
Saya seorang tentara yang di tugaskan untuk menjaga perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Sebelum saya menceritakan bagaimana kisah cinta saya, saya akan perkenalkan dulu nama saya, nama saya Kim zico lee yah kaya nama korea korea gitu, saya keturunan keluarga daddy seorang asli keturunan korea jepang sedangkan mommy setengah berdarah Indonesia dari smp saya sudah tinggal di indonesia karena pekerjaan daddy. Daddy merupakan ceo dari perusahaan T, saya memiliki 2 adik kadung 1 laki-laki dan 1 perempuan.
Di sini saya akan menceritakan bagaimana saya bertemu dengan istri saya yang membuat saya candu akan dirinya. Istri saya seorang guru sekolah dasar di desa perbatasan, awal pertemuan yang tidak menyenangkan merubah semuanya. Kami selalu di juluki tom and jerry sebuah tokoh kartun yang tidak pernah berhenti untuk bertengkar, karena pertengkaran itu yang menimbulkan rasa cinta terhadapat istri saya.
"bukan begitu istriku" alis zico naik
"yah betul sekali, apa yang di katakan zico"
"kami bisa di katakan cinlok" istri zico tertwa
"tetapi aku tetap mencintaimu "kata zico sambil memeluk istrinya.
Perkenalkan nama saya Indah kusuma sari , saya memiliki 1 orang kakak dan tentu saja saya anak bungsu di keluarga saya, saya bekerja di sekolah dasar di sebuah desa perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Awalnya ayah saya menolak keras untuk keputusan saya ini, tetapi dengan keyakinan yang saya miliki akhirnya saya di ijinkan untuk membantu anak perbatasana.
Malam itu di mana aku melakukan perdebatan dengan ayahku, keputusanku di tentang ayah.
"aku ingin mengajar di perbatasan" kata indah
"ayah tidak setuju" tegas ayah
"ayah,,. Aku ingin memberikan ilmu kepada anak-anak perbatasan, aku ingin merubah anak desa menjadi otak super maju ayah, aku tidak tega melihat mereka tertinggal canggihnya pendidikan saat ini, tolong ayah mengerti dengan keputusanku" indah memasang mata kucing..
"tidak, ayah bilang tidak ya tidak indah"bentak ayah
"kamu tau di sana sangat berbahaya, kamu anak perempuan ayah satu-satunya, ayah tidak mau membahayakan kamu"kata ayah
"ayah dengarkan aku, kali ini saja ayah percaya 100% ehh salah 100.000% ayah percaya dengan keputusan indah"indah masih membujuk ayahnya
"sudahlah yah ijinkan saja keputusan indah, toh dia ingin lepas dari awasan ayah, biar dia merasakan bagaimana susahnya mencari uang" kata kavin
"nah betul itu ayah, kak kevin aja mengijinkan indah"kata indah
"sekali ayah bilang tidak ya tidak, tidak usah membatah perkataan ayah indah"bentak ayah
"ayah tidak mengerti perasaan indah, bagaimana indah tertekan di rumah ini" emosi indah tidak terkontrol lagi.
Indah langsung meninggalkan ayahnya dan masuk ke kamar dengan membanting pintu kamar
Brakkkkkk
Brakkkkkk
Brakkkkkkkk.....
Pintu kamar di bentur sangat keras
"dasar anak kurang ajar, bukanya menurut malah mau pergi ke perbatasan yang keamanannya belum terjamin"suara ayah makin meninggi
"ayah kenapa tidak mengijinkan indah, niat indah sangat bagus ayah, jangan egois ayah"kata ibu
"aku tidak ingin anakku kenapa-napa"kata ayah
"terus aja kurung indah yah, memang indah anak kesayangan ayah, apa apa selalu indah"kata kevin
"kevin jaga mulutmu" bentak ayah
"mememang begitukan ayah, apa apa selalu indah, aku apa anak pertama yang selalu di sisihkan" kata kevin.
"sudahlah kevin kembali ke kamarmu"perintah ibu
"bela bawa suamimu masuk kamar, ibu tidak ingin melihat mereka berdebat "perintah ibu
"baik ibu" kemudian bela dan kevin masuk kek kamar.
__ADS_1
Di dalam kamar kevin dan bella, kevin langsung menghempaskan tubuhnya di atas ranjang mereka..
"aku tu bingung, kenapa ayah selalu pilih kasih sama aku, aku anak ayah juga" tutur kevin
"mereka tidak melakukan itu sayang, hanya rasa irimu yang menutupi kasih sayang orang tuamu"jawab bella
"sudahlah aku berbicara denganmu sama saja kau akan membela ayah"jawab kevin
Bela kemudian mendekati kevin "sayang dengarkan aku, memang aku bukan anak kandung orang tuamu, aku bukan kakak kandung adikmu tapi aku dapat merasakan bagaimana indah sangat menyangimu, aku ingin bertanya kamu iri dengan indah di sisi mana, aku melihat ayah dan ibu sangat menyayangi kalian, aku sebagai menantu aku tidak merasa bahwa aku menantu aku seperti anak kandung"kata bela sambil mengelus rambut kevin.
