Menikah Dadakan

Menikah Dadakan
Rencana jeni


__ADS_3

Sinar matahari memasuki celah celah jendela, T bangun dari tidurnya dan memandangi wajah istrinya.


"kau sangat cantik sayang". Lalu T mencium kening elisa. Setelah mendarat kecupan di kening elisa elisa membuka matanya dan tersenyum melihat suaminya di sampingnya.


"pagi sayang" kata T sambil mengecup bibir elisa.


"pagi" sambil senyum manis elisa.


"emm kita mandi bersama ya el"


"ehh tidak tidak kamu mandi duluan saja" kata elisa


"eemm el aku ingin kamu memanggilku oppa atau sayang atau suami ku atau cintaku atau zeyeng". Senyum gigi putih T terlihat semua.


Elisa yang mendengar permintaan suaminya tertawa.


"baiklah aku akan memanggilmu zeyeng bagaimana"


"tidak tidak aku tidak mau sangat alay itu el" sambil memajukan bibir


"hmmm bagaimana kalo mas saja". T lalu menaikan alisnya. Elisa yang melihat itu tertawa.


"baiklah bila itu keinginan mu el aku menyukainya panggil aku mas sekali lagi el" rengek T


"sudahlah mandi sana"elisa menyuruh T untuk mandi T dengan muka masam menju kamar mandi untuk mandi. Setelah mandi T bersiap siap lalu elisa masuk ke kamar mandi untuk mandi, setelah selesai mandi elisa berpakain. Elisa keluar kamar dan mengahampiri suaminya.


"mas kita hari ini balik ke Indonesia" tanya elisa


"tidak el kita jalan jalan dulu el setelah itu kita balik ke Indonesia, el mari kita ke rumah orang tua ku omma dan echa sudah menunggu. Elisa mengaguk dan berjalan menuju parkiran mobil.

__ADS_1


Di kediaman T jeni sudah dari pagi di rumah orang tua T dia mulai merencanakan sesuatu untuk mengancurkan rumah tangga T dan elisa. Jeni menemui ayah T jeni menceritakan bahwa jeni di campakan oleh T. Jeni bercerita jeni sangat mencintai T dia bercerita bahwa dia sudah tidur dengan T. Ayah T yang mendengar itu sangat emosi.


"kurang ajar aku tidak pernah mengajari anak ku untuk kurang ajar terhadap perempuan"sambil mengepalkan tangan ayah T.


"hahaha kamu tidak akan bisa bahagia dengan perempuan lain T kamu hanya milikku"dalam hati jeni.


Sedangkan omma dan echa sibuk menyiapkan makan untuk menyambut anaknya dan menantunya, omma belum memberitahu kepada ayah bahwa T sudah menikah dan berada di korea.


Setelah 30 menit perjalanan T sudah smapi ke rumah orang tuanya memakirkan mobil dan keluar mobil berlarin ke pintu samping membukakn pintu mobil untuk istri tercintanya.


"mas aku sangat gugup bagaimana jika orang tua mas tidak menerima aku" jantung elisa berdetag kencang. T langsung menggegam tangam elisa dan memberikan dukungan.


"tenanglah el omma dan ayah akan senang anaknya pulang membawa menantu yang sangat cantik ini,mari masuk".. Muka elisa memerah karena di puji suaminya.


Elisa dan T masuk ke dalam rumah dan di sambut oleh omma dan echa sedangkan ayah T langsung menampar anaknya tampa bertanya terlebih dahulu.


"apa ayah menghancurkan anak orang apa maksud ayah". Elisa yang melihat pertekaran anak dan ayah hanya terdiam


"ayah tidak pernah mengajarkan mu untuk merusak perempuan" tegas ayah ibu T yang melihat langsung menenangkan suaminya dia membujuk untuk mencerikan masalahnya dengan baik-baik.


"ayah aku tidak tau apa yang ayah maksud tolong ceritakan".


