
Setelah beberapa jam mengudara akhirnya mereka sampai di tujuan.
"bos kita telah sampai" sekertaris david membangunkan
David membuka mata "ah iya terimakasih"
Kemudian david mengelus rambut clara, david tersenyum bahagia, stres akan mitingnya tadi hilang seketika saat kekasihnya tidur di pangkuannya.
David mengelus wajah cantik kekasihnya
"sayang bangun" david mengecup kening clara
Clara tidak terganggu akan sentuhan david, malah clara makin mendekatkan wajahnya ke leher david. David menelan air liurnya saat hembusan nafas sangat di rasakan david.
"sayang"
Panggil david namun tidak ada reaksi dari clara.
"clara putri tidur" kini david menepuk wajah clara
"emmmmm" clara akhirnya membuka mata
Clara tersenyum melihat wajah kekasihnya, dengan cepat clara memberikan kecupan di pipi david.
Cup.......
David tersenyum "nakal ya sekarang ibu anak-anakku"
Clara tersenyum, kini mata mereka bertatapan, entah siapa yang memulai terlebih dahulu kini mereka saling mencium.
Saat mereka kehabisan nafas mereka melepaskan ciuman itu.
Clara mengatur nafasnya yang naik turun sedangkan david dia memeluk tubuh clara.
"mau mandi terlebih dahulu atau menemui ayah"
"menemui ayah terlebih dahulu, aku sangat khawatir dengan ayah"
"baiklah sayang, permintaanmu akan saya laksanakn"
Clara tersenyum kemudian langsung mengecup bibir david.
Setelah 30 menit dari bandara kini clara berada di ruang ayahnya di rawat.
Ayah clara terbaring lemah, wajahnya sangat pucat. Clara menggegam tangan ayahnya.
Ayah clara membuka mata
"clara sudah sampai"
Clara tersenyum "sudah yah, ayah sudah makan"
Ayah clara mengagukan kepala. Tidak lama david masuk.
"sudah bangun om" sapa david
Ayah clara memperhatikan wajah david "sepertinya aku pernah melihatmu"
David tersenyum "saya david om"
"yaa saya ingat kamu david teman anak saya waktu sekolah dulu"
__ADS_1
"iya om"
"ke marilah nak"
David mendekat
"clara ayah ingin menyampaikan keinginan ayah"
"clara dengerin permintaan ayah"
"ayah ingin melihat anak gadis ayah menikah"
"umur ayah tidak akan lama lagi"
Air mata clara jatuh, clara menggelengkan kepala "ayah jangan bicara gitu, ayah pasti sembuh"
"sayang ayahmu ini sudah tidak tahan lagi"
" ayah clara yakin ayah pasti sembuh"
Kemudian ayah clara menggegam tangan david.
"nak david ayah titip anak ayah, jangan buat anak ayah bersedih lagi, ayah tau kalian saling mencintai"
"david janji yah, david tidak akan membuat clara menangis maupun menderita"
"david janji akan mencintai clara sampai maut memisahkan"
"apakah janjimu bisa ayah pegang"
David mengagukan kepala..
Ayaj clara tersenyum "sebelum ayah meninggal ayah ingin melihat clara menikah, jadi ayah mohon menikahlah dengan anak ayah"
"david akan menikahi clara saat ayah keluar dari rumah dakit ini"
Ayah clara menggelengkan kepala "ayah ingin besok kalian menikah apakah bisa kabulkan nak david"
"akan david kabulkan ayah, david akan mengurusnya semua keperluan, david akan menghubungi orang tua davi"
Ayah clara mengagukan kepala kemudian dia memeluk tubuh david.
"terimakasih nak"
David kemudian keluar david menelepon sekretarisnya.
"urus semua berkas untuk pernikahanku"
"apa bos, bos tidak sedang bercandakan"
"saya ulangi kembali urus semua berkas keperluan menikah, dan besok bawa penghulu ke rumah sakit x, besok aku akan menikah"
"tidak usah banyak membatah"
"ba.ba.baik bos"
Setelah itu david langsung menghubungi echa dah gio.
"hallo bun"
"hay sayang anak bunda baru menghubungi bunda"
__ADS_1
"hehe, maaf bun david sibuk"
"sesibuk apa dirimu sampai tega tidak menghubungi bundamu ini"
"maafkan anakmu bun"
"bunda davin akan menikah besok"
"apa" echa kaget
"besok david menikah bun, jadi ayah dan bunda datanglah ke Indonesia "
" kamu tidak bercanda kan nak"
"tidak bun, bunda ingat clara"
"gadis yang buat kamu menggeluti dunia bisnis"
"betul bunda, besok aku akan menikah dengannya bunda, ayah clara sakit bun ini permintaan terakhirnya "
" baiklah bunda akan berangkat hari ini juga ke Indonesia "
" terimakasih bunda, david sayang bunda"
Di kediaman echa, echa langsung menghubungi suaminya yang sedang di kantor.
"iya sayang, kau sudah merindukan belaianku"
"tidak"
"ayolah sayang mengaku saja, bahwa kamu sangat merindukan suami mu ini"
"tidak"
"jangan berbohong sayang, suamimu tau"
"setelah aku pulang aku akan meminta jatah"
"gio sebastian otakmu selalu mesum" teriak echa
"hehe,, kalo aku tidak mesum tidak mungkin ada david dan deniel sayang jangan lupakan itu"
"ah dan ingat sayang kau begitu sexy saat berada di atas tubuhku"
"mimpi apa gue punya suami mesum begini"
"mimpi indah dong sayang masa mimpi ke tiban ulegkan"
Echa membuang nafas kasar "suamiku yang ganteng tidak kalah dari sehun exo besok anakmu akan menikah"
"apa" teriak gio
....
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like dan VOTE, selamat rebahan..