
"kenapa dengan jantung gue, maya sadar may di angkatan lo" dalam hati maya
T dan elisa berpisah ketikaa masuk ke dalam ruangan wati langsung menghampiri elisa.
"el ku kira lo di pecat"kata wati
Elisa kaget dengan perkataan wati.
"ehh enggak gue ambil cuti"kata elisa
"ke maren bos t ke sini dan mencari sesuatu di laci dan komputer mu"kata wati
"mancari apa bos wat"tanya elisa
"tidak tau, mukannya keliatan marah banget gitu"kata wati.
Elisa mengagukan kepala arti mengerti
"harus tanya ke orangnya langsung".
Reja masuk ke ruangan reja melihat elisa dengan lekat pandangan mata tidak berubah intens memadangi wajah elisa. Reja mendekati elisa.
"emm el nanti malam gue mau mian ke rumah lo"kata reja
"hah ngpain lo ke rumah gue"kata elisa
Reja pergi menuju meja kerjanya dia meninggalkan tanda tanya untuk elisa.
Jam istirahat teoah tiba elisa dan maya pergi ke kantin reja tidak bergabung semenjak pengakuan cintanya.
Sesampai di kantin elisa mengabil dua makanan.
"lo kesurupan atau apa sih el ngabil makanan banyak banget"kata maya
Elisa tersenyum "ini buat suamiku, nanti dia ke sini makan bareng" kata elisa
Maya juga mengabil dua menu makan satu untuknya dan satu lqgi untuk jio.
"lo may bilangin gue, gak nyadar sendri"kata elisa
"gue laper"kata maya.
Setelah mengabil makanan elisa dan naya duduk tidak lama jio dan t datang semua karyawan yang melihat berdiri memberi salam t menyuruh untuk duduk kembali dan menikmati makanannya. Kini mereka duduk berhadapan elisa berhadapan dengan t, jio berhadapan dengan maya.
"ini mas makannya"kata elisa
"ni pak pesenannya"kata maya
"makasih may"sambil tersenyum
"yaampun senyummu manis seperti gulali"dalam hati maya
"oooo jadi lo ambil dua menu satu buat jio"kata maya
"lo jadian, pajak pajak pajak"kata elisa
"sembarangan lo yang ada juga lo byar pajak nikah gak ngomong ngomong"kata maya
Elisa hanya tersenyum sedangkan t dia sibuk makan makanan elisa sedangkan makannya tidak di sentuh t lebih suka makan satu piring berdua.
"inget kenapa ini kantor gk usah so romantis gitu t"kta jio
"kenapa sih lo ji kqlo pengen noh bedua sama maya"kata t
"pak bos selalu buat mata si jomblo ternodai"kata maya
__ADS_1
T tidak menanggapi kata maya t masih sibuk makan sesekali t menyuapi elisa semua pandangan melihat ke arah mereka. Gibah mulai tersebar kembali.
"gila tu elisa pake pelet apa ya gue juga pengen "kata karyawan 1
"mungkin elisa udah tidur bareng bos, makanya dia deket sama boa" kata karyawan 2.
"lah emangkan si elisa itu gampang di bawa ke ranjang"kata karyawan satunya lagi.
T yang mengetahui bahwa karyawan menggibah dia, t masa bodo dengan itu semua dia melakukan itu karena mereka sudah sah jadi ya wajar saja jika elisa gampang di bawa keranjang.
Setelah makan mereka kembali ke ruangan masing masing.
T dan jio pergi ke luar mereka ada rapat dengan klein.
Jio mengcht maya"may aku miting ke luar"kata jio
"semangat pak jio😊"balas maya. Jio tersenyum mendapatkan balasan dari maya.
Sedangkan t dia menelpon elisa, t menyuruh elisa pulang tidak harus menunggu dia karena t akan rapat cukup lama.
"sayang, mas rapat ke luar kamu langsung pulang saja nanti anak buah mas suruh jempit kamu"kata t
"iya mas, emm mas hari ini pulang ke rumah ibu ananda ya aku kangen sama ibu"kata elisa
"iya sayang, nanti setelah rapat mas ke rumah ibu"kata t. Kemudian t mengakhiri telepon.
Jam pulang telah tiba elisa bergegas pulang elisa naik mobil dengan sopir anak buah t.
Di perjalanan elisa melamun, elisa tidak tenang dengan perkataan reja. "apa yang akan kamu lakukan ja" dalam hati elisa
Anak buah reja mengetahui bahwa elisa sedang memikirkan sesuatau.
