
Cahaya pagi masuk melalui sela sela cendela. Elisa membuka mata, kemudian elisa memandangi wajah t, tangan elisa mulai membelai wajah t. T yang merasakan sentuhan kini membuka mata mereka saling memandang. Tiba tiba t merasa mual t langsung berlari ke kamar mandi.
Huweee...
Huweee....
Huwe........
Huwe.......
Elisa menyusul t kemudian elisa menepuk bagian belakang t. T muntah air badan t menjadi lemas semua.
"mas, istirahat saja". Kata elisa
Kemudian elisa membawa tubuh t kemabali ke atas kasur, t merasa tidak bertenaga.
Kemudian elisa menghubungi gio.
"hallo gi" kata elisa
"kenapa el" tanya gio
"gi lo bisa ke apartemen gue" tanya elisa
"kenapa el, bukannya lo lagi proses bikin junior t". Ledek gio
" kamvret lo, t muntah muntah gue gak tega liatnya, lo bisakan k sini" tanya elisa.
" hahaha, terlalu bersemangat kalian membuat junior". Tawa gio menggelenggang.
" iya gue ke sana, gue ke rumah echa dulu setelah itu gue dengan echa ke tempat lo" kata gio
" ok, gue tunggu, jangan lama-lama" kata elisa
"baik kakak ipar saya mengerti, sudah dulu kakak ipar adikmu ini ingin menjeput tuan putri" kata gio
Elisa tertawa " baiklah gio".
Setelah mematikan telpon elisa duduk di tepi kasur, elisa membelai wajah t dengan lembut, keringat dingin t muncul, rasa ingin muntah selalu t rasakan.
Gio menuju rumah elisa saat gio masih di dalam lift gio tidak sengaja bereng dengan cha.
"pagi gio" sapa chan
"pagi" jawab gio
Kemudian gio menelpon echa.
"hay sayang, apakah kau sudah mandi". Tanya gio
"hay abang, kalo abang tidak nelpon juga aku tidak bangun". Jawab echa
"hmm,, sepertinya tuan putri ingin di mandikan". Kata gio
"ehh tidak tidak, aku mandi sendri".
"eh,, tunggu tunggu ".echa berpikir sejenak
"tuan putri, whattt tuan putri, abang aku bukan putri aku echa". Kata echa dengan nada tinggi
"iya echa sayangku abang tau, kamu kim echa kesayangan abang, tuan putri di hati abang". Kata gio
"uuu mulai gombal dia" echa tersenyum.
"abang serius sayang, kamu tuan putri di hati abang". Jawab gio
Chan masih mendengarkan percakapan gio dan echa, Chan yakin bahwa echa yang berbicara dengan gio adalah echa yang dia kenal.
Setelah itu gio mematikan telpon, chan masih mengamati gio.
"emm gi" panggil chan
" iya kenapa". Jawab gio
"emmmm, echa yang lo telpon tadi itu anak pak taek" tanya chan
" bukan, emm ada hubungan apa kau dengan echa" tanya gio
" tidak ada kirain saya echa anak pak taek" jawab gio
"memang kenapa dengan echa anak pak taek" tanya gio
"tidak apa apa". Jawab chan
"emmm,, nanti kau ajak echa makan siang bersama kami gi, kenalkan dia kepada kami" perintah chan
"untuk apa aku memperkenalkan wanitaku padamu". Sinis gio
"gi jangan emosi gue pacar cika, gue tidak mungkin merebut echa sedangkan gue memimiliki cika". Jawab chan.
Kemudian lift terbuka gio langsung pergi meninggalkan chan, gio tidak menggubris permintaan pacar sepupunya.
Sedangkan di dalam lift chan sangat penasaran dengan sosok echa. Dalam hati chan " gue yakin echa yang gio telpon itu echa anak taek".
