
Tengah malam Adelia masih tertidur sejak tadi sore. Chris selalu menemani disamping Adelia.
"Tidak, jangan tidak tidak jangaaaaan" teriak Adelia, dahinya berkerut dan berkeriingat dingin.
Chris mendengar suara istrinya segera membangunkan Adelia
"Sayang, bangun hei bangunlah ada aku di sini" Chris menggoncang pelan adelia.
Adelia bangun dengan tersentak, keringat masih mengucur nafarnya tak teratur ia segera memeluk tubuh suaminya itu.
"Aku takut mas, dia dia akan menyakiti calon anak kita" ucap Adelia dengann terisak
Chris sangat haru melihat istrinya kini mengalami trauma yang sangat parah. Ya wajah bila. Adelia trauma sejak kecil ia tidak pernah mendapatkan kekerasa atau bentakan dari orang tuannya atau orang lain.
"Sudah, mas ada di sini jangan khawatir" Chris membalas pelukan Adelia dengan mengusap punggung Adelia
Chris melepaskkan pelukannya mengangkat wajah sembab istrinya, air mata bercampur kringat. Ia menatap mata adelia memberikan semangat disetiap tatapannya.
"Lihat mas, jangan khawatir tidak akan ada lagi yang berani mendekati keluarga kita. Mas janji akan menjagamu dan calon anak kita meski nyawa mas taruhan nya." Tatapan mata Chris masih menatap manik coklat Adelia
Chris kembali merengkuh tubuh munggil istrinya. Membiarkan Adelia kembali menanggis. Diusapnya pelan surai hitam adelia.
"Makan dulu ya nanti junior lapar, kamu mau makan apa" ucap chris
"Aku mau makan bubur buatan mas" Adelia melepas pelukan dan menatap berharap pada chris
__ADS_1
"Baiklah aku akan buatkan kamu tunggu di sini"
"Tidak mau, aku mau menemani mas memasak"
"Baiklah, ayo aku papah ke bawah."
Adelia berdiri dipapah Chris menuruni tangga, melihat sekitar Ayah dan bunda sudah pergi tidur dan tinggal beberapa pembantu yang membersihkan meja makan.
"Kamu tunggu di sini duduk yang manis"
"Iya mas"
Chris berjalan mengambil apron memakaikan ditubuh gagahnya.
"Den ada perlu apa ke dapur" tanya bibi yang sedang menghangatkan makanan
"Iya den"
Bibi mempersiapkan bumbu dan bahan bahan, chris segera meraciknya memasaknga dengan penuh kasih sayang. Tak lama bubur itu sudan jadi, ia letakkan di piring dan memberikannya pada adelia.
"Di makan dulu sayang"
Adelia mengambil sendok dan mulai menyuapikan bubur ke dalam mulutnya. Ia makan dengan sangat lahap tanpa memperdulikn Chris yang sedang menatapnya.
"Ahhh, kenyang nya" ucap Adelia
__ADS_1
"Gimana sudah kenyang?" tanya chris mengusap sisa bubur yang menempel di bibir Adelia.
"Sudah mas, enak bubur buatan mas"
"Kalau sudah kenyang kita kembali ke kamar ya, sudah malam kita tidur lagi oke"
"Iya mas"
Merekka berdua kembali ke kamar, chris menuntun dengan pelan hingga sampai di kamar mereka.
* *
Setelah kejadian tadi sore Roy membawa stevani ke polisi. Stevani terus memberontak meski sudah dimasukkan ke dalam sel. Roy memberikan kesaksian kepada penyidik, ia memberi tahu bahwa wanita itu menculik istri dari Chris adelio Gibson. Polisi tau pemilik nama itu, mereka melakukan penyidikan dengan sangat teliti. Tidak mau membuat masalah dengan orang nomer 1 itu.
"Setelah tim kami meyelidiki tentang tentang kejadian, kami akan memberikan hukuman 5 tahun penjara untuk saudari Stevani Demiandra karena pencobaan permbunuhan berencana." ucap polisi
"Tidak pak saya tidak bersalah" teriak stevani di dalam sel
Setelah memberikan informasi itu, polisi pergi meninggalkan stevani. Roy berjalan ke arah sel itu, menatap marah pada wanita tak tahu malu yang sudah berani membuat masalah Dengan tuannya
"Ini buah dari kerja mu, kau sudah berani membuat masalah dengan Tuaan muda Chris. Berkacalah sebelum melakukan hal, siapa dirimu kau bahkan tidak ada bandingan nya dengan Nona. Kau hanya gadis murahan yang dijadikan umpan untuk bisnis Ayah mu" ucap Roy dari luar bui tapi terdengar oleh stevani
Roy pergi berjalan menjauh dari kantor polisi, ia mengabarkan pada sang tuan bahwa wanita itu sudah dipenjara.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Jangan lupa vote ya, Author tidak mau memaksa kalian untuk vote kok seikhlas nya saja:))
Terima kasih selalu menunggu❤️