"ehcmmmm, kenalin bu saya satria"kata satria mengenalkan diri
"emmm sat kamu sudah lama ikut dengan bos t"tanya elisa
"sudah bu"kata satria
"emmm menurutmu bagaimana bos t" tanya elisa
"bos t baik, kalo saya tidak ketemu bos gak tau deh bu hidup ku gak bakal kaya gini"kata satri
"emang dulu kamu kenapa sat"tanya elisa
"dulu saya gelandangan bu, makan saja sehari saja kadang kadang bu"kata satria
"kamu ketemu bos t di mana gimanan ceritanya "penasaran elisa
" emm dulu saya gelandangan bu, waktu itu ada yang malak bos t gak tau kenapa saya pengen tolongin bos saya kelahi walaupun saya kalah dan saya baru tau ternyata bos t itu jago berkelahi"kata satri
"dari situ bos t menawarkan saya perkerjaan, dan samapi sekarang saya bersukur banget bisa kenal bos t walaupun orangnya rada gila bu"kata satria
"gila gimana"tanya elisa
"gila bu, bos itu gila mau maunya berkorban nyawa demi pacarnya kalo jadi saya bu gak bakal mau, padahal pacarnya dulu itu bu anak buah mapia"kata satria
"tapi bu saya tau bos t melakukan itu karena dia sayang banget, bos t tidak bisa bila miliknya di ganggu orang lain, siapapun yang berani nyoel miliknya tu orang bisa gk hidup lagi"kata satria
Elisa mengagukan kepala tanda paham.
"ehh sat terus itu perempuan kemana"tanya elisa
"denger denger bu perempuan itu mati kena tembak"kata satria
"ehh bu ini ke rumah atau ke mana"tanya satria
__ADS_1
"ke rumah orang tua saya sat"kata elisa
Satria mengagukan kepala.
Elisa sampai di rumah orang tuanya, ayah dan ibu memeluk tubuh elisa.
"el mana suami mu"tanya ibu
"mas t rapat bu setelah rapat akan nyusul"kata elisa
"kamu ke sini sama siapa el"tanya ayah
"di anter sopir yah"kata elis. Elisa pergi ke kamarnya ketika di dalam kamar elisa tersenyum bayangan tentang malam panas dengan t selalu muncul dan ketika mandi bayangan t yang telaten memandikan tubuh elisa.
T selesai dengan mitingnya dia bergegas ke rumah sang mertua sedangkan jio kembali ke rumahnya t dan jio kembali menggunakan mobil masing masing. T menggunakan mobil dengan pengemudi satria sedangkan jio dia mengemudi sendri di perjalanan jio menghubungi maya, jio sangat rindu dengan suara maya, suara maya menjadi candu bagi jio.
"hallo may"kata jio
"hallo pak, sudah selesai mitingnya "tanya maya
" sudah selesai baru saja, may temanin aku berbicara aku sedang menyetir"kata jio
"baik pak saya temani " kata maya. Maya dan jio terlarut dalam pembicaraan.
Sedangkan t pulang di antar oleh satria.
"bos tadi ibu elisa melamun" kat satria
"melamun kenapa sat"tanya t
"tidak tau bos saya tidak menanyakan"kata satri
"baiklah nanti saya tanya sendiri"kata t
Sesampai di rumah mertua t langsung masuk t menyalami ke dua mertuannya fan bergegas ke kamar di kamar elisa asik membaca novel.
T mendekati elisa"baca apa sayang"tanay t
"eh mas sudah pulang"meletakkan novelnya
Elisa memwluk tubuh t kemudian mencium wajah t.
"mas mandi gih"kata elisa
T mengagukan kepala, t langsung masuk kamar mandi elisa menyiapkan pakaian ganti untuk t celana pendek dan kaos oblong.
Setelah semua siap elisa keluar menuju ruang keluaraga. Tiba tiba suara pintu berbunyi menandakan ada tamu. Kemudian elisa membuka pintu elisa terkejut karena tamu itu bukan lain itu reja
"reja, ngapain lo ke sini"tanya elisa
"lo kenapa bisa tau alamat rumah gue"kata elisa
"gue mau ketemu sama orang tua mu, dan alamat itu mudah mencarinya, tinggal liat di biodatamu ketemu deh"kata reja, reja menampilkan senyuman.
Ayah lee woo melihat reja.
"el kenapa tamunya tidak di suruh masuk"kata lee woo
"baik yah"kata elisa
Elisa menyuruh reja masuk di dalam reja. Menyalami ke dua orang tua elisa. Reja mulai melancarkan aksi untuk menyatol hati mertua.
T sudah selasai mandi dan t menggunakan baju yang di siapakan elisa ketika t keluar t mendengar suara reja.
T terdiam niat untuk berkumpul dengan ayahnya di urungkan t ingin mendengar alasan reja datang ke ruamah.
__ADS_1