
Hari ini hari kedua mereka liburan, sesuai dengan rencana kemaren Adelia dan chris akan pergi ke pedesaan yang tempatnya sedikit jauh dari villa keluarga chris. Adelia sudah selesai membersihkan diri, ia keluar kamar untuk membangunkan chris.
"Tok tok tok"
"Chris ayo bangun lah, kita sarapan bibi sudah menyiapkan sarapan untuk kita"
Tidak ada jawaban dari chris, adelia mencoba untuk membuka pintu dan ternyata pintu kamar Chris tidak dikunci. Adelia melangkah masuk, ia melihat sekeliling kamar chria yang sangat mewah dan indah. Adelia sampai di depan ranjang Chris, ia mencoba membangunkan chris dengan menoel noel pipi mulus chris.
"Hei bangun lah, ayo sarapan dibawah bibi sudah menyiapkan banyak makanan" dengan terus menoel pipi chris.
Adelia terus memperhatikan lekuk wajah chris yang terlihat semburna meskipun dengan tidur. Mata sipit, alis tebal, hidung mancung, rahang yang kokoh membuat siapa pun yang melihat terpesona.
"Sudah selesai melihat wajah ku. Aku tau aku memang tampan" ucap chris tiba tiba yang sudah terbangun
"Cih, siapa bilang tampan. Cepat mandi dan kita sarapan nanti makanan keburu dingin" cibir adelia
"Benarkah aku tidak tampan, lalu kenapa kamu sampai tidak berkedip saat melihat wajah ku" goda chris
"Chriiiiisss!!! Cepat mandi" adelia meninggalkan kamar Chris dengan setengah berlari, ia tidak ingin Chris tau kalau sekarang pipi nya sudah merona.
Setelah adelia keluar, chris segera turun dari ranjang dan segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. 15 menit chris membersihkan diri ia segera keluar dari kamar karena adelia sudah menunggu di meja makan.
Chris menuruni anak tangga, ia melihat adelia sudah menunggu dengan cemberut. Perlahan Chris mendekati Adelia dari belakang.
"Cup"
Kecupan singkat mendarat di pipi mulus Adelia.
"Ihhhh, chris"
Apa yang kau lakukan, gimana kalau bibi melihat. Chris hanya santau dengan perkataan adelia, ia duduk di kursi yang berhadapan dengan adelia. Mereka makan tanpa ada yang berbicara. Mereka makan dengan tenang dan sesekali chris mencuri pandang pada adelia.
Mereka telah selesai sarapan, adelia membersihkan piring piring untuk dibawa ke dapur. Dan sisanya akan di bereskan bibi.
"Ganti lah baju dengan yang lebih tebal karena pedesaan lebih dingin dan terkadang turun hujan" ucap chris**
Adelia pergi ke kamar untuk mengantu baju nya dengan hoode berwarna maroon dan celana jeans panjang ia juga membawa tas kecil.
Ia keluar dari kamar untuk menemui chris. Di bawah chria sudah siap dengan Jeans pendek selutut dan kaos di luarnya menggunakan jakes jeans.
"Sudah siap?" Tanya Chris
"Sudah"
"Ayo kalau gitu"
Mereka keluar dari villa menuju garasi, chris mengeluarkan mobil jeep seperti kemaren. Adelia masuk dan duduk disebelah chris. Perlahan mobil itu keluar dari gerbang villa dan berjalan menjauh.
__ADS_1
"Apa kau ingin membeli snak dan minuman untuk diperjalanan?" Tanya tanya chris dengan mata masih fokus pada jalanan.
"Ya aku ingin membeli beberapa snak dan minumana. Karena perjalanan ini akan sedikit jauh kan"
Chris menghentikan mobilnya didepan sebua minimarket. Adelia turun untuk masuk, ia mengambil keranjang dan mulai memutari mini market itu. Ia mengambil beberapa snack ringan, air mineral dan beberapa buah kupas.
Adelia tidak terlalu suka dengan minuman berasa karena terlalu banyak gula buatam di dalam nya, yang bisa membuat obesitas. Dan ia juga tidak terlalu sering memakan snack karena tidak baik untuk kesehatan.
Setelah selesai mengambil makanan dan minuman adelia pergi ke kasih untuk membayar. Adelia keluar dari minimarket untuk kembali masuk ke dalam mobil.
"Ayo, kita lanjut" adelia sudah menutup pintu mobil
Chris melajukan mobilnya lagi menuju ke pedesaan.
"Kamu membeli makanan apa tadi" tanya Chris
"Aku beli beberapa snack, air mineral dan juga buah kupas ada melon, buah naga dan semangka . Apa kamu mau?"
" Berikan aku melon"
"ini" adelia memberikan melon kepada chris
"Suapi aku, apa kamu tidak melihat kalau aku sedang menyetir"
"Hufff, baiklah sini buka mulut"
Perjalanan mereka sudah hampir 2 jam, mobil chris sudah masuk jalan pedesaan. Mereka disugukan dengan pemandangan indah pegunungan. Adelia melihat pemandangan itu dengan antusias.
Tujuan pertama adelia adalah melihat bentangan luas kebun teh, chris menghentikan dan memarkirkan mobilnya di samping jalan disebelah kebun teh.
"Chris, kemarilah ini sangat indah" ucap adelia dengan berlari ke sana kemari
"Jangan terlalu cepat berlari nanti kamu terpeleset"
"Sreeet ahhhh"
Adelia terpeleset dan terjatuh, chris yang mengetahui langsung berlari ke arah adelia.
"Aku kan sudah bilang jangan terlalu cepat berlari."
Chris memapah adelia untuk ke pinggir dan mendudukkan di batuan.
"Aduh sakit sekali" rengek adelia
"Sini kali mu biar aku lihat. Diam jangan berteriak aku akan sedikit memijat nya"
"Issss, sakit sekali chris pelan pelan"
__ADS_1
"Sudah coba tapakkan kaki mu"
Adelia berdiri mencoba berjalan.
"Bagaimana"
"Ahhh, sudah baikan"
"Yasudah ayo masuk mobil, sudah sedikit mendung akan turun hujan"
Adelia dan chris berjalan dengan chris yang memegang adelia. Hujan tiba tiba turun mereka belum masuk kedalam mobil, tapi hujan sudah turun dengan deras. Terpaksa mereka berteduh di sebuah gubuk yang berada di perkebunan itu.
Pedesaan itu sudah tertutup kabut, lampu lampu bolam sudah menyala. Dan mereka masih terjebak di gubuk kecil itu. Adelia sangat kedinginan, dan ia sedikit takut karena gubuk itu sudah gelap.
"Apa kamu kedinginan" ucap chris
"I--iyaaa ini sangat dingin"
Chris melepas jaket jeans nya dan memakaikan di badan adelia. Meski adelia menggunakan hoodie ia tetap metasa kedinginan. Tiba tiba petir datang dengan sangat kesar, membhat adelia terkejut dan menangis.
"Ayo pulang chris, aku takut" kataadelia dengan menanggis
"Baiklah, ayo jalan perlahan ke mobil."
Mereka berjalan kemobil dan segera masuk ke dalam, Adelia sangat ketakutan. Chris segera pergu dari perkebunan itu menuju perkampungan untuk mencari bantuan dan berteduh.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Hai salam kenal daru author ya😊
Asal author dari Mojokerto Jawa Timur
Maaf kalau cerita author banyak typo, karena ini cerita pertama author.
Jangan lupa follow ig author ya @awulaaan
Terima kasih❤️
__ADS_1