
Setelah seminggu kelahiran sang kembar, sepasang orang tua baru masih sangat antusias. Yeni yang mendengar Adelia melahirkan, ia sangat antusias dan sangat senang. Ia berjanji akan segera pulang untuk bertemu Chris dan Adelia Junior.
Ia segera menyelesaikan urusannya, Yeni sudah menyuruh sekretaris nya untuk membeli tiket penerbangan ke Indonesia. Karena ia sedang berada di Amerika untuk rapat dengan kolega papanya.
"Widi, tugas yang aku suruh sudah kau lakukan?" Tanya Yeni yang sedan mengecek kembali hasil rapat yang tadi ia lakukan.
"Sudah bu, kita terbang ke Indonesia besok jam 10" Ucap widi
"Baik, kau bereskan semua berkas yang telah aku cek. Aku akan membereskan pakaian dan barang barang"
"Baik bu"
Yeni berdiri dari duduk nya, meninggalkan widi dengan berbagai berkas. Ia berjalan masuk kedalam kamar nya. Membereskan baju baju, dan barang pribadi lainnya. Ia tidak lupa membelikan oleh oleh untuk baby Adelia. Beberapa baju bayi, sepatu dan aksesori yang ia beli di toko ternama di Amerika.
Jam sudah menunjukan pukul 11 malam waktu Amerika. Semua barang barang sudah masuk kedalam koper. Yeni keluar dari kamar untuk melihat pekerjaan widi.
"Kau sudah selesai? Ini minum" tanya Yeni dengan membawa 2 gelas air
"Terima kasih bu, Sudah bu. Saya sudah meletakkan semua berkas di koper"
"Baiklah, setelah ini kau tidur dan jangan lupa bangunkan aku besok pagi"
"Baik bu"
Yeni melangkah berjalan kearah dapur untuk meletakkan gelas nya. Ia sudah sangat lelah dan ingin segara berkelana ke alam mimpi. Sebelum tidur yeni tak lupa untuk membasuh muka dan sikat gigi. Setelah itu ia segera baik ke ranjang hotel yang berukuran King size itu.
Menarik selimut hingga dada, perlahan memejamkan mata dan akhirnya ia sudah tertidur.
__ADS_1
.
.
.
Widi sudah siap untuk membangunkan bos nya, koper koper sudah ia siapkan di ruang tamu. Ia segera menuju kamar sang bos, pintu masih tertutup rapat.
"Tok tok tok, bu sudah jam 8 kita harus sampai dibandara jam set 10" Ucap widi diluar pintu
Yeni yang mendengar suara di pintu segera bangun, merengangkan otot otot yang kaku.
"Iya wid, saya sudah bangun. Saya akan mandi dulu kamu telfon pihak hotel untuk menyiapkan makanan bawa kekamar aja" balas yeni
"Baik bu"
Setelah ritual membersihkan diri, yeni segera mengganti baju dengan celana jeans berwarna biru langit dengan kaos polos berwarna putih bertuliskan ZARA ditemani jaa tangan berwarna rose gold bermerk rolex dan juga slingbag. Menggunakan riasan tipis dengan lipstik berwana nude sangat cocok dengan dirinya.
Setelah dirasa sudah lengkap dan siap, yeni melangkah keluar dari kamar menyeret satu koper besar nya. Menemui widi yang berada di ruang tamu.
Dilihat nya makanan sudah tersaji rapi di meja. Yeni meletakan koper dan slingbang nya duduk di soffa panjang menatap sarapan.
"Ayo kita makan, sudah jam setengah 9 dan kita harus cepat perjalanan ke bandara butuh waktu 30 menit" ucap yeni pada widi
Mereka mulai sarapan, dengan sangat tenang dan sangat menikmati makanan yang dimasak oleh chef chef dari penjuru dunia.
Yeni sudah menghabiskan sarapannya terlebih dahulu, setelah itu diikuti widi.
__ADS_1
"Kau sudah memesan taxi?"
"Sudah bu, sebentar lagi akan sampai."
"Baiklah sekarang hubungu housekeeping untuk membawa koper kita kebawah"
Widi segera menghubungi housekeeping, dan tak berapa lama seorang pria membawa troli untuk koper sudah berdiri di depan pintu. Segera widi membawa koper koper untuk diletakkan troli dibantu dengan housekeeping.
"Sudah semua?". Tanya yeni memastikan
"Sudah bu"
"Baik, sekarang kita turun"
Yeni berjalan terlebih dahulu diikuti widi dan juga pegawai yang membawakan koper nya. Widi melakukan chek out sebelum ia keluar dari hotel.
Setelah itu didepan supir taxi sudah menunggu, koper koper sudah dimasukkan kedalam bagasi. Yeni masuk terlebih dahulu dengan dibukakan pintu oleh securiry setelah itu widi masuk.
Perlahan tapi pasti taxi mulai menjauh dari hotel, menuju jalanan yang sedang sedikit ramai. Perjalanan menuju bandara membutuhkan waktu sekitar 20 menit saat keadaan jalan lengah.
.
.
.
.
__ADS_1