
Hari pagi telah tiba, cahaya matahari menembus celah cendela, sinar matahari menghangatkan jiwa.
Zico mulai membuka mata karena silaunya cahaya matahari, zico mengedipkan mata beberapa kali, saat zici sudah sadar dari tidur, zico memandangi wajah indah. Zico mengelus wajah indah, zico mengusap bibir indah dengan intens. Indah tidam terpengaruh dengan sentuhan zico, indah sangat nyenyak tidur beralas bantal tangan zico.
Karena zico sudah tidak bisa menahan, zico mulai memberikan kecupan pada indah.
Cup
Cup
Cup...
Indah mulai membuka mata, indah tersenyum melihat zico.
"pagi sayang" indah kemudian mengecup bibir zico.
Cupp....
"nakal ya sekarang"zico mencoel hidung indah
"hehe,, kan abang yang ngajarin"
Tidak alam zico membopong tubuh indah masuk kamar mandi, saat ini sepasang suami istri tengah mandi di bawah guyuran air sower..
Saat zico menatap tubuh indah yang polos dan air yang mengalir mengikuti lekuk tubuh indah, zico tidak bisa lagi menahan hasrat dewasanya. Tampa menunggu ijin dari istrinya, zico kini tengah menikmati bibir indah yang menjadi candu baginya..
Indah mengalungkan tangan di leher zico, ciuman mereka lama-lama menjadi ciuman menuntut.
Zico dan indah melakukan ritual penyatuan tubuh mereka di bawah derasnya air sower, zico membuat indah menggila, indah mendesah kuat saat zico memberikan kemanjaan pada tubuhnya. Zico sangat senang saat istrinya mendesah. Baginya suara desahan indah adalah suara sexy yang menggoda iman.
Setelah ritual mandi dan penyantuan kini mereka telah selesai, indah menggunakan handuk kimono sedang zico hanya melilitkan handuk di pinggangnya.
Indah mengelap rambutnya yang basah, kemudian indah membukus rambut yang basah menggunakan handuk.
Zico kemudian duduk di lantai sedangkan indah duduk di sisi kasur, indah mulai mengeringkan rambut zico dengan pengering rambut, indah sanagt telaten mengurus suaminya.
"yang" panggil zico
"iya" jawab indah
"boleh aku meminta sesuatu padamu" tanya zico
"tentu saja, apapun itu aku akan melakukannya demi kamu"
Indah mematikan pengering rambut kini indah tengah memeluk leher zico, indah memaikan jangkun zico dengan gemas.
"pertama kamu panggil aku abang atau mas atau kakak"
"yang kedua" zico berdiri dan membuka dompetnya.
"yang kedua trima ini" zico memberikan atm kepada indah
"ihh abang kenapa ngasih atm sih"
"karena kamu istriku sayang, itu uang bulanan kamu"
"tapiiiikann"
Indah terpotong karena tangan zico sudah membukan mulut indah.
"tidak ada tapi tapian mengerti"
Indah mengagukan kepala...
"oh iya di rumahmu aku tidak melihat mobil"
"ayah tidak sanggup beli"
"kakak kamu"
"sama juga kak kevin tidak bisa membeli karen mahal"
"begitu,,,"
"kakak kamu apa pekerjaannya"
"kakak membuka bengkel kecil-kecilan"
"bagus doang"
Indah mengagukan kepala
" kita ke mall yuk, ajak ibu, ayah, kakakmu"
"untuk apa bang"
"kita belanja, karena selama ini abng tidak membelikan kamu baju maka hari ini kita belanja, sesuka kamu" zico tersenyum
Kemudian zico mengabil alih pengering rambut di tangan indah, zico sangat telaten mengerikan rambut indah. Setelah selesai zico membenankan wajahnya di curuk leher indah, zico menghirup aroma tubuh indah. Zico merasa nyaman saat menghirup aroma tubuh indah..