Gio menuju rumah echa, di perjalanan gio memutar lagu kesukaannya, siapa lagi kalo bukan band Indonesia shela on 7, gio menyanyi dengan keras menikmati perjalan yang dia lalui, tidak terasa kini gio sudah samapi di rumah echa. Gio kemudian memecet bel rumah echa.
Ting tong
Ting tong
Ting tong...
Kemudian pintu di buka oleh pembatu rumah..
"cari siapa tuan" tanya pembatu rumah
"echa mana bi"tanya gio
"neng echa ada di dalam". Jawab pembatu
Kemudian pembatu itu menyuruh gio masuk ke rumah, gio masuk dan duduk di sofa menunggu echa. Tidak lama echa datang.
"hay bang lama sudah nunggunya" tanya echa
"lama banget sampe gue dengerin lagu habis satu album"jawab gio
Echa tertawa mendengar jawaban gio " kalo boong jangan gitu amat bang".
"cha lo kok pake celana pendek "tanya gio
" tidak apa apa, kan di rumah saja, emm nanti siang aku mau ke cafe z bang" kata echa
"mau ngpain?, abang ikut". Kata gio
"tidak boleh" jawab echa
Gio cemberut "cha abang pengen jalan berdua, abang di sini liburan cha, abang tidak mau menyesal saat abang balik ke amerika". Gio cemberut kini gio menundukkan kepala.
__ADS_1
"baiklah bang, abang boleh ikut tapi ada syaratnya "kata echa
" ya elah mau ikut aja ribet amat" kata gio
"mau ikut gak" tnya echa
"iya abang ikut, apa syaratnya tuan putri "tanya gio
" syaratnya abang gak boleh mesum". Kata echa
Gio tersenyum kemudian gio mengecup bibir echa.
"ihh abang baru juga di bilang jangan mesum" echa cemberut.
Gio tersenyum "abang mesumnya sama kamu aja sayang" jawab gio, kemudian gio mengedipkan satu mata.
"ihh jijik gue ngeliat abang kaya gitu" echa menggelengkan kepala.
Kemudian hp gio berbunyi menandakan panggilan masuk.
"kenpa lagi sih el, lo gak seneng amat gue berduan, selalu ganggu" nada prustasi gio
"kamvret lo gi, gue nunggui lo dari tadi" nada bicara elisa meninggi
"gue nyuruh lo ke apartemen gue bukan berdua sama adik gue".
"laki gue sakit sampe terjadi apa apa terhadap laki gue, gue bakal jadi orang pertama yang nentang hubungan lo". Elisa mengeluarkan nada berapi api.
Telinga gio serasa cenat cenut mendengar perkataan elisa yang nyaring. Echa yang mendengar hanya tertawa.
"iya ini gue juga mau berangkat, sabar kenapa sih lo, bikin junior aja lo lemah lembut sekali ngomong sama gue kaya nenek sihir" kata gio
"Gio pradata sebastian" teriak elisa
"iya park elisa mabo gue ke sana 30 menit sampai". Gio langsung mematikan telpon
Echa tertawa melihat gio kena ocehan dari kakak iparnya.
"cha kita ke apartemen kakakmu" ajak gio
"ok" jawab echa
Kemudian echa dan gio berangkat menuju apartemen elisa dan t. Di perjalan gio selalu menghidupkan lagu shela on 7,kewajiban gio mendengarkan lagu shela on 7 saat menyetir.
Gio kemudian menggegam tangan echa, kemudian mengecup punggung tangan echa.
"cha" panggil gio
"iya bang" jawab echa, echa kini berpaling melihat wajah gio
"gue sayang banget sama lo, ketika ada orang lain yang bicara buruk tentang gue lo jangam percaya" kata gio
"memang kenapa bang" tanya gio
"gue cinta sama lo, gue pengen melindungi elo, gue yakin banyak orang yang menentang hubungan kita tapi lo harus percaya dengan gue, gue selalu mencintai elo sampai mati perasaan gue tetap sama untuk lo, tidak akan ada yang bisa merubah itu selain tuhan yang membolak balikkan hati ini" kata gio
"gue percaya sama lo bang, gue tidak akan mempercayai perkataan orang lain tentang abang selain abang yang memeberi tahu" kata echa
Kemudian gio mengecup punggung tangan echa.
