Menikah Dengan Bos Dingin

Menikah Dengan Bos Dingin
Bab 4


__ADS_3

 


Hari telah berganti, dikamar Adelia sedang berdandan menggunakan kemeja kantor putih tulang berhiaskan renda dileher dengan warna senada dan rok span hitam selutut yang sangat pas dibadannya. Riasan yang tipis dan rambut dikuncir kuda ia siap untuk pergi ke kantor karena hari ini hari pertama ia magang di CA Corporation.


Adelia menuruni tangga dengan senyum cerianya. Di lihatnya sang ayah dan bunda sudah siap dimeja makan.


"Sudah siap nak?" Tanya ayah Adelia


"Sudah yah" jawab adelia sambil menyendok nasi beserta udang asam manis


"Yasudah makan nak, nanti terlambat" sahut bundanya


Sarapan telah usai adelia segera bepamitan kepada kedua orang tuanya. Ia berangkat sepertu biasa dengan menggunakan Go-clak. Beberapa menit kemudian ia telah sampai di gedung tinggi menjulang itu. Dia siap melangkahkan kaki untuk masuk kedalam. Dan tiba tiba


"Bruuuukkk" adelia terjatuh karena menabrak seseorang, dan saat akan bangun di lihatnya


Adelia :"Pak Presdir" (ia segera berdiri dan melihat ia membelalak kan mata dengan suara sedikit ketakutan ia mengutuk dirinya sendiri karena membuat masalah di hari pertama magang ia yang teralu ceroboh karena bersemangat sampai tidak melihat kiri kanan)


Chris yang tadinya sedang melihat dokumen dokumen di hp milliknya yang dikirim wisnu kemaren setelah ia pulang tak menyadari kalau ada seseorang di depannya dan seseorang itu jatuh karena tersandung sepatunya, seketika Hp yang dipegang nya juga ikut terjatuh.


Karyawan yang lewat juga melihat kejadian itu, banyak dari mereka yang berbisik bisik karena kelakuan anak magang yang berani membuat masalah dengan presdir yang mereka tau tidak akan mentolelir kesalahan apapun.


"Sial, siapa pagi pagi membuat ulah dengan ku" gumam Chris. Tapi setelah dia lihat dan ternyata gadis kemaren yang membuat hatinya bergetar dia segera memalingkan pandangan agar seakan akan gadis itu yang salah padahal dia juga bersalah karena berjalan tanpa melihat karena sibuk dengan handphone nya.


Pandangan mata mereka terhenti karena Mendengar deheman dari Chris.


"Ekhemm, Sampai kapan kamu berdiri disana" (Ucap Chris dengan suara dingin dan sedikit meninggi)


Adelia yang sudah ketakutan segera meminta maaf "Maafkan saya tuan, saya tidak melihat tuan yang sedang berjalan. Sekali lagi saya minta maaf tuan. Dan ini juga bukan sepenuhnya salah saya karena tuan tadi juga sibuk dengan handphone dan tidak melihat saya" (ia memberanikan berbicara seperti itu karena dia sangat jengkel karena dibentak oleh Bos nya itu padahal ini juga bukan sepenuhnya salah dia pikirnya)

__ADS_1


Chris menggerutkan dahi nya ia heran karena baru kali ini dia melihat seorang wanita yang berani melawan nya. Itu membuat Chris diam diam semakin menyukai Adelia.


"Berani berani nya kamu menyalahkan ku, apakah kamu tidak tau akibatnya jika melawan ku" Chris menatap adelia dengan pandangan menusuk seolah olah ia akan makanan adelia padahal ia hanya ingin mengerjai dan membuat takut gadis itu.


"Oh tidak aku membuat masalah lagi kali ini, dua masalah datang dihari pertama magang" gumam adelia dengan menggigit bibir bawahnya yang menggemaskan.


"Maafkan saya lagi tuan, saya tidak akan membantah ucapan tuan lagi." Ucap adelia seraya mengatupkan tangan.


"Baik hari ini aku memaafkan mu, tapi setelah ini kamu harus ke ruangan ku." ucap Chris dan langsung berjalan mendahului Adelia.


Chris berjalan menuju ruangan nya, ia menaiki lift khusus untuk presdir. Didalam lift ia melamunkan Adelia. "Ah, sial dia tadi kelihatan begitu imut ketika mengigit bibirnya. Membuat ku ingin sekali melumat nya. Bibir merah merona itu membuat ku gila. Lihat lah gadis kecil, hari ini kamu tidak akan aku lepas kan karena kamu sudah membuat ku selalu memikirkan mu". Dentingan lift membuat Chris sadar dari lamunannya dan segera masuk kedalam ruangan nya.