Setelah semua kegiatan selesai sepasamg suami istri keluar dari kamar, mereka menuju ruang makan, semua keluarga indah telah berkumpul untuk sarapan.
"ke mari nak" panggil ibu indah
Zico menuruti kni zico berada di tengah-tengah ayah dan ibu indah.
Ibu indah mengabilkan nasi dan lauk untuk mantunya.
"bu aku juga" kevin menyodorkan piringnya
"kamu ambil sendiri"
"ihh ibu, mantu aja di ambilin lah aku mlaha enggak"
"sabar vin, kaya gk tau ibumu aja, mantu selalu di utamakan" kata ayah
Indah, kevin, dan bella mengguk bersama tanda setuju dengan kata ayah.
"kan sayang mdnantu yah, nanti di kira ibu jahat sama mantu ibu" kelak ibu indah
Semua makan dengan nikmat, selang makan di isi dengan obrolan ringan.
Setelah selesai sarapan semua berkumpul di runag keluarga.
"bu kita ke mall yuk" ajak indah
"ngpain nak" tanya ibu
"kita belanja bu, indah sudah gajihan"
"tidak usah nak, uangnya di tabung saja" tolak ibu
"ibu mari kita belanja, jalan-jalan"kini zico mulai berbicara
"tapi nak, dari pada uangnya di hambur-hambur mending di tabung,buat kalian kelak" kata ibu
"ibu tidak usah khawatir, uang untuk masa depan rumah tangga anakmu in sudah tercukupi dan biyaya pendidikan anak sudah zico siapkan semua, jadi jangan menolak ya bu" zico menggegam tangan ibu.
"baiklah"
Ibu dan bapak bersiap-siap...
__ADS_1
"kak kevin kak bella ayok kalian juga" ajak indah
"tidak usahbdah cukuo ibu sma ayah saja" tolak kevin
"ayolah kak jangan menolak" indah mulai bergantung do tangan kevin dengan manja.
"baiklah-baliklah" kevin menyerah juga.
Semua sedang bersia-siap, saat ini zico berada di luar rumah, zico menunggu pesanannya.
Tidak alam datang orang yang di tunggu zico.
"pak ini kunci dan surat-suratnya, mohon untuk di tanda tangani"
"baikalah"
Zico mulai mendatangi surat-surat itu.
Setelah selesai zico memberikan ke pada orang itu.
"terimakasih atas kepercayaannya bapa" kata karyawan itu dengan sopan
"sama-sama" jawab zico singkat
"kalo begitu saya permisi dulu, mari pak" pamit karywan itu
Setelah kepergian karyawan itu zico masuk ke dalam dan menemui indah.
Zico memeluk tubuh indah dari belakang kemudian zico memberikan STNK mobil ke pada indah. Indah memperhatikan tampa mengabil.
Zico mulai menaruh dagunya di bahu indah.
"ambilah ini untukmu"
"tapi bang ini berlebihan" tolak indah
"no,, ini untukmu sayang, aku tidak mau cemburu"
"cemburu"
"ya, aku tidak mau mata-mata buas para lelKi memandangmu, aku tidak sanggup" zico tersenyum
Indah memukul lengan zico.
"sakit sayang"
"terima jangan menolaknya, kamu pergunakan saat di rumah ayah, untuk kebutuhan ayah dan kakakmu" zico mengecup pipi indah.
"terimakasih" kini indah telah membalikkan posisi, indah menatap wajah tampan suaminya, kemudian indah memberikan kecupan pada bibir zico.
Cup...
Indah tersenyum...
"abang tidak ganti baju" tanya indah
"siapkan".
Saat indah akan membuka lemari pakaian, zico masih enggan mau melepaskan pelukannya.
"bang lepasin dulu" pinta indah
"tidak mau" zico makin mempererat pelukan.
"sayang lepasin dulu, sebentar saja" indah mengelus tangan zico
Zico terkekeh mendengar suara indah yang kalem-kalem gimana gitu.
