momong cucu"


"khilaf gundulmu" kata ibu indah


"pak mau minta ijin besok indah mau saya bawa ke rumah orang tua saya"

__ADS_1


"oh iya silahkan nak zico" ayah indha tersenyum terus


Dia tidak menyaka memiliki menatu tentara.


__ADS_2