Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Bab 14


__ADS_3

Saat indah telah terlelap dari tidurnya, zico bangun dari tidur, dia menelpon anak dari auntynya siapa lagi kalo bukan devan. Zico sangat akrab dengan davan mereka rekan bisnis saat membicarakan bisnis, mereka menjadi akrab saat mereka mengubah mode teman.


Tut.....


Tutt....


"hallo abang ketua" devan terkekeh


"gak pernah berubah lo dev"


"stop abang jangan panggil nama gue setengah aja, plis yang lengakap"


"contoh devan paling tampan, gitu abang"


"ihh ogah, masih gantengan gue juga ke mana-mana"


"ulu-ulu bambang tamvan" devan tertawa sangat kencang sampai-samapi telingan zico berdengung.


"bisa diem gk lo gak usah ketewa, jebol nih gendang suara gue gue"


"gendang telinga woy, gitu aja salah, malu-maluin"


"hehe khilaf"


"kebiasaan, kan tinggal beli yang baru kenapa, repot amat, duit aja banyak tapi pacar gak punya, huuuu dasar jomblo" ejek devan


"yang gak bisa move on dari pacar pertama siapa, ngaca diri lo devan kamvret" kesal zico


"hehe,,... Cinta pertama tidak boleh di luapakan, oh iya kenapa bang tumben nelpon, fix dah abang pasti rindu denganku"


"uluh-uluh bambang tamvan" devan terkekeh jahat


"sumpah kalo lo deket sama gue udah gue buang lo ke kandang buaya"


"uuu takut" davin makin kencang tertawa.


"dev besok lo datang ke markas abang, ajakin caca"


"ihh tumben abang nyuruh ada apa bang?, pasti ada undang di balik tepung"


"kebalik dodol, ada tepung di balik undang"


"hehe, sama saja maknanya bang" davin tersenyum


"besok pagi-pagi lo harus datang ke sini, bawa helikopter gue"


"uhh ok bambang tamvan akan saya laksanakan"


"sumpah gue pengen nabok lo dedev"


"ih zico markotop berapa kali gue bilang jangan panggil gue setengah gitu"


"bodo"


"dasar ku... "


Tut


Tut


Tut


Telepon telah di putus sambung oleh zico, zico terkekeh jahat saat memutuskan telepon.


Sedangkan di apartemen devan, devan mencaci maki zico sumpah serapah di lontarkan pada abangnya.


" untung lo abang gue coba bukan, udah gue cabik-cabik"


Devan merebahkan diri di kasurnya, devan mengingat akan kebersamaannya dengan wanita pujaan hati.


"apa lo bakal maafin gue"

__ADS_1


Keesokan paginya, zico terbangun terlebih dahulu, zico tersenyum melihat wajah istrinya, zico mencium kening indah, tidak lupa zico memberikan kecupan pada pipi, mata, hidung dan terakhir pada bibir istrinya.


Cup


Cup


Cup...


Indah membuka mata saat mendapatkan kecupan penyemangat pagi, indah tersenyum mendapati wajah tampan suaminya.


"pagi sayang" zico mengelus wajah indah


"pagi" indah memberikan kecupan pada bibir zico


"mandi setelah itu buat sarapan, adik aku akan datang"


Indah menaikan alisnya "adik"


"iya, masih ingat dengan suara anak perempuan di telepon"


Indah mengagukan kepala


Karena indah belum juga mau bergerak mandi hal hasip zico membopong istrinya masuk kedalam kamar mandi, kini indah menerima ulah suaminya untuk memberikan kemanjaan kepada tubuhnya.


Setelah puas dengan memberikan pelayan memuaskan kepada istrinya zico dengan telaten memandikan tubuh istrinya, bukan hanya mandi kegiatan memakai baju juga zico lakukan untik sang istri.


Setelah indah berpakaian rapi, indah kemudian menuju ke arah dapur untuk memasak, saat indha tengah bergulat pada sarapan pagi zico menghampiri indah dan memeluk dari arah belakan, zico memeberikan kecupan padanindah.


"aku kelaur sebentar"


Indah mengagukan kepala.


Pagi itu devan tengah bersiap untuk berangkat menjemput sang abang seperti perintah zico, devan membawa caca sebagai teman di perjalanannya, caca selalu tersenyum bahagia karena dia akan bertemu dengan kakak iparnya.


"bang dev apa kita akan menemui abang zico"


"sudah berapa kali gue bilang caca maronah jangan panggil nama gue setengah"


"ih abang gitu aja sewot"


Caca tertawa melihat abangnya cemberut


"eh bang lo belum jawab pertanyaan gue"


"ohh iya lupa, hehe" devan memamerkan giginya


"iya kita ke tempat abang zico"


Setelah menempuh perjalan culup lama akhirnya caca dan devan samapj, mereka di sambut oleh zico dan zakky.


