
Setiap zico mengatarkan indah ke sekolah, zico harus menahan amarahnya karena melihat rekan kerja indah yang mendekati indah terus.
"sabar-sabar" zico mengelus dada
Kemudian zico kembali ke markas.
Di tempat clara, clara sedang merapikan ruangannya, clara di tugaskan bukan hanya menjadi dokter untuk semua tentara melainkan clara juga di wajibkan untuk memberikan pengobatan kepada siapapun yang membutuhkan tenaga medisnya.
Tidak lama ruangan clara ada yang mengetok, saat clara melihat pintu yang di buka clra merasa jengkel dengan kehadiran buaya akut ya siapa lagi kalo bukan komandan prabu.
"pagi dok"sapa komandan sambil menunjukkan gigi
"pagi komandan"balas clqra sambil senyum
"silahkan duduk, ada keluhan komandan? "tanya clara
Komandan prabu garuk garuk kepala yang tidak gatal..
" eeee, a, a, an, anuu dok saya mau minta tolong" kata komandan
Clara menaikan alis" kqlo sya bisa membatu saya akan lakukan tpi kalo sya tidak bisa yaa maaf"jawab clara
"jadi komandan minta bantuan apa? "tanya clara
" gini dok saya boleh minta tolong, mintakan no telepon indah" pinta prabu
Clara melongo mendengar komandan meminta no indah dalam hati clara"dasar buaya akut, gk inget bini anak di rumah".
"apa boleh bu"tanya komandan
__ADS_1
"maaf untuk hal itu saya tidak bisa"tolak clara
"why" komandan prabu
"karena indah sudah memiliki calon suami"jawab clara asal
Komandan prabu kaget setengah hidup "yang dokter aku tau pasti kamu membohongi aku".
"saya tidak berbohong "jawab clara
" siapa calon suami indah"kini nada suara komandan sudah di ambang kemarahan
"diaaaaaaaaa" clara berpikir keras
Saat clara berpikir keras zico masuk ke ruangan clara tampa aba-aba.
" ketua zico"jawab clara langsung
"kau harus percaya dengan dokter clara, dokter calara mengatakan yang sebenarnya"kata zico
Komandan prabu menengok ke sumber suara.
"eh ketua zico" komandan menampilkan senyum gigi pasta gigi
"kau dengarkan ini komandan, hargailah kesetiaan pasanganmu jangan mencari alasan untuk meruntukkan lesetiannya" tegas zico
"eh iya ketua siap. Ee kalo begitu saya mau keluar dulu"pamit komanda langsung, komdan itu langsung keluar dari ruangan calara
"sialllllllllllllllll, awas saja kau zico curut gue bakal bikin peritungan" kata komamdan prabu
__ADS_1
Setelah kepergian komandan kini di ruangnya clara berasa dingin salju.
Dalam hati calra"gila bulu kudukku terangkat"
"ada yang bisa saya bantu ketua"tanya clara
Zico kemudian duduk di bangku"bantu aku obati lukaku" perintah zico
Clara langsung mengabil peralatan "lepas baju" perintah clara
Zico langsung melepas bajunya, kini clara tengah mengamati luka zico.
"luka tembak? "tanya calra
Zico hanya menaggukan kepala.
Clara sedang mengobati Luka zico dengan teliti, dari awal pertemuan clara sudah merasa nyaman berada di dekat zico, clara tidak tahu perasaan nyaman itu perasaan suka atau hanya menaggap dia hanya kakak saja.
" kenapa bisa terluka"tanya clara
"kamu itu kaya adik aku yang serbq ingin tau"jawab zico
Clara ketawa"bairkan saja" clara menekan luka zico
"aduhhh"keluh zico
Awal tragedi penembakan....
Saat itu zico di perintahkan untuk membebaskan tawanan WNI yang di sadra oleh kawanan *******, saat pasukan zico mulai beraksi salah satu anak buah zico terlihat oleh kawanan ******* dan hal hasil meraka saling menembak, semua kawanan ******* mati di tempat sedangkan sebagian melarikan diri, saat zico ingin memlepaskan tali yang mengikat tersandra dari arah timur meluncur peluru panas yang langsung mengenai punggung zico, zico ambruk saat mendapatkan tembakan tetapi dia langsung menembak balik pelaku.
__ADS_1
Selesai........
Setelah memberikan obat kepada zico, zico langsung keluar...