Kemudian zico melepaskan pelukakannya, setelah indah menentukan pakaian yang akan di kenakan suaminya, indah memberikan pakian itu untuk zico.
"pakeiinnn" rengek zico
Indah menurut kini indah menggatikan baju zici, dari baju sampaike celana semua indah yang lakukan, kini mereka telah siap, mereka keluar.
Di luar semua keluarga telah siap.
"ayo yah kita berangkat" ajak indah
"bentar dah taksi online belum datang" kata kevin
"tidak uaah kak" kemudian indah memberikan kunci mobio ke tangan kevin.
"gunakan mobil yang di luar saja kak"
"tapi ini mobil siapa, kapan datangnya" tanya kevin
"punya indah kak, pakai saja buat keperluan ayah sama kakak"
"kamu beli mobil" tanya ibu
"bukan indah bu, tapi bang zico" kata indah
Semua mata memandang ke arah zico, zico yang di pandang langsung mengaruk kepala yang tidak gatal.
"nak zico jangan buang-buang uang, di tabung nak" nasehat ibu
"bener nak zico tidak usah membelikan, indah terbiasa ke mana-mana pake motor" kata ayah
"bener tidak usah zi, adik gue tidak membutuhkan itu" kata kevin
Zico menggemgam tangan indah "aku membelinya karena aku tidak mau istriku mengendarai motor sendirian, aku tidak mau mata laki-laki buaya memandang istriku cukup aku saja"
"lalu tidak usha di pikirkan, gunakan saja untuk kakak ipar dan ayah"
"saya membelikan untuk di pergunakan bukan untuk di tolak " kata zico
" baiklah jika itu mua, aku tidak akan melarangnya"kevin tersenyum
Dalam hati ayah indah "apa mantuku orang kaya"
Tidak lama hp kevin berbunyi panggilan dari taksi onlinenya. Kemudian kevin keluar dan membayar taksi online itu dan mengatakan tidak jadi tetapi tetap membayar kevin.
Kini mereka berangkat menggunakan mobil, indah dan zico menggunakan mobil lamborgini keluaran terbatas dan kevin dan orang tuanya menggunakan mobil keluarga.
Di perjalan zico tidak henti-hentinya mengecup punggung tangan indah. Indah tersenyum mendapatkan kecupan..
Sedangkan di mobil kevin mulai bertanya-tanya akan sosok zico.
"yah apa anakmu nikah sama orang kaya" tanya ibu
"ayah gak tau bu, tapi di liat-liat nak zici orang biasa saja" kata ayah
"bener ayah suami indah keliatan anak tentara yang pada umumnya" kata bella
"bener jadi dia bisa beli mobil ini dari mana" kini kevin bersuara
"jangan-jangan dia kerjasama dengan penyelundup gitu" kata kevin
"huss gak boleh gitu kev, itu suami adekmu" kata ibu
"iya bu, kan siapa tau" jata kevin
__ADS_1
"tapiii" kata ayah
Semua terdiam mereka menunggu lanjutan kalimat ayah.
"tapi bisa jadi" kata ayah
" nanti dah yah kita tanyakan pada mereka berdua" kata ibu
Setelah 30 menit perjalanan mereka telah sampai di mall yang mereka tuju, indah berjalan menggandeng tangan zico, bella juaga melakukan yg sama, ibu dan ayah juga melakukan yang sama.
"ibu kakak,silahkan milih yang kalian suka" kata indah
"tapi nak" tolak ibu
"tidak apa-apa bu" kata indah
Kemudian mereka sibuk memilih pakaian dan yang lain, mereka terpisah.
Kini indah dan zico memilih pakaian.
"ini bagus tidak"tanya indah
"bagus" jawba zico
Kemudian zico tertarik dengan gaun berwarna biru tua.
"sayang" panggil zici
Kemudian indah mendekat
"coba kamu pakai" perintah zico
Indah menuruti perintah zico, indah mencoba gaun itu, saat selesai indah keluar.