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
Gio tersenyum "bairkan saja" jawab gio.
Tidak terasa gio dan echa samapi ke apartemen t, gio lngsung bergegas kemudian gio dan echa memencel bel pintu
Ting tong.....
Ting tong.....
Ting tong.....
"ya ampun kemana sih ini orang, tadi nyruh cepet cepet udah datang aja gak di bukain pintu" gio kesal
"sabar bang mungkin kakak gak denger". Echa mencoba menenangkn gio
Kemudian pintu di buka oleh elisa, elisa memasang muka marah kepada gio.
"kenapa sih lo buka pintu lama banget" tanya gio
"harusnya gue yang nanya kenapa lo lama banget sampai" elisa merasa jengkel terhadap sahabatnya
"elo gak usah nyari alasan deh bilang aja lo ke ganggu tadi".
"pasti lo di dalam lagi bikin junior" kata gio
Kemudian elisa memukul jidat gio
Plakkkkkkkkkk............
Pukulan elisa sangat keras sampai menimbulkan bunyi, echa yang melihat merasa iba terhadap gio.
"elo kalo ngmong kaya bajai gak bisa di rem".
"gue ngurusin laki gue" elisa merasa jengkel kepada gio
"ah bodolah, mana t gue pengen liat" gio langsung masuk ke dalam apartemen, gio langsung masuk ke dalam kamar saat membuka pintu gio langsung bersuara nyaring.
"yampun apa yang kalian lakukan" tanya gio
Elisa dan echa yang di belakang merasa heran, kemudian elisa melihat t. Kemudian elisa tersenyum.
"hehehe gue lupa makain laki gue baju" kata elisa
"gila lo el, mata polos gue" gio seolah olah nangis
"lebay lo gi, bilang aja lo iri sama laki gue karena laki gue memiliki kue sobek" sidir elisa
"apa gue iri sama t, sorry bukan laki lo aja yang punya kue sobek gue juga punya" gio menyombongkan diri
"eleh, paling itu juga lemak membandal" kata elisa
"wahh elo el kejam amat kaya bajai,gue bakal nunjukin jangan kaget kalian" kata gio
Kemudian gio menunjukan kue sobeknya, elisa yang melihat langsung bengong begitu juga dengan echa, dua kaum hawa ini melongo melihat kue sobek gio.
"eleh masih sexy milik laki gue juga" elisa mumuja kue sobek t
Kemudian gio menutup kue sobeknya.
__ADS_1
" gue ngeladenin lo sama aja gue cari jarum dalam jerami, sulit" kata gio
"t lo kok sabar banget menghadapi nenek lampir ini" tanya gio
T tersenyum " gue udah cinta mati sama bini gue" jawab t
"el lo pakaiin baju gih laki lo, gue gak mau mata polos gue ternodai" kata gio
"taikkk lo gi, tubuh laki gue lebih sexy dari pada punya lo" kata elisa
Kemudian elisa memakaikan baju kepada t. Setelah itu mereka pergi ke rumah sakit di perjalan gio selalu memutar lagu shela on 7.
"lo masih suka sama lagu shela on 7 gi"tanya elisa
"tentu dong walaupun gue tinggal di Amerika tapi selera lagu gue Indonesia, cinta tanah air dong" gio menyombongkan diri
"mulai deh dia sombong, nyesel gue nanya" kata elisa
"kakak t kenapa? " tanya echa
" tidak apa apa sayang, kakak hanya kecapean saja" jawab t
"kecapean habis bikin junior ya kalian" gio tertawa sangat nyaring.
Kemudian echa langsung membukam mulut gio dengan roti yang dia pegang. Elisa yang melihat langsung mentertawakan sahabatnya itu.