Disisi lain Adelia sedang memikirkan bagaimana nasibnya nanti, apakah ia dikeluarkan dari magang nya atau ia tidak di luluskan magang kali ini. Setelah mendengar ucapan presdir tadi ia segera melangkah kan kaki menuju ruangan CEO menggunakan lift karyawan. Karena memang sudah waktunya masuk membuat ia menunggu gantian untuk masuk lift, Ia baru masuk lift ketika sudah sepi dan langsung menekan nomer 45 yang langsung ke ruangan Presdir nya.


Adelia telah sampai di depan pintu besar dan megah itu, tanpa pikir panjang ia langsung mengetuk nya


"Tok tok tok" suara ketukan pintu membuat Chris yang dari tadi melamun segera merapikan kemeja nya karena ia tau kalau yang mengetuk pintu nya adalah gadis kecilnya.


Tuan Chris :"Untuk hukuman mu karena tadi kau membuat masalah dengan ku Hari ini kau akan menjadi sekretaris ku selama seminggu, mengatikan wisnu yang sedang aku tugaskan ke Amerika meng handle perusahaan ku yang ada disana." mendengar hal itu membuat Adelia seketika mematung.


Adelia :" Tapi... tapi tuan saya tidak mengerti tentang tugas seorang sekretaris dan saya belum berpengalaman, saya takut membuat tuan kecewa." jawab Adelia dengan terbata bata


Tuan Chris :" Aku tidak menerima alasan apapun ini hukuman mu karena telah membuat masalah dengan ku. Nanti aku akan menyuruh soraya untuk memberi mu catatan berisi tugas tugas sekretaris ku"


Adelia :"Ba Baiklah tuan"


"Dan satu lagi mulai sekarang ruangan mu berada di sana" dengan menunjuk meja yang berada di pojok dan berhadapan dengan meja nya.


Setelah mendengar hukuman yang diberikan oleh chris, adelia langsung duduk dikursi nya dan membaca tugas tugas yang harus ia lakukan selama menjadi sekretaris Chris. Adelia cemberut sambil mengerucutkan bibirnya, karena tugas nya begitu banyak dari mulai Chris berangkat hingga pulang semua harus sekretaris yang menangani.

__ADS_1


Tanpa ia sadari dari sejak ia duduk Chris memperhatikan dengan sedikit senyum terasungging dibibirnya. "Ah, kamu lucu sekali gadis kecil. Aku pasti akan mendapatkan mu" gumam Chris lagi.


*


Jam sudah menunjukkan waktu makan siang, Adelia bangun akan pergi ke kantin yang berada di gedung itu. Sebelum ia sampai ke pintu chris segera memanggil nya,


"Tunggu adelia, sekarang kamu harus ikut aku makan siang diluar aku tidak menerima alasan" ucap Chris dengan penuh penekanan


Adelia yang mendengarnya hanya bisa Pasrah dan menerima karena ia tidak bisa menolak. "Baik tuan" jawab adel


Setelah keluar dari ruangan itu, Chris yang berjalan duluan dan di ikuti Adelia langsung menuju lift untuk segera pergi ke resto yang sudah dipikirkan Chris.


Dalam hatinya ia begitu kesal dengan bosnya itu, menurutnya bos nya begitu seenaknya selain memiliki sifat dingin ia juga memiliki sifat pengatur.


Suara lift menunjukan bawah mereka telah sampai dibawah Chris segera keluar begitu juga Adelia.


Di lantai bawah banyak karyawan yang melihat kedekatan presdirnya dengan anak magang baru, mereka heran pasalnya presdirnya itu tidak pernah dekat dengan wanita mana pun tetapi dengan Adelia mereka sangat dekat. Itu membuat banyak karyawan wanita iri dan membicarakan adelia. Ada yang bilang Adelia memakai susuk, ada juga yang bilang adelia seorang jalang yang suka menggoda orang orang kaya.


Chris yang mendengar gosip itu lantas berhenti dan berbalik menghadap kearah orang orang yang sedang bergosip itu.


"Aku tidak menggaji kalian hanya untuk bergosip, kalau kalian sudah bosan dengan pekerjaan kalian silakan angkat kaki dari sini!! " ucap Chris lantang yang membuat semua orang disana bungkam engan tatapan membunuh chris menatap orang orang yang tadi menggosip nya.


"Kalian dengar mulai Hari ini selama seminggu adelia akan menjadi sekretaris ku mengantikan wisnu." Ucap Chris kembali dan segera pergi meninggalkan kantor nya.


*


Hai kakak salam hangat dari author😍


Maaf ya kalau dicerita author masih banyak salah dan typo. Karena ini novel pertama author

__ADS_1


Kritik dan sarana gunakan bahasa yang baik ya🤗


__ADS_2