Zico terpanan melihat kecantikan indah, zoco sangat suka.
"yang ini saya mabil mba" kata zico
"baik pak" kata pelayan
Setelah itu indah kembali menacri pakaian, indah menemukan kemeja, dasi dan jas yang sesuai dengan zico. Tampa menunggu persetujuan zico, indah memilih itu.
Saat ini indah dan zico berada di dalam toko pakaian dalam. Indah malu saat akan membeli pakaian dalam.
"tidak usah malu, bagian mana yang belum aku liat dan manjakan" zico memberikan kedipan mata.
"ihh, malu aku bang" pipi indah mulai memerah.
Karena perintah zico. Maka indah tengah memilih pakaian dalam, indah membeli pakaian dalam untuknya dan utuk suaminya.
Saat zico mengikuti indah di belakang, zico tersenyum saat langkah kaki indah mendekati baju tidur kekurangan bahan, dalam pikiran zico pasti indah membelinya.
Tapi kenyataannya indah hanya melewati saja.
"sayang"zico menarik tangan indah
"kenapa bang" tanya indah
"beli ini satu" zico mengabil langsung
"ihh abang ini sih kurang bahan" kata indah
"tidak apa-apa pasti kamu terlihat cantik
Zico langsung menarok ke keranjang belanjaan.
Setelah mereka puas dengan berbelanja kini mereka membayar, semua tagihan di bayar indah. Namun untuk gaun indah zico yang membayarnya karena harga gaunnya mencapai 50jt.
Zico tidak memberibtahu kepada indah akan harga gaunnya, jika indah tau pasti jiwa macan indah akan keluar.
Setelah membayar mereka kini makan di salah satu restoran yang ada di mall.
Mereka menikmati makananan, mereka saling bercanda.
Tidak lama datang seorang laki-laki menghampiri indah.
"indah" panggil laki-laki itu
"jaka" kata indah
Jaka langsung memeluk tubuh indah, tampa dia sadari zico sudah mengeluarkan api.
"gue seneng banget ke temu elo"
"ibu, bapak" jaka menyalalimi semua yg ada di sana
"gabung nak"ajak ibu indah
Jaka tidka menolak dia ikut bergabung makan.
"jaka tercengan melihat sajian makanan yang tersadi, dia yakin harga makanan itu sangat mahal"
Dalam hati jaka"gila ternyata indah orang kaya, gue harus bisa miliki dia"tekad jaka
"kerja di mana nak jaka"tanya ayah
"kerja di sma 2 pak" jawab jaka
"jadi juga lo guru jak" kata indah
"ya gitu dah" jawab jaka
Mereka masih makan, jaka selalu menatap indah dengan intens, sedangkan zico ingin rasanya dia memukul wajah jaka, dan mencongkel matanya.
Setelah selesai makan, mereka berbincang ringan menikmati makan penutup.
"emmm pak ada yang ingin saya katakan" kata jaka
"silahkan nak" kata ayah indah
"ebgini, saya sudah menyukai indah dari dulu, saya ingin minta ijin sama bapak buat jadikan indah pacar saya" pinta jaka
Kevin dan bella di samping merasakan aura panas yang sanagat panas..
Kevib membisiki istrinya "sepertinya bakal ada pertempuran"
Bella mengaguk kepala tanda setuju.
"bagaimana pak apa saya di ijinkan" tanya jaka
Indah melongi mendengar jaka meminta ijin pada ayahnya dan lebih parah lagi di hadapan suami indah.
Saat indha melihat ke arah zico, indah menyadari jika zico sangat marah pada jaka.
Indah menggegam tangan zico.
Maaf baru up, author sibuk dengan tugas online.
Malam nanti akan ada up terbaru. Pantengin terus jangan lupa like, sukai, komentar dan vote.
Selamat berhibernasi menghindari virus corona.
__ADS_1
Lakukan pencegahan dengan jaga jarak, cuci tangan dll.
Selamat beraktivitas di dalam rumah.