"elo gi keliatannya aj lo maco sekalinya lo takut sama pacar lo" ejek elisa
"gue bukan takut tapi gue menghargai wanita gue" kata gio
"eleh bilang aja lo takut" sidir t
"ya ampun tidak laki tidak bini sama aja suka bnget ngejatuhin gue". Kata gio
Semua tertawa...........
Setelah itu mereka samapi di rumah sakit elisa dan t langsung masuk ke rumah sakit sedangakn gio dan chika memarkirkan mobil dulu.
Didalam rumah sakit elisa melihat cika berada di antrian ibu dan anak.
Kemudian t dan elisa mulai mendaftar.
"dengan nama siapa" tanya suster
"kim taehyun " jawab elisa
"kim taehyun " perawat menegetik nama t
Semua data t keluar, perawat melongo melihat data t pasalnya t merupakan pemilik rumah sakit C.
"bapak ingin mengatri atau langsung menemui dokter pak" tanya perawat
"langsung "jawab t
Kemudian perawat itu menghubungi dokter pribadi keluarga kim taeki.
" hallo dok, tuan t ingin melakukan pemeriksaan "kata perawat
" baik langsung antar ke ruangan saya" perintah dokter.
Kemudian perawat mengatakan t dan elisa ke ruang dokter, belum masuk echa dan gio mengikuti t dan elisa. Di dalam ruangan di isi oleh 4 orang.
"selamat aiang dok" sapa t
"siap tuan, gimana keadaannya tua" tanya dokter
"baik" jawab t
"hay dokter lee"sapa echa
"hay echa gadis cabtik bak bidadari "jawab dokter lee
Gio yang mendengar langsung mengepalkan tangan, gio melihay ke arah echa kemudian gio menaikan alis matanya gio meminta penjelasan dari echa, echa hanya tersenyum melijat gio.
" mari saya periksa " kata dokter
Dokter lee memeriksa keadaa t.
" emm tuan t hanya masuk angin saja, terlalu kecapean juga". Kata dokter lee
Setelah itu dokter lee menulis resep obat, setelah selesai dokter menghubungi bagian apoteker dokter lee menyuruh perawat membawakan obat untuk t. Tidak menunggu lama perawat datang membawakan obat.
"dokter ini obatnya"kata perawat
Kemudian dokter lee menerima obat itu kemudian dokter lee memberikan obat kepada t.
Setelah selesai pemeriksaan t dan geng keluar dari ruangan, t dan gio menjadi pusat perhatian semua orang.
"gila ganteng banget tu cowok" kata perawat 1
"gila tuan t makin hari makin cakep" kata perawat 1
"gi gue tadi liat cika di ruang ibu dan anak" kata elisa
"lo serius"tanya gio
"gue seriuslah" jawab elisa
Kemudian gio langsung menuju ruang ibu dan anak saat gio melihat cika menunggu antrian gio mendekati cika, gio tidak melihat chan bersama cika.
"cika" panggil gio
Cika kaget dengan kehadiran gio" ehh gio"cika menjawab dengan gugup
"lo ngpain di sini"tanya gio
"gue, gue...... "cika terbatah batah menjawab
" cika lo tau guekan gue paling tidak suka pertanyaan gue tidak di jawab"kata gio
"gue".. Kata cika
"gue cuma periksa rutinan kak" jawab cika
"lo tidak bohongkn, gue paling tidak suka bila lo boongin gue"kata gio
"iya kak aku tidak berbohong "jawab cika
Kemudian echa menghampiri gio, echa langsung merangkul tamgam gio.
"kenapa bang" tnya echa
"ehh cika, ngapain lo di sini" tanya echa
"biasa cha periksa bulanan"kata cika
Dalam hati gio "gue yakin lo nyimpen sesuatu dari gue cik".
__ADS_1
Echa hanya menggagukan kepala, kemudian echa dan gio berapmitan pergi ke restoran z.