"kamu tidka melihat bagaimana ayah memperlakukan aku, nih setiap indah minta apa-apa saja di kasih ayah, bela ingin sekolah ternama ayah menijinkan, bela ingin kuliah ayah mengijinkan, sedangkan aku"kata kevin lesu
" sayang, kesalahan terletak padamu" kata bela
"kenapa aku yang salah bela, kamu membela indah"tanya kevin
"tidak kevin, dengarkan yang berhenti dari sekolah siapa? "tanya bela
" aku"jawab kevin cuek
"nah itu kamu tau, ayah dan ibu menuruti apa kemauanmu, kamu ingin sekolah ayah kabulkan tapi kesalahan ada di kamu karena kamu berhenti sekarang di saat indah berkeingin sekolah samapai tinggi bukannya kamu mendukung karena dulu kamu berhenti karena kecerobohanmu, malah kamu iri terhadap adikmu, seharusnya kamu mendukung adikmu, beri dukungan untuk indah, bagaimanapun dia tetap adikmu, adikmu butuh dukungan darimu"kata bella
"maka kamu harus bantu adikmu untuk meminta ijin kepada ayah"kata bella
"au ah, aku ngatuk"jawab kevin
Bella hanya bisa tersenyum melihat kevin yang iri terhadap indah karena adiknya bersekolah di mana yang dia mau dan di turuti oleh orang tuanya.
Sedangkan di ruang keluarga ayah dan ibu masih merundingkan atas keputusan indah.
"ayah ijinkan indah mengapai tujuannya" pinta ibu
"tapi aku sangat mecemaskan indah, aku takut dia kenapa-napa di sana"kata ayah
"indah sudah dewasa, indah pasti bisa menjaga dirinya dengan baik ayah" ibu menyakinkan ayah
"pikirkan baik-baik ayah, ini demi kebahagian indah"kata ibu
Ayah tersenyum"baiklah ibu, besom ayah akan memutuskannya".
Keesop paginya semua berkumpul untuk sarapan bersama.
"indah mana"tanya ayah
"masih di kamar yah"jawab bella
Ayah menghembuskan napasnya, kemudian ayah menghampiri indah di kamar.
Ayah mengetok pintu kemudian ayah masuk.
"dah"panggil ayah
"iya yah"jawab indah cuek
"kamu tidak lapar nak"tanya ayah
"belum yah, nanti saja indah makanya"jawab indah
Kemudian ayah mengelus rambut indah dengan penuh kasih sayang.
"dah, ayah tidka mengijinkan karena ayah tidak rela barus berpisah dengan anak ayah ini, tapi ayah tidak tenang bila ayah menghalangi tujuanmu"kata ayah
Indah kemudian duduk menghadap ke ayah
__ADS_1
"jadi ayah mengijinkan indah? " mata indah mulai berbinar binar seperti anak kucing
Ayah mengagukan kepala, kemudian indah langsung memeluk tubuh ayah.
" terimakasih ayah, indah janji akan menajaga diri indah dengan baik, tidka telat makan dan tidak lupa menghubungi ayah"kata indah
"ayah percaya" ayah smabil mengelus rambut indah.
"ayah kita makan yuk, indah lapar" indah melepaskan pelukanya kemudian tersenyum melihatkan deretan giginya
Ayah tersenyum kemudian ayah mengagukan kepala, indah keluar dengan ayah, indah mengelendoti ayahnya menuju tempat makan.
"cie yang ke maren drama marah marahan sekarang dah baikan" sindir kevin
"iri aja lo ka"indah menjulurkna lidhanya
"sudah-sudah ayo makan"kata ibu
Semuanya makan dengan hikmat, menikmati hidangan yang tersaji.
"jadi kapan kamu akan berangkat ke perbatasan"tanya ayah
"2 hari lagi yah"jawab indah dengan cengengesan
"apa, secepat itu lo minggat dek"tanya Kevin
Indah hanya mengagukan kepala.....
Hari yang di nantikan indah telah tiba di mana dia akan berangkat ke desa perbatasan itu. Indah merasa dag dig dug, semua keluarga mengatar indah di bandara untuk mengatar keberangkatan indah.
"lo di sana harus bisa jaga diri"kata kevin, sambil memeluk indah
"iya kakak itu pasti"kemudian indah memeluk kakak iparnya
"kakak iparku yang baik hati melebihi kak kevin, indah pamit dulu ya"indah memeluk bella, air mata tertumpah mereka tidak bisa menahan air mata.
Kemudian indah memeluk ibunya "ibu indah berangkat".
"jaga kesehatan nak, ibu akan merindukan ibu itu pasti"
Kemudian ayah memeluk ayah "ayah maafkan indah karena melawan ayah, tapi indha tidak menyesal"kata indah.
"ayah memafkan, sudah jangan menagis, nanti ketinggalan pesawat"kata ayah
"gak usha nangis lo dek, gitu aja nangis"air mata kevin jatuh juga
"huwaaaaaa adek gue yang gue benci mau ningglain gue"kini kevin memeluk indah dengan erat
"apaan sih kak malu, umur sudah tua gak usah nangis, huwaaaaaa "mereka menangis sejadi-jadinya
" sudah kak pesawat gue mau berangkat nanti adik cantikmu ini tertingal"kata indah
"benarkah"tanya kevin
"iya"jawab indah masih mengis
"kalo begitu sana kau berangjat"usir kevin
"kamvret lo kak, tdi aja lo nangis-nagis sekarang lo usir gue"endus indah sebel
Semua tertawa karena ualah kakak beradik itu.
Kini indha sudah duduk di bangkunya, indah berangkat dari jakarta menuju kaltim..
__ADS_1
Sesampai di bandara kaltim indah langsung melanjutkan perjalan ke desa perbatasan, indah di temanin oleh petugas dari dinas pendidikan, karena keberangkatan indah berbarengan dengan penyuluhan dinas pendidikan di desa itu.
Setelah berjam-jam indah menepuh darat akhirnya indah sampai di perbatasan, indah di sambut oleh masyarat setempat, indah sangat senang karena masyarat di sana sangat ramah-ramah.