Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Gio and echa II


__ADS_3

T dan elisa mencati sumber suara itu. Ketika menemukan sumber suara t dan elisa kompak mengatakan "eloooooo". T sambil menunjuk ke arah gio


"hay kakak ipar"sapa gio


"sejak kapan gue jadi kakak ipar lo" kata t


"omma liatlah kakak ipar tidak mengakui aku". Suara manja gio ke pada omma


Elisa yang mendengar langsung merinding, elisa baru pertama kalj melihat gio manja terhadap orang lain.


"gue merinding ngeliat lo kaya gini" sidir elisa


"kenapa sih lo el selalu gak suka liat gue bahagia" kata gio


Kemudian gio duduk d sebelah echa, secara refleks gio mencium pipi echa, t yang melihat langsung melempar bantal ke wajah gio.


Bughhh...


"sakit sekali sayang". Gio memegang wajahnya padahal itu sama sekali tidak sakit.


"uuui, kasiannya abangku" echa mengelus pipi gio


"bedebahh lo, mau jadi predofil lo"kata t


"haha, iya gue prodofil ke ecaha doang".


"kaya situ gak bucin sama elisa"lirih gio bersuara. Tetapi masih bisa di dengar t. T kembali melempar bantal bedannya yang sekarang lebih keras.


T kembali melempar bantal dengan keras.


Brughhhhhhhh.......


" auuu sakit t, lo bukan laki elisa udah gue cabik cabik lo" gio jengkel dengan t


Ayah taeki dan omma hanya tertawa melihat anak mereka berinteraksi.


"lebay lo, gitu aja sakit, dasar cupu"ejek t


"kamvretttt lo, gini gini juga pernah ngajar orang gue"kata gio


"lo serius bang pernah mukul orang"tnya echa

__ADS_1


"gue serius, nohh tanya aja sama kakakmu sendiri sebagai saksi"kata gio


"lo beneran kelahi gi, di mana"tanya elisa


"diiii.............. "belum menyelesaikan kalimat t sudah memincingkan mata tanda suruh diam.


" diiiii,,,,,,,, "


" diiii,,, ".


" lo lama banget sih gi, tinggal ngomong aja" desak elisa


"sabar kenapa sih lo el, tukang bajai aja cari penumpang sabar masa lo kalah sama tukang bajai".


Elisa melempar bantal " lo tinggal ngomong ajakn bisa gak usah sama samain gue sama bajai". Kta echa


Gio tertawa "hahaha,,, dasar sahabat gak ada sabarnya untung gue sabar berteman dengan lo" kata gio


"lo tinggal ngomong aja bisakan gi, gak usah ke banyakan basa basi gi". Kata elisa


"bang lo tinggal ngomong aja kenapa sih susah amat" kata echa


Gio tersenyum " gue berantem di dalam mimpi".


"ahh taiiikk lo gi"kata elisa


"tinggal ngomong dalam mimpi aja ribet banget". Kata echa


Semua tertawaa..


"gi kamu kapan balik ke Amerika "tanya ayah taeki


" minggu depan yah, emmm yah echa boleh ikut gio".


"janji yah echa aku jagain, di beri makan, di beri tempat tinggal, gak bakal di tinggalin". Gio memasang muka memelas.


"tidak boleh "kata t


" ahh lo t gue minta ijin sama ayah bukan sama lo"kata gio


"aku tidak mengijinkan echa ke Amerika "kata t

__ADS_1


" kenapa lo ngelarang echa ke amerika sih, ada gue yang jagain echa, tidak usah khawatir lo"kata gio


"gue bilang tidak boleh ya tidak boleh sampai lo sujud sujud juga gue gak bakal ngjinin echa ke sana". Emosi t tidak bisa di bendung.


Gio dan elisa kaget,.


"kenapa lo larang echa pergi, lo serakah t lo terlalu mengkekang adik lo, dia butuh ke bebasan"kata gio


T kemudian mengebrak meja..


Brakkkkkkkk........


Elisa dan gio kaget tambah bingung dengan sikap t.


T berdiri dengan emosi mengebugebu "gue bilang kim echa tidak boleh ke amerika, lo nekat bawa dia pergi gue tengelamkan lo di laut artika". Ancam t


T kemudian meninggal perkumpulan itu. Elisa penuh tanda tanya kenapa t sangata membenci Amerika.


Dalam hati elisa" apa yang kamu sembunyikan mas".


Suasana menjadi agak kikuk dan ayah tarki mencoba mencairkan.


"nak gio, maaf bukannya ayah tidak mengijinkan kamu membawa echa, tetapi memang betul echa tidak boleh ke Amerika "kata ayah taeki


" memang kenapa yah echa tidak boleh menginjakkan kaki di Amerika". Tanya gio


"ada alasan yang tidak bisa kami beri tau"kata ayah taeki


"kenapa tidak nak gio ikut ke korea saja, liburan di korea"kata omma


"minggu depan aku balik ke Amerika omma". Gio menangis padaha air mata tidak keluar. .


"emm kenpa tidak kalian berdua berangkat besok". Usulan ayah taeki


"memang boleh yah, echa pulang duluan"tanya echa


"boleh dong"kata ayah


Echa tersenyum bahagia dia bisa balik ke korea besok. Pasalnya di korea dia memiliki janji dengan temannya untuk membahasa pembukaan usaha.


"baiklah yah, anakmu ikut saran ayah". Kata gio pasrah dengan keadaa.

__ADS_1


Dalam hati gio" gue bakal cari tau kenapa echa tidak boleh ke amerika".


__ADS_2