Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Bab 37


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian, clara telah kembali bertugas, dan david seminggu sekali akan mengunjungi istrinya.


Di kediaman zico, zico tengah memeluk tubuh istrinya.


"bang bangun" indah mencoba melepas pelukan zico


Zico makin mengeratkan pelukannya.


"5 menit lagi sayang"


"abang, aku ingin masak"


Kemudian zico melepaskan indah dengan cemberuttt.


Indah tersenyum kemudian indah mengecup bibir zico. Zico tersenyum.


Indah kini tengah bergelut di dapur sedangkan zico kini telah memakai pakaian kerjanya.


Zico menghampiri indah, zico memeluk tubuh indah dari belakang, dagu zico di letakkan di bahu indah, zico menghirup aroma tubuh indah.


"bang gelii" tegur indah karena napas zico mengenai kulit leher indah


Zico malah makin mengeratkan pelukan dan tidak lupa untuk memberi kecupan di leher istrinya.


"abang geli bang, bang duduk dulu biar cepat selesai "


" enggak mau" tolak zico


"abang" kini indah membalikkan tubuhnya, indah mengalungi leher zico, indah memberikan kecupan.


"abang duduk di sana dulu ya, sebentar lagi akan selesai "


Zico tersenyum kemudian mengagukan kepala.


Zico menatap punggung indah.


" I Love You" terik zico


"tidak usah teriak-teriak abang"


Zico hanya tersenyum menampilkan gigi.


Setelah semua telah mateng, indah menyiapkan di meja..


"hmmm wanginya masakan istriku"puji zico


Indah tersenyum mendapatkan pujian dari suaminya.

__ADS_1


Zico makan dengan lahap, saat zico menikmati makannya rendy dan zakky langsung masuk dan duduk di meja makan.


Mereka langsung mengabil nasi dan lauk yang tersedia.


Zico langsung memasang muka membunuh,sedangkan rendy dan zakky mereka cuek dengan tatapan zico.


"siapa yang ngijinin lo makan di sini"


"pelit amat dah lo zi, gue juga belum sarapan, berhubung indah baik hati dan tidak sombong pasti indah masak banyak buat sarapan, kan sayang kalo gak habis" jawab rendy


"bener banget tuh bang rendy" zakky mengacungkan jempol


Saat zakky ingin mengabil ayam zico lngsung menegur zakky.


"turunin ayam gue"


"ihh pelit banget sih bang" zakky mengembalikan ayamnya, zakky cemberuttt


"abang, gak boleh kaya gitu" tegur indah


Indah kemudian mengabilkan zakky ayam, zakky langsung tersenyum bahagia.


"dasar the best ka indah gk pelit gk pengeretan kaya noh"


Zico langsung melotot...


Setelah selesai makan zico mengatarkan indah untuk mengajar.


Setelah dari sekolahan zico kembali ke markas.


Saat zico ke markas zico di kagetka dengan suara tembakan dari arah utara. Semua tentara langsung bersiap senjata.


Semua langsung bekerja keras mencari sumber suara itu.


Saat mereka menemukan sumber suara itu mereka di buat geram oleh kelakuan rendy dan zakky, ya yang mengeluarkan suara tembakan rendy dan zakky, mereka kini tengah berburu ikan di sungai.


Saat zico melihat itu, zico langsung menyilangkan tangannya.


"ih bang rendy, gue kok merinding gitu ya"


"ah elo zak gitu aja takut gk mungkin ada setan"


"ihh bukan takut bang, tapi auranya beda ini bang"


"ah yang bener lo, jangan ngomong ngaco deh"


Setelah mereka memunguti hasil berburunya, mereka beranjak ingin kembali ke markas.

__ADS_1


Tapii saat itu mereka langsung melihat zico berdiri dengan menyilangkan tangan dan memasang wajah membunuh.


"****** gue"


"ya elah ketauan lagi bang, sumpah merinding gue"


Kini mereka berjalan mendekatii zico...


"puas up" suara zico meninggi


Mereka langsung puas up.. Mereka tidak wani membantah..


Setelah selesai puas up, rendy dan zakky di suruh lari mengelilingi markas sebagai hukuman.


Zakky dan rendy terpaksa melakukannya.


"lohh bang rendy kenapa lari" tanya clara


"nohh di suruh big boset"


Clara terkekeh...


"cepat lari jangan lemot" bentak zico


Zakky dan rendy berlari...


"ra david kapan ke sini"


"malam ini bang"


Zico mengagukan kepala tanda mengerti


"abang kapan pensiun "


" seminggu lagi masa tugas abang"


"setelah itu abang akan kembali ke jakarta, tidak kembali lagi"


Zico tersenyum "ya seperti itu"


"kamu kapan mengajukan surat penguduran diri"


"seperti sama dengan abang, david selalu merengek minta aku berhenti bekerja, padahal ini merupakan cita-citaku" clara lesu


"Abang yakin pasti david memiliki rencana untuk cita-citamu, jangan pernah ragu mengikuti keputusan david"


Clara tersenyum "siap boss"

__ADS_1


__ADS_2