Menikah Dengan Bos Dingin

Menikah Dengan Bos Dingin
Bab 9


__ADS_3

 


Setelah kemarin Adel menikmati hari liburnya, sekarang ia harus kembali di sibukan dengan setumpuk berkas yang sudah menunggu untuk di cek. Dari pagi Adel sudah wara wiri untuk foto copy, atau menyerahkan berkas kepada beberapa devisi. Sekarang adel tengan berada di dapur kantor karena ia ingin membuat teh, Seminggu adel di kantor ini ia tidak Pernah berkenalan dengan siapa pun karena memang karyawan disini sangat sibuk untuk menyapa saja hanya kadang kadang. Setelah ia membuat teh ia segera mengambil kursi dan duduk, tak berapa lama ada seseorang yang mendekat.


 


Angga :" Hai, apakah aku boleh duduk disini?" tanya angga seraya menunjuk kursi kosong didepan adel.


Adel :" Boleh silakan kak" jawab adel lalu menyeruput kembali teh nya.


Angga :" Apakah kamu salah satu anak magang di sini?


Adel :" Iya kak baru seminggu magang di sini"


Angga :" Kamu berada di devisi apa kok saya tidak pernah melihat kamu? Oh ya hampir lupa kenalkan aku Angga, panggil saja kak angga" seraya menyodorkan tangan dan dibalas oleh adel


Adel :" Saya adelia. Emmm saya kerja bersama pak Chris sebagai sekretaris sementara untuk menggantikan pak wisnu yang sedang ditugaskan ke Amerika, tapi mungkin hari ini hari terakhir saya menjadi sekretaris karena memang kesepakatan nya hanya seminggu"


Angga :" Benar kah?" angga yang merasa kaget dan heran. Pasalnya bos nya itu hampir tidak bisa di dekati sembarang orang. Apalagi untuk masuk ke ruangan nya.


Adel :" Kak angga sendiri dari devisi mana?"


Angga :" Saya di devisi humas"


Karena teh nya sudah habis adel berpamitan kepada angga.


Adel :" Adel duluan ya kak, takut nanti bos Dingin itu nyariin adel" Adel kemudian berdiri dan meletakkan gelas tehnya di meja dapur. Lalu berjalan meninggalkan angga sendiri


Dipikiran angga dia sangat kagum pada kecantikan adelia.


*


 


Dari pagi sampai sekarang adel hanya diam ketika berada diruangan saat bersama Chris, ia sangat menjaga jarak dengan bos Dingin nya itu . Dia masih berpikir tetang siapa wanita di restoran dan bagaimana chris bisa menyatakan bahwa dia menyukai adelia kalau ternyata dia sudah mempunyai wanita lain.


 


Adelia hanya melamun, sampai sampai dia tidak mendengar ketika chris memanggilnya.


Chris :" Adel, adelia" panggil chris dengan mengibas ngibaskan tangan nya didepan wajah adel.


Adel seketika sadar ketika chris mencubit hidung nya.


Adel :" Eh i iya pak, ada yang bisa saya bantu" jawab adelia gugup**

__ADS_1


Chris :" Ikut saya makan sekarang, saya tidak menerima penolakan" tegas Chris


Adelia dan chris keluar dari ruangan dan pergi ke parkiran. Mereka hanya diam tanpa ada yang berbicara satu sama lain. Chris yang binggung dengan berubahnya Adelia, segera ia bertanya.


Chria :" apa kau sakit? Kenapa dari tadi kau hanya diam" adelia menengok chris yang memang berada di samping nya dan kembali diam.


Adel :" Tidak, saya tidak sakit pak"


Chris :" Tapi kenapa kau hanya diam saja sejak tadi bahkan berbeda dengan sebelumnya" tanya chris lagi karena ia benar benar binggung. Apa dia membuat salah kepada adelia.


Belum sempat adel menjawab mereka sudah sampai diparkiran dan segera masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil adel masih tetap sama diam dan hanya melihat ke arah jendela. Lima belas menit Chris mengemudikan mobilnya dan sekarang mereka sudah sampai di restoran tempat mereka akan makan. Chris turun dari mobil disusul dengan adelia.


Restoran itu sangat mewah dengan nuansa nusantara yang kental. Karyawan restoran yang melihat chris langsung menyapa dan menunjukan ruangannya.


Pelayanan :" Selamat datang tuan muda, Mari saya antar ke meja tuan"


Mereka menunjukan ruangan VVIP yang khusus dipesan Chris. Ruangan ith cukup besar mungkin bisa untuk 20 orang dan mereka cuma makan berdua. Tak berapa lama pelayanan membawa buku menu


Chris :" Saya pesan Ayam bakar madu dan minumnya Blue Ocean. Kau pesan mau apa?" pelayanan segera menulis pesanan dan chris bertanya kepada adelia yang hanya diam


Adel :" Saya Mie goreng aceh dan minumnya Jus Alpukat saja"


Setelah menerima pesanan pelayanan segera pergi dari ruangan tinggallah mereka berdua.