"kau sudah meniduri jeni kekasihmu dan meninggalkannya tampa bertanggung jawab"sambil mengepalkan tangan ayah T


"jeni aku meniduri jeni ayah kau bercanda aku sudah menikah aku memiliki istri aku tidak pernah tidur dengan jeni ayah tolonglah percaya"elisa yang mendengar itu seketika muka elisa berubah merah karena emosi ingin rasanya elisa memaki ayah mertuanya karena sudah menampar suaminya.


"ayah kau percaya dengan perempuan gila itu aku sudah tidak memiliki hubungan apapun ayah aku tidak pernah tidur dengan jeni ayah tolonglah percaya" tiba-tiba jeni bergabung dan langsung memeluk tubuh T


"sayang aku sangat merindukanmu"jeni memeluk tubuh T sangat erat. Elisa yang melihat itu langsung menarik tubuh jeni dari tubuh suaminya.

__ADS_1


"kau jangan sentuh suamiku dia milikku kau tidak boleh menyentuh yang aku punya". Jeni yang mendengar itu langsung emosi


"hai wanita jalang kau tidak tau bahwa T sangat mencintai ku dia sangat tergila gila denganku" elisa hanya tersenyum dia menarik napas membuat serangan mematikan.


"iya suamiku mencintai mu tapi itu dulu bukan sekarang suamiku hanya mencintaiku. Ayah T yang melihat pertengkaran 2 perempuan itu sangat emosi ingin rasanya ayah T membunuh semua orang yang menyaksikan keribuatan ini.


"jeni sudah hentikan"bentak T


"kau sudah puas membuat ayahku salah paham dengan ku akau tidak pernah menyetuhmu apa lagi tidur dengan mu, aku mencintaimu tapi itu dulu sebelum kamu berkhianat, ayah tidak percaya pada T dan lebih percaya pada perempuan gila ini".


"jeni apa semua ini jelasakan sekarang juga"bentak ayah T, jeni yang mendengar bentakan itu terdiam dan tubuhnya gemetar.


"ma.ma.ma.maafkan aku ayah aku sqngat mencintai T aku ingin menjadi istrinya bukan perempuan jalang itu ini semua salah jalang itu ayah kau harus percaya padaku". T yang mendengar istrinya di sebut jalang dengan emosi berapi-api.


"*** kamu jeni kau sudah menghina istriku kau lebih jalang jen kau meninggalkan ku dengan lelaki kaya dan kamu rela tidur dengannya apa kau lebih suci jeni. Bentak T tidak terima. Sedangkan ayah T menemukan fakta bahwa jeni sangat licik


"baiklah jeni ayah sudah muak dengan pertengkaran ini dari mulai sekarang jangan kamu injakkan kakimu di rumah ini jangan ganggu anakku. Kata ayah T melemah tapi tegas


"tidak bisa ayah aku mencintai T". Kata jeni, dengan suara lantang ayah T berbicara


"jangan kau buat kesabaranku habis jeni jika kamu ingin hidup damai keluarlah dari rumah ini jangan pernah tunjukkan mukamu yang bermuka dua itu". Jeni yang mendengar itu snagat sok jeni mengira dengan memanfaatkan ayah T untuk memiliki T itu pilihan tepat tapi nyatanya dia salah besar. Dengan terburu-buru jeni keluar rumah dan pergi meninggalkan rumah keluarga kim taeki. Setelah keluar ayah T meminta maaf atas perilakunya tadi ke pada anak dan menantunya.


"ayah minta maaf T ayah terbawa emosi dengan perkataan jeni"


"tidak apa apa yah, ayah kenalkan ini elisa istriku"elisa menjabat tangan mertuanya


"park elisa mabo ayah di panggil elisa"kata elisa, ayah yang mengingat-ingat pernah mendengar nama elisa tapi dari siapa ayah mencoba memutar ingatannya dalam hati ayah" park elisa mabo siapa kamu seperti aku mengenalmu".


Jeng jeng jeng siapa park elisa mabo apa dia anak dari sahabat ayah, atau anak musuh keluarga kim atau hanya kebetulan namanya sangat populer. 🙄🙄

__ADS_1


__ADS_2