Caca yang melihat zico langsung berlari memeluk tubuh zico.


Sedangkan devan dia menghampiri abangnya dengan gaya cool.


"abang caca kangen banget sama abang"


Zico mengecup kening caca penuh dengan sayang


"jadi cuman sama abang zico aja kangennya nih, sama kakak engk" zakky menyindir caca


Caca menengok melihat zakky "gaklah ngapain kangen sama kakak yang ada juga nanti aku di omeli kak ratu" caca bergidik ngeri membayakan ratu yang kebakaran jengot karena cemburu


Zakky tertawa sangat kencang "eh kak ratu gak ikut"


"tidak" jawab caca dan devan bersamaan


Zakky langsung memasang wajah pemasnya "apdahal abng rindu sama dia"


"bang zico gak meluk aku" devan memberikan deretan senyum gigi


"gak" jawab zico cuek

__ADS_1


"eleh-eleh yang malem-malem nelpon minta do datengin siapa ya" devan menyidir zico


"ogah gue kangen model kaya lo" zico tertwa jahat


Zakky menepuk bahu devan "yang sabar ya bung"


Kemudian caca dan devan di bawa oleh zico menuju rumah dinasnya.


Di rumah zico sudah ada rendy dan bagas yang numpang makan.


Kini mereka telah masuk saat caca melihat sosok indah caca terdiam, caca mengagumi wajah cantik indah dalam hati caca "cantik sekali seperti mommy, pantas saja kakak kelepek-kelepek"


"sayang kenalin ini adik bungsuku dan yang ini anak aunty caca"


Devan menyalami indah "hay kakak ipar kenalkan namaku Devan mahdeva putra kedua dari pasangan kim echa dan gio sebastian." devan langsung menarik tangan indah dan indah masuk ke dalam pelukan devan.


"lepasin bini gue devan codot" sewot zico


Sedangkan yang lain hanya tertawa melihatnya.


Setelah itu kini giliran caca "hay kakak ipar, kenalkan aku kim caca lee, putri yang paling cantik"


"huuuu pedeeee amat lo ca" sidir rendy


"ah abang rendy selalu memuji kecantikanku ini" caca mengibaskan rambutnya


Rendy tepok zidat sedangkan yang lain hanya tertawa.


Setelah perkenalan itu caca selalu menempeli indah, kemana indah bergerak caca selalu mengikuti.


Saat semua tengah makan clara masuk tampa permisi dan duduk di sebelah rendy dan lebih ajaibnya clara langsung memakan nasi yang ada di sendok rendy, setelah itu clara baru mengabil makannya.


"kebiasan amat lo ra" tegur rendy


"hehe, sorry my brother"


"dokter clara hari ini kita ke tempat acil hadrah yu" ajak zakky


"oke" clara memberikan acungan jempol


Sedangkan di sisi lain ada sepasang mata yang memeprhatikan clara, jantungnya berdegup kencang, dia samapi tidak menuntaskan makannya.


Zakky langsung melempar kerupuk ke devan


"pagi masih woy melamun aja lo" tegur zakky


Devan langsung tersadar dan memberikan senyum.


Setelah mendengar teguran dari zakky clara kemudian melihat sosok devan, saat clara melihat devan, rasa sakit di hatinya munculnya, clara langsung meneteskan air matanya saat melihat laki-laki yang selama ini di rindukan.


Tidak menunggu lama clara langsung keluar rumah, sedangkan devan langsung mengejar clara.


"eh kenapa tu clara" jiwa gibah bagas muncul


"kepo amat lo gas, mau tau urasn oarang aja" tegur rendy


"ah elo bang gk asik banget."


Kini clara tengah berlari keluar rumah saat clara masih di ambang pintu, devan menarik tangan clara dan akhirnya clara masuk ke dalam pelukan devan.


Clara memberontak dari pelukan devan. Devan semakin mengeratkan pelukannya tidka terasa air mata devan mengalir juga, devan merasa sakit saat melihat clara menangis.


Karena tenaga clara habis, clara akhirnya terdiam di pelukan devan. Devan mengecup kening clara dengan sayang, clara memejamkan matanya menerima kecupan dari devan.


"maafkan aku" sura devan bergetar


Clara memukul dada devan "kamu jahat"


"kamu jahat ninggalin aku"


"kamu jahat" tangis clara kembali pecah

__ADS_1


"maafkan aku".


Devan masih memeluk clara, tampa di sadari mereka semua orang yang berada dalam rumah zico memperhatikan clara dan devan. Rendy yang tau kisah clara merasa bahagia karena pencarian clara telah berakhir. Rendy tersenyum melihat clara berada di pelukan devan.


__ADS_2