Adel :" Pertanyaan yang mana ya pak"


Chris :" Kau kenapa? Kenapa dari sejak pagi kau menjauhi ku dan bersikap sangat cuek kepada ku" selidik chris


Adel :" Saya tidak apa apa pak, mungkin itu hanya pikiran bapak saja." jawab dingin adelia


Chris :" Apa kau lupa dengan perjanjian kita adelia, kau memanggil ku dengan sebutan bapak 2 kali di sini dan ini diluar kantor." senyum licik chris mengembang seraya menatap ke arah mata adelia


Tanpa tunggu lama chris segera bangkit dari duduk nya dan mendekati Adelia. Adel melupakan perjanjian nya karena ua Hanya berpikir masalah chris dengan wanita kemaren di restoran.


Sampai sampai ia tak menyadari bahwa chris sudah berada di depan nya. Dengan sigap chrus sudah mengunci adelia dengan tangan yang berada di sisi sisi kursi. Adelia hanya bisa diam tanpa menolakan dan tiba tiba


"Cup" chris mencium bibir adelia, setelah beberapa lama ia tak mendapat penolakan chris menggigit kecil bibir adelia dan memperdalam ciumannya.


Adelia yang telah sadar ia meronta dan melepas ciuman mereka. Ia sangat kesal kepada Chris.


"Apa yang bapak lakukan bagaimana nanti kalau ada pelayanan masuk" menatao tajam ke arah Chris


"Mereka tidak akan masuk tanpa mengetuk pintu, dan yah itu hukuman mu karena memanggil ku bapak ketika di luar kantor. Aku akan mencium mu" Jawab enteng chris


"Tidak bisa gitu dong, saya kan bukan kekasih bapak. Bagaimana bisa seenaknya mencium saya" adelia sangat jengkel kepada chris.

__ADS_1


"Oh ya, saya juga tidak mau di anggap sebagai wanita penggoda kekasih orang" tukas adelia lagu


Chris yang mendengar adel menyebut kekasih ia mengenyitkan dahi.


"Siapa yang kau maksut kekasih ku? Aku tidak punya kekasih. Dan di hati ku cuma ada wanita yang aku cintai yaitu kau adelia" chris mencoba menjawab jujur.


Karena memang dihati nya sekarang hanha ada satu wanita yang ia cintai yaitu adelia.


"Cih, mencoba berbohong. Lalu siapa wanita yang ada di restoran kemaren bersama bapak" cibir adelia dengan bibir cemberut


"Oh jadi kau memata matai ku" tukas chris dengan menaik turunkan alis nya.


"Tidak!!! saya hanya kebetulan lewat karena saya juga makan disana" jawab cepat Adelia


"Aku akan menjawabnya, karwna aku tidak mau kau salah paham terhadap ku. Kemarin adalah sepupu ku dia baru saja kembali dari Amerika kemarin dia meminta ku untuk menjeput dibandara dan setelah dari bandara ia mengajak ku untuk makan di restoran jepanh karena dia sangat suka makanan jepang" jawab jujur chris


Tiba tiba pelayan mengetuk pintu untuk mengantarkan pesanan mereka.


"Selamat menikmati tuan dan nona" setelah itu pelayan pergi.


"Ayo makan lah, karena hari ini hari terakhir mu menjadi sekretaris ku. Aku akan mentraktirmu sebagai hadiah". Ucap chris


Mereka makan dengan tenang, hanya gesekan sendok dan garpu saja yang terdengar.


Chris :" Bagaimana dengan jawaban mu adelia? Apakah kau besedia menjadi kekasih ku?"


Adelia yang masih bimbang untuk menjawab pertanyaan dari Chris hanya diam. Ia belum siap untuk sekarang.


"Beri saya waktu lagi untuk berpikir, chris" jawab adelia pelan


"Baiklah, aku akan menunggu sampai hari terakhir magang mu"


Mereka melanjutka makan hingga selesa.


*


“Rindu adalah hal yang tercipta saat kita jauh namun perasaan dekat. Tetapi, rinduku sepertinya bertepuk sebelah tangan. Jarak yang terpisah sepertinya membuat kita benar-benar jauh”


Jangan lupa untuk vote yaa🤗


Jangn lupa tambah ke favorit juga, biar kalo author up tau, author akan usahakan up tiap hari.


Maafkan author kalo banyak typo, hp author lagi eror.


Salam sayang dari author❤️

__ADS_1


__ADS_2