Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Bab 31


__ADS_3

Indah terus memberontak, saat tenaga indah mulai habis pintu gudang di tendang oleh seseorang .


"brengsekkkkkkk" teriak zico


Zico langsung mengajar bagas, kini mereka saling menyerang, tidak lama t masuk ke dalam t sangat sedih melihat menantunya, t melepaskan jasnya untuk menutupi tubuh menatunya. Indah menagis dalam diam.


T memeluk tubuh indah "kau aman nak sekarang, ada daddy"


Indah mendongak ke atas meilahat wajah t seketika tangisan pecah, t memeluk indah.


"maaf daddy telat" t menenangkan indah


Saat t melihat zico mulai kehabisan tenaga, karena bagas meminum obat kuat agar tidak mudah di taklukan, karena t lebih berpengalaman, t langsung mengehentikan zico, t menyuruh zico untuk menenangkan indah.


Dengan membabi buta t langsung menghajar bagas, tidak ada ampun bagi bagas, dia berani bermain api dengan keluarga kim taehyun maka harus berani menerima resikonya.


Saat bagas telah kebahabisna tenagan, t berhenti..


T menyuruh anak buahnya membawa bagas ke markas.


Zico memeluk tubuh indah "maafkan aku sayang aku terlamabat"


Indah memeluk tubuh zico dengan erat... Indah menumpahkan rasa takutnya ke dalam pelukan zico.


"bawa istrimu ke rumah sakit bang biar dia jadi urusan daddy"


Zico mengagukan kepala, indah di bawa ke rumah sakit keluarga t, indah mendapatkan perawatan khusus, indah masuk ke ruang psikologis.


Zico dengan setia menemani indah.


Sedangkan bagas di bawa oleh t ke markas besarnya.


Elisa yang mendapatkan kabar langsung berangkat ke rumah sakit keluarga, semua keluarga datang, ayah ibu indah juga datang.


Kini indah di tangani oleh dokter karena shok dan luka lebam.


Ibu indah menangis di pelukan ayah indah..


"yah indah yah" tangis ibu indah pecah


Sedangkan elisa, elisa memeluk tubih caca, caca dengan sabar menenangkan elisa.


Tidak lama dokter yang menangani indah keluar.


"bagaimana keadaan mantu saya dok"


"dia baik-baik saja nyonya, hanya mengalami shok sedikit" terang dokter itu


Semua berlapas lega..


"apakah kami boleh mengunjunginya" tamya elisa

__ADS_1


"boleh nyonya, ketika pasien di pindah ke ruang rawat" kata dokter itu


Tidak lama indah keluar, indah di pindahkan ke ruang rawat viip di rumah sakit itu.


Zico dengan setia menunggu indah sadar dari obat biusnya.


"nak bagaimana keadaan indah" tanya ibu indah


"indah baik-baik saja bu" terang zico


"kenapa bisa sampai terjadi" tnya ayah indah


Zico membuang napas berat "penggemar indah tidak rela jika abang yang menjadi suaminya" terang zico


"abang haeus kuat demi kak indah" caca menyemangatii


"terimakasih "zico tersenyum


" abang" panggil elisa


Zico mebengok kemudian zico berhambur masuk ke dalam pelukan elisa.


"maafkan abang mom" zico menangis seperti anak kecil


"abang lalai jaga istri abang, abang tidak bisa menempati janji abang ke momny"


"abang sangat benci dengan laki-laki itu, ijinkan abang untuk membunuhnya mom" zico meminta izin


Zico memeluk tubuh elisa, zico menumpahkan semua rasa sakit.


Ibu dan ayah indah tertegun melihat zico.


Zico melihat ke arah mertuanya zico langsung masuk ke pelukan ibunya.


"maafkan abang bu, abang lalai jaga indah"


"tidak nak, ibu harusnya berterikasih karena mau jaga indah" kata ibu indah


Kemudian zico memeluk tubuh ayah indah


"terimakasih udah mau jaga anak ayah" ayah zico menepuk zico.


Indah kini berada di ruang vip rumah sakit, tidak lama indah sadar.


Zico menggegam tangan indah, semua menunggu kesadaran indah.


"abang" panggil indah


Zico tersenyum "sudah bangun" zico mengelus tangan indah


"ayah ibu, mommy caca" panggil indah

__ADS_1


Semua tersenyum ketika indah memanggilnya.


Ibu indah mendekat kemudian memeluk indah.


"ibu kapan datang" tanya indah


"baru saja nak"


"kamu tidak apa-apakan" tanya ibu indah


"tidak bu"


Kemudian indah melepaskan pelukannya, elisa mendekat dan memeluk indah dengan sayang.


"semua baik-baik saja sayang" kata elisa


"daddy mana mom" elisa mencari ke beradaan t


"daddy sedang ada urusan" kata elisa


"daddy baik-baik sajakan mom" kata elisa


"daddy baik-baik saja sayang" kata elisa


Kemudian indah melepaskan pelukannya, indah melihat ke arah zico, indah memberikan senyum manisnya.


Kemudian setelah indah bangun dan memastikan keadaan indah sudah membaik orang tua indah di antar ke hotel untuk istirahat, sedangkan elisa kembali ke ke ruamhnya.


Kini zico dan indah berdua dalam ruangan itu.


"abang tidak ada yang terlukakan" indah membelai wajah zico


Zico menggelengkan kepala.


Indah membalai wajah zico, zico memejamnkan matanya menikmati sentuhan indah.


Indah tersenyum kemudian mengecup bibir zico.


Cup........


Zico membuka mata, zico tersenyum "maafkan aku terlambat menemukanmu"


Indah menggeleng..


"abng janji, abng akan selalu ada untukmu, abang akan melindungi mu"


Indah mengagukan kepala..


"setelah abang pensiun kita akan pindah"


Indah mengagukan kepala..

__ADS_1


Indah memukul sebelah ranjangnya, zico naik ke atas kasur, kemudian zico memeluk tubuh indah.


Indah masuk ke dalam pelukan zico, indah mencari posisi yang nyaman setelah merasa nyaman indah memejamkan matanya, indah tertidur kembali, zico tersenyum kemudian zico menyusul istrinya. Mereka tertidur saling memeluk.


__ADS_2