
25 menit akhirnya mereka sampai di bandara udara Los Angeles, California Amerika Serikat. Widi menurunkan koper dibantu dengan security dan juga supir taxi, meletakkan diatas troli.
"Here's the money, sir, The change is for you. Thank you for helping to unload our luggage."
( Ini uangnya Pak, kembaliannya untuk Anda. Terima kasih telah membantu menurunkan barang bawaan kami ) Ucap Yeni
" You're welcome, miss. Have a nice trip" Balas supir taxi, setelah menerima uang ia segera masuk kedalaman taxi dan pergi dari bandara.
Yeni berjalan dengan terus memperhatikan ponsel nya, ia sedang sangat suka melihat lihat foto foto yang dikirim Adelia. Kedua bayi menggemaskan, dengan pipi yang bulat seperti bakpao.
"Bruuuk" Yeni terjatuh karena menabrak seseorang
"Aishh, siapa sih yang jalan engak liat liat" dengus Yeni widi yang melihat itu segera menolong bosnya untuk berdiri
"Kalo jalan tuh liat liat, jangan liat ke ponsel aja" Suara bass khas seorang pria membuat yeni menoleh
"Eh, situ yang jalan galiat liat"
Mereka beradu mulut dengan menggunakan bahasa inggris. Tiba tiba mereka dikagetkan dengan pemberitahuan bahwa pesawat dengan nomor Xxx akan segera berangkat. Seketika membuat yeni dan widi kalangkabut.
"Awas lu ya, kalau ketemu lagi" ucap yeni sebelum meninggalkan pria itu untuk menuju pesawatnya.
__ADS_1
Mereka melewati pengecekan, semua barang badan diperiksan. Setelah dirasa aman dan tidak ada barang mencurigakan yeni dan widi diperbolehkan melanjutkan ke arah pesawat.
Didalam pesawat ternyata mereka tidak satu kursi. Yeni berada di kursi nomor 15 dan eidi berada di kurus nomor 20. Karena memesan tiket mendadak widi tidak bisa memilih tempat duduk.
Yeni duduk dengan menyiapkan Handsfree dipasang ditelinganya memutar lagu lagu barat kesukaan nya. Yeni mendapat tempat duduk disamping jendela. Ia menatap kaca jendela tanpa ia sadari siapa orang yang berada disamping.
Ketika ia menoleh untuk memastikan siapa teman duduknya. Seketika membuat yeni ingin sekali berteriak.
"Elo?" ucap Yeni masih dengan bahasa inggris
"Kok elo" pria itu pun tak kalah terkejut
"Ih, nyebelin banget si kenapa mesti satu tempat duduk sama dua" gumam yeni tapi ksli ini ia menggunakan bahasa Indonesia
"Loh bisa bahasa indonesia?" Jawab yeni dengan cepat
"Ya yalah, gue orang Indonesia" jawab sinis pria itu
"Tau ah, capek gue mau tidur" balas yeni
Yeni memiringkan kepala menghadap jendela, mencoba untuk beristirahat. Tak lama ia tertidur.
__ADS_1
Bima POV
Akhirnya bisa pulang juga ke Indonesia, rasanya udah enga tahan banget pengen makan gado gado, rujak manis, es doger ah nikmatnya.
Penerbangan menuju Indonesia pukul sepuluh, dan aku sekarang sudah sampai di Bandara. Aku berjalan menyeret koperku tanpa sengaja aku bertabrakan dengan seseorang.
Bisa dibilang sih cantik, manis lagi tapi saat tau dia ngomong malah jadi ngeselin. Aku ditinggalkan karena penerbangan nya akan berangkat. Aku tidak peduli pesawat ku juga sudah bersiap untuk berangkat, alhasil aku tidak peduli saat wanita itu meninggalkan ku.
Ketika Didalam pesawat, ya aku duduk bersebelahan dengan seorang wanita ternyata. Dan ketika wanita itu menoleh.
"Astaga, kenapa dia lagi"
Perdebatan kecil sempat terjadi sebelum wanita itu, menutuskan untuk beristirahat.
"Dilihat lihat wajahnya manis, hidung mancung, bulu mata lentik. Tapi sayang sikapnya bikin kesel" ucap dalam hati
Perjalanan masih kurang beberapa jam, aku akan ikut untuk beristirahat juga.
.
.
__ADS_1
.
.