
Echa membuang nafas kasar "suamiku yang ganteng tidak kalah dari sehun exo besok anakmu akan menikah"
"apa" teriak gio
Echa menjauhkan telpinya dari telingga
"udah kagetnya" tanya echa
"hehe suamimi terkejut sayang, kamu tidak bercandakan sayang"
"tidak bang, david akan menikah besok jadi kita akan berangkat ke Indonesia sekarang juga"
"tapii istriku sebentar lagi aku ada rapat"
"baiklah abang lebih mementingkan miting ketimbang anak, aku akan berangjat sendiri"
Tut....... Tuut......
Echa mematikan sambungan telepon dengan jengkel, echa mengeluarkan caci maki ke suaminya.
"awas aja sampe gak datang dalam waktu 30 menit, bakal aku tinggalin"
Sedangkan di tempat gio, gio langsung mengacak rambut prustasi, masalah dia membatalkan miting urusan biasa tapi membujuk istrinya suapaya tidak marah sangat susah.
"ahh harusnya gue gak ngomong gitu, bodoh kamu gio" maki gio
Gio langsung memanggil sekretarisnya, gioenyuruh sekertarinya membatalkan miting atau sekertarinya yang menggantikan dia.
Setelah itu dia langsung kabur dari kantor, gio menancap gas langsung menuju kediamannya.
Setelah 30 menit di jlan akhirnya gio sampai. Gio tidak memarkirkan mobilnya dengan baik, gio langsung lari secepat mungkin untuk menemui istrinya.
"nyonya di mana mbok "
" nyyonya ada di kamar tuan"
Gio langsung ngprit lari ke kamar, gio membuka pintu.
Clekkk.........
"sayang" gio mendekati echa
Echa diam seribu bahasa, echa hanya menatap gio dengan sebal.
"sayang maafkan aku, bukan maksud ku begitu"
Echa masih diam,.
Kini gio duduk di sisi echa, gio menggegam tangan echa, gio mengecup punggung tangan echa.
"maafin abang, hari ini kita ke Indonesia "
" tidak usah, abang urusin aja tuh miting abang, abang lebih mentingin kerjaan"
"maaf sayang, abang sudah membatalkannya"
"tetrp aja nanti pasti abang sibuk dengan dunia abang, abng di sini saja urus pekerjaan biar aku yang ke Indonesia menemui anakku"
__ADS_1
"ohh tidak bisa"
"ababg urus tu pekerjaan tidak usah memikirkan akau, aku ingin ke Indonesia setelah itu aku akan cari suami yang lebih muda lagi"
Gio yang mendengar langsung bergidik ngeri "ohh sebelum kamu mendapatkan suami penggati kamu harus aku makan suapaya kamu tau bahwa siluamimu ini hebat di segalanya"
Gio langsung menerjang tubuh echa, terjadi pergelutan sengit antara echa dan gio, mereka engos-engosan setelah mereka perang bantal.
Kini mereka berbaring di kasur
"maafkan abang cha"
Kini merrka saling tatap, echa mengagukan kepala, gio langsung mengecup kening echa, bibir pun tidak tertinggal untuk di cicip.
"david menikah dengan siapa sayang"
"abang ingat clara"
Gio mengngagukan kepala
"david menikah dengan clara, kata davif ayah clara sakit dan ini permintaan terakhir"
"abang tidak menyangka jika anak kita akan mengikuti jejak kakakmu bedanya kakakmu"
Echa masuk ke dalam pelukan gio "bener kata abang ternyata di darah david mengandung darang kak t"
"jadi sayang sebelum kita berangkat bolehkah abang meminta jatah"
Echa memukul dada gio "abang mesum"
Gio langsung menikmati tubuh echa tampa menunggu persetujuan dari empu tubuh.
Setelah semua kegiatan telah selesai gio dan echa berangkat ke Indonesia.
Keesok paginya, di ruang rumah sakit terdapat beberapa manusia.
Kini david tengah mengucapkan janji kepada ayah clara
"saya David Mahendra berjanji akan setia dengan clara, saya akan menjaga dan menyanginya, selalu mencintainya"
"ayah percaya dengan mu nak" kata ayah clara
Kini david mulai mengucapkan ijab kabul setelah selesai ayah clara tersenyum.
"ayah bahagia anak gadis ayah telah menemukan seseorang pengganti ayah, ayah harap ku berbakti kepada suamimu"
"pak gio ibu echa, tolong sayangi anak saya seperti anak sendiri"
"clara sudah saya anggap anak sendiri pak, yang terpenting bapak sehat" kata gio
"terimakasih pak" kata ayah clara
"nak david ayah titip clara, jangan buat dia sedih lagi, berjanjilah kalian akan selalu bersama sampai ajal menjemput kalian"
"david janji yah"
"clara ayah tidak kuat lagi, ayah hanya ingin melihat clara tersenyum bahagia, jangan sedih sedih ya nak, berjanjilah selalu mencintai suamimu, anggap mertuamu sebagai orang tuamu sendiri"
__ADS_1
"clara janji yah"
Ayah clara tersenyum dan kemudian ayah clara menutup mata...
Tuttt.. Tu.t......tut...........
Suara alat yang memantau detak jantung telah berhenti bekerja..
"ayah bangun" clara menguncang tubuh ayahnya
"ayah bangun clara bilang" clara menangis
Sedangkan David langsung memanggil dokter
Setelah itu dokter memeriksa tubuh ayah clara.
"pasien telah meninggal " terang dokter
Clara yang mendengar langsung menangis sejadi-jadinya.
" ayahhhhh" clara menguncang tubuh ayahnya
Echa langsung memeluk tubuh clara, clara memeluk tubuh echa dengan erat..
"tenang sayang"
"ayah... " tangis clara
David terduduk lemas mengetahui mertuanya telah meninggal.
Kemudian david menghampiri clara, clara masuk ke dalam pelukan david.
" ayah vid"
"sabar sayang" david mengelus punggung clara
Sedangkan gio dia mengurus semua keperluan untuk ayah clara.
Setelah semua telah siap rombongan david menuju ke rumah clara, di rumah clara telah ramai orang.
Clara menangis dalam pelukan echa, setelah siap semua kini saatnya ayah clara di makamkan.
Clara makin menangis saat tubuh ayahnya memasuki liang lahat, tempat terakhir ayah clara berada di samping makam ibu clara.
Clara menangis sejadi-jadinya, clara memeluk tubuh echa dengan erat, semua kesedihannya di tumpahkan dalam pelukan itu.
..
.
.
.
.
Jangan lupa, LIKE, VOTE DAN KOMENTAR. SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA. 😊😊